Pengertian Sekolah Beserta Unsur, Fungsi, dan Jenjang Pendidikan

Advertisement-Scroll to Continue

Pengertian sekolah tidak hanya sebatas tempat untuk memperoleh pengetahuan, tetapi juga merupakan wadah untuk pembentukan karakter, sosialisasi, dan persiapan anak-anak menuju kehidupan dewasa.

Melalui proses pembelajaran yang terstruktur, sekolah memiliki tujuan utama untuk menyediakan pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai moral kepada siswa. Selain itu, sekolah juga berperan sebagai tempat bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan sosial, kreativitas, dan kepemimpinan.

Dalam artikel ini, kita akan membahas apa itu sekolah, peran pentingnya dalam perkembangan individu, serta bagaimana konsep dan tujuan pendidikan telah berkembang seiring waktu.

Pengertian Sekolah Adalah

Pengertian sekolah

Apa yang dimaksud dengan sekolah? Pengertian sekolah adalah sebuah lembaga pendidikan formal yang dirancang khusus untuk memberikan pendidikan, pelatihan, dan pengajaran kepada siswa dengan tujuan mengembangkan pengetahuan, keterampilan, serta membentuk karakter dan nilai-nilai moral mereka.

Lebih dari sekadar bangunan fisik, sekolah merupakan sebuah lingkungan tempat guru dan siswa berinteraksi dalam suatu kerangka pembelajaran yang terstruktur. Pengertian sekolah melibatkan berbagai komponen penting, seperti kurikulum, pengajar, siswa, serta sistem evaluasi yang digunakan untuk mengukur pencapaian belajar.

Fungsi utama sekolah adalah memberikan pendidikan formal kepada siswa, yang mencakup mata pelajaran akademis, keterampilan, dan pengetahuan yang diperlukan untuk mempersiapkan mereka menghadapi kehidupan dan karier di masa depan. Selain itu, sekolah juga berperan dalam membentuk sikap, etika, nilai-nilai moral, dan kualitas kepribadian siswa. Sekolah menjadi tempat yang mendukung perkembangan sosial, emosional, dan intelektual anak-anak dan remaja.

Sekolah memiliki berbagai tingkatan, seperti sekolah dasar, sekolah menengah, dan perguruan tinggi, yang masing-masing memiliki fokus dan tujuan pendidikan yang berbeda. Namun, dalam semua tingkatan, sekolah memainkan peran penting dalam menciptakan fondasi bagi pertumbuhan dan perkembangan individu, serta berkontribusi pada perkembangan sosial dan ekonomi masyarakat secara keseluruhan.

Pengertian Sekolah Menurut Para Ahli

Pengertian sekolah menurut beberapa ahli dapat bervariasi, tetapi umumnya mencerminkan peran dan tujuan lembaga pendidikan tersebut. Berikut adalah beberapa definisi sekolah menurut beberapa ahli:

1. John Dewey

John Dewey, seorang filsuf dan pendidik terkenal, menggambarkan sekolah sebagai “laboratorium sosial,” tempat siswa belajar dengan mengalami dunia nyata. Ia menekankan pentingnya pendidikan yang berfokus pada pengalaman dan aktivitas siswa.

2. Paulo Freire

Paulo Freire, seorang pendidik dan filsuf asal Brasil, melihat sekolah sebagai alat pembebasan. Ia berpendapat bahwa pendidikan seharusnya memberikan kekuatan kepada siswa untuk mengatasi ketidaksetaraan dan ketidakadilan sosial.

3. Abdullah Idi

Menurut Abdullah Idi, sekolah adalah sebuah lembaga yang dirancang untuk pengajaran atau pendidikan terhadap murid dibawah pengawasan pendidik (guru).

4. Emile Durkheim

Menurut Emile Durkheim, seorang sosiolog Prancis, pengertian sekolah adalah lembaga yang membentuk dan memelihara integrasi sosial dalam masyarakat. Ia menganggap sekolah sebagai alat penting untuk memperkuat norma dan nilai-nilai bersama dalam masyarakat.

5. Jerome Bruner

Menurut Jerome Bruner, seorang psikolog kognitif, pengertian sekolah adalah tempat di mana siswa dapat mengembangkan pemahaman dan pengetahuