10+ Bisnis yang Laku Setiap Hari di Pasaran dan Bisa Dikerjakan Siapa...

10+ Bisnis yang Laku Setiap Hari di Pasaran dan Bisa Dikerjakan Siapa Saja

Bisnis yang Laku Setiap Hari
Image via BrightSide

Apa ya bisnis yang laku setiap hari dan bisa untung terus? Pertanyaan ini pasti sedang terlintas dipikiran kamu saat ini. Apa iya ada usaha yang bisa laku dan menguntungkan terus menerus?

Jawaban dari pertanyaan kamu adalah “IYA”, memang ada bisnis yang laku terus. Namun, selain bisnis yang laris di pasaran, bisnis yang dijalankan juga harus diproyeksikan untuk jangka panjang dan bisa dikembangkan.

Bagi kamu yang saat ini sedang mencari ide bisnis yang laku setiap hari, tidak ada salahnya untuk mencoba beberapa peluang bisnis yang akan dibahas di artikel ini.

Jenis Bisnis yang Laku Setiap Hari

Berdasarkan medianya, bisnis itu dapat dibagi menjadi dua, yaitu bisnis offline dan bisnis online. Jika ditanya bisnis apa yang paling laku, apakah bisnis online atau bisnis offline maka jawabannya adalah sama saja. Bisnis online dan offline sama-sama menguntungkan dan selalu banyak peminatnya tergantung apa yang dijual, siapa target konsumen, dan bagaimana cara terbaik menjualnya.

Berikut ini adalah beberapa beberapa jenis bisnis yang laris di pasaran Indonesia:

Bisnis Online Pasti Laris Terus

Untung bagi kamu yang berada di era digital seperti sekarang ini. Kesempatan untuk membuka bisnis online sangat terbuka dan bisa dikerjakan siapapun. Ada banyak sekali lho jenis bisnis online, bahkan kalau disebutkan satu per satu maka kamu akan bingung sendiri.

Ok, kamu tidak harus bingung memilih bisnis internet yang laku di pasaran. Saya akan sebutkan beberapa diantaranya:

1. Bisnis Dropship

Bagi kamu yang masih awam dengan bisnis internet, mungkin Bisnis Dropship terdengar aneh. Bisnis dropship adalah bisnis berjualan produk orang lain tanpa harus menyiapkan stok barang terlebih dahulu dan tidak perlu pusing mikirin proses pengirimannya ke konsumen.

Tugas utama pebisnis dropship adalah memasarkan barang yang dijual serta berkomunikasi dengan konsumen dan supplier. Kamu bisa mengambil keuntungan dari selisih harga karena biasanya harga dari supplier lebih murah.

  • Keuntungan: kamu tidak harus punya modal besar untuk memulainya karena tidak perlu membeli stok barang terlebih dahulu dan kamu juga tidak perlu menyiapkan tempat untuk penyimpanan barang. Selain itu, proses pengiriman barang dilakukan oleh supplier sehingga tidak perlu repot memikirkan packing dan delivery.
  • Kekurangan: karena sebagai perantara antara konsumen dan supplier, seringkali dropshipper kewalahan dalam hal berkomunikasi ke dua belah pihak tersebut. Jadi, ketika ketemu konsumen yang cerewet maka siap-siap pusing menghadapinya apalagi jika supplier kamu tidak cepat tanggap.

Baca kisah salah seorang pebisnis Dropship yang sukses, namanya Aaron Blenda.

2. Menjadi Reseller

Banyak orang yang menganggap bisnis reseller dan dropship itu sama, tapi sebenarnya berbeda. Dengan menjadi reseller maka kamu harus membeli barang dalam jumlah tertentu untuk dijual lagi, dan kamu harus menyiapkan tempat untuk menyimpan stok barang tersebut.

Salah satu keuntungan menjadi reseller adalah kita bisa mengontrol jumlah barang yang akan dijual dan terhindar dari resiko kehabisan stok di supplier. Namun, tentu saja modal kamu juga harus lebih banyak karena membeli stok barang dari supplier.

Beberapa jenis produk yang laku setiap hari di internet melalui bisnis dropship dan reseller diantaranya:

  • Produk elektronik dan accesorisnya (smartphone, tab, komputer/ laptop, kamera digital, drone, dan lain-lain)
  • Produk fashion (gamis, hijab, pakaian kerja, pakaian anak, dan lain-lain)
  • Produk kecantikan (make up, pemutih kulit, obat jerawat, perawatan rambut, dan lain-lain)
  • Produk herbal (herbal kesehatan, kecantikan, dan vitalitas)

Baca juga: 8 Barang Jualan Online Terlaris di Indonesia Saat Ini

3. Menjual Jasa dan Keahlian

Jika kamu punya keahlian di bidang tertentu dan ingin menjualnya secara online, maka kamu berada di era yang tepat. Sekarang ini kamu berada di era internet of things, dimana berbagai hal bisa dilakukan secara online, termasuk menjual jasa dan keahlian kamu.

Sebenarnya ini bukan hal yang baru, tapi mungkin saja kamu masih belum menyadarinya. Coba perhatikan, sekarang ini ada banyak orang yang menjual jasa dan keahliannya secara online. Bahkan kita bisa menjual keahlian tersebut ke orang lain di luar negeri tanpa harus ke luar negeri, CADAS.

Beberapa jenis keahlian yang bisa ‘bermetamorfosa’ menjadi bisnis yang laris setiap hari diantaranya adalah:

  • Keahlian di bidang pembuatan website (web developer)
  • Keahlian di bidang pembuatan aplikasi (developer iOS/ Android)
  • Keahlian di bidang desain grafis (desain grafis)
  • Keahlian di bidang pemasaran online (SEO, Google Adwords, FB Marketing, dan lain-lain)
  • Keahlian menulis artikel (content writer)

4. Menjadi YouTuber

Lho, apakah menjadi YouTuber termasuk bisnis yang laku setiap hari? Lantas, menjadi YouTuber apa sih yang dijual? Mungkin kamu menganggap berjualan itu hanya yang berhubungan dengan pertukaran barang dan uang, tidak selalu seperti itu kawan.

Dengan menjadi YouTuber sebenarnya kamu juga menjual sesuatu lho, yaitu menjual konten video milik kamu agar ditonton secara gratis oleh orang lain.

Lha, menjual kog gratis? Memang iya, penonton video kamu ngga perlu bayar, tapi mereka akan melihat/ klik iklan di video tersebut dan dari iklan tersebutlah YouTuber akan mendapatkan pundi-pundi uang.

Menjadi YouTuber sudah menjadi salah satu model bisnis yang menjanjikan sekarang ini, apalagi pengguna YouTube sangat banyak dan meningkat terus. Jadi, kalau kamu hobi membuat video unik dan keren mendingan jadi YouTuber deh, bisa nyalurin hobi sekaligus dapat uang.

Baca juga: Cara Menghasilkan Uang dari YouTube

5. Menjadi Blogger Profesional

Sama halnya seperti YouTuber, seorang blogger menjual artikel atau tulisan bermanfaat agar dibaca orang lain secara gratis. Penghasilan seorang blogger itu berasal dari iklan yang tayang di blog mereka. Semakin banyak pengunjung sebuah blog, maka potensi keuntungan dari kegiatan blogging akan semakin besar.

Menjadi blogger profesional masuk dalam kategori bisnis yang laku setiap hari karena pengguna internet terus meningkat setiap tahunnya. Pengguna internet tersebut mencari berbagai informasi via Google sebagai sumber rujukan solusi terhadap permasalahan mereka. Dan ketika blog kamu memberikan informasi yang bermanfaat kepada orang lain di internet, maka pengunjung blog mu akan terus bertambah, begitu juga dengan penghasilan mu.

Menjadi seorang blogger itu tidak mudah, apalagi jika kamu seorang pemula dan baru memulainya. Namun, semua hal besar berawal dari hal kecil. Walaupun saat ini kamu belum menjadi blogger profesional, dengan terus mengasah kemampuan dan terus belajar maka suatu saat kamu akan jadi blogger yang dikenal banyak orang, dan punya pengasilan dari kegiatan blogging tentunya.

Penghasilan blogger biasanya berasal dari:

  • Iklan PPC (Google Adsense, Adnow, dan lain-lain)
  • Iklan mandiri (iklan dari advertiser yang menghubungi blogger langsung)
  • Menjual produk sendiri melalui blog (ebook, software, theme blog, dan lain-lain)
  • Menjual produk affiliasi melalui blog
  • Menulis artikel ulasan berbayar untuk sebuah perusahaan
  • Dan lain-lain

Baca juga: Cara Menghasilkan Uang dari Blog

Bisnis Offline Tak Kalah Laris

Ok, mungkin kamu tidak berminat dengan bisnis online. Bukan karena kamu gaptek atau sejenisnya, tapi memang kamu orang yang lebih suka bisnis di dunia nyata, it’s FINE.

Bisnis offline tidak melulu harus dipasarkan secara online karena pada dasarnya konsumen pun banyak yang lebih memilih datang langsung ke lokasi tempat jualan ketimbang browsing-browsing di internet. Lalu, apa saja bisnis yang laku setiap hari di dunia offline? Ini beberapa listnya:

1. Usaha Makanan dan Minuman

Fakta bahwa makanan adalah kebutuhan primer manusia menjadi alasan utama mengapa bisnis kuliner merupakan bisnis yang laku setiap hari dan menjanjikan sepanjang masa. Ada banyak sekali jenis kuliner yang bisa dijual. Namun, tentu saja kamu juga harus bisa memilah dan memilih jenis usaha kuliner apa yang sesuai dengan kondisi kamu saat ini.

Sebelum memulainya, tanyakan dulu pada diri sendiri dan orang lain, apa jenis kuliner yang paling cocok untuk dijual di tempat mu. Apakah makanan utama atau makanan camilan, apakah membuka restoran atau gerobak/ warung tenda?

Ini penting, karena bisnis kuliner yang sukses itu bisnis kuliner yang menyediakan makanan yang dibutuhkan konsumen. Selain itu, faktor modal juga harus menjadi pertimbangan karena buka usaha di ruko pasti lebih mahal ketimbang buka usaha dengan gerobak/ warung tenda. Pertimbangkan juga apakah membangun brand sendiri atau membeli bisnis waralaba saja.

Baca juga: 10+ Jenis Usaha Kuliner Jajanan yang Paling Laku

2. Buka Usaha Warung Kopi

Warung kopi atau yang lebih kita kenal dengan istilah warkop bukan hal yang baru lagi di masyarakat Indonesia. Harga kopinya murah tanpa mengesampingkan kualitas rasanya, sangat diminati para peminum kopi semua kalangan.

Umumnya warkop beroperasi di pinggir jalan atau di area perkampungan yang cukup ramai. Konsep warkop ini sebenarnya sangat sederhana, bahkan bisa beroperasi di depan rumah kamu jika cukup strategis. Buka warung kopi modalnya tidak besar, dengan dana Rp500.000,- kamu sebenarnya sudah bisa buka warung kopi.

Usaha warung kopi biasanya dilengkapi dengan suguhan lainnya, misalnya pisang goreng, roti bakar, bubur kacang hijau, dan lain-lain. Jika kamu punya modal yang memadai dan lokasi yang cukup bagus, kenapa tidak mencoba bisnis yang laku setiap hari dan menguntungkan seperti warkop ini.

Baca juga: Jangan Remehkan Bisnis Warung Kopi

 3. Berjualan Kue dan Roti

Percaya tidak kalau bisnis jualan kue dan roti adalah bisnis yang laku setiap hari dan akan selalu bertahan sepanjang masa? Pasti percaya ya, apalagi di Indonesia yang masyarakatnya suka ngemil. Walaupun ada banyak sekali pengusaha kue dan roti di Indonesia, mereka semua selalu mendapatkan pembeli dan pelanggan setia.

Bila kamu kekurangan modal, maka bisa menjual kue dan roti dengan cara yang sedikit berbeda, misalnya dengan cara pending order atau melayani pesanan saja. Dengan kata lain, pesanan dibuat jika konsumen telah membayar terlebih dahulu, ini opsi saja.

Kunci keberhasilan dalam menjalankan bisnis kue dan roti adalah pada keunikannya. Selain mencari rasa yang enak, konsumen pasti mencari sesuatu yang berbeda. Salah satu contoh bisnis kue dan roti yang unik adalah roti buaya, walaupun mungkin roti lain lebih enak rasanya namun bentuk roti tersebut membuat orang ingin membelinya.

4. Bisnis Barbershop

Bisnis yang laku setiap hari berikutnya adalah bisnis barbershop. Pertumbuhan bisnis yang satu ini cukup terlihat mencolok di beberapa kota besar di Indonesia, misalnya di Jakarta.

Kelebihan dari bisnis barbershop ini adalah target konsumennya yang menyasar pria metroseksual di perkotaan. Bila dulu pria harus ke salon untuk memotong rambut, maka sekarang mereka bisa memotong rambut di barbershop dengan harga yang sangat terjangkau.

Bisnis ini sudah dijalankan dengan cara yang sangat profesional di Indonesia. Bahkan untuk menjadi seorang hair stylist harus belajar dan punya sertifikat dulu. Salah satu sekolah untuk barber dan hair stylist adalah Blackbox Barber Academy.

Selain barbershop, bisnis sejenis yang bisa kamu pertimbangkan adalah bisnis salon anak. Bisnis ini sangat cocok buat kamu yang punya modal yang cukup besar dan ingin punya usaha yang menjanjikan dan jangka panjang.

Baca juga: 10+ Peluang Usaha yang Menjanjikan dengan Modal Kecil

Nah, dari penjelasan ringkas di atas tentunya sekarang kamu punya gambaran mau menjalankan bisnis apa. Perlu kamu pahami juga bahwa bisnis yang laku setiap hari bukanlah bisnis cepat kaya, karena pada dasarnya semua jenis bisnis butuh proses. Jalani saja bisnis mu dengan semangat. Selamat mencoba.

12 KOMENTAR

  1. saya sangat setuju bahwa bisnis yang laku setiap hari itu sebenarnya juga ada di sekitaran kita.

  2. Mantap Pak. Semangat berwirausaha…

  3. putriNovalianti

    Waw sangat mengagumkan tapi kurang mengerti

  4. Kalo untuk sekedar laku apapun juga bisa d jual, namun apakah bisa dijadikan sebagai pegangan keuangan keluarga?. Rasanya belum tntu karena terkadang terkendala dengan seberapa banyak permintaan. Kalo sy lbh memilih terjun ke dropship marketplace. Bisa kombinasi jualan produk laku tiap hari/mingguan/bulanan atau tahunan. Untuk mengatasi permasalahan banyak / tdk permintaan pake riset pasar. Yg penting cari supplirr terpercaya. Btw artikelnya mnjd pencerahan.

      • dropship marketplace gan paling gurih, bisa bukalapak, tokopedia atw lainnya..cari dwe produk yg lagi laku lumayan bs jd usaha sampingan maupun bisnis pokok. Kalo urusan hukum dropship dari sudut pandang islam juga boleh yg penting ada izin dr supplier.

  5. Kalau sekarang usaha di bidang transportasi dan komunikasi sudah termauk kebutuhan primer.

  6. saat ini “mencoba” menjadi blogger profesional sama jual jasa dan keterampilan mas…online ok, offline juga jalan hehe…makasih infonya

  7. Salam mas, sy sudah kirim artikel via email untuk diterbitkan di Maxmanroe, tapi belum dibalas, kira-kira kapan ya jadi diterbitkan?

      • Pak Marikxon. Misalnya saya kirim artikel, apakah artikel tersebut harus baru, atau bisa dari artikel yang sudah ada di website saya.

        Terima kasih pak.

Tinggalkan Balasan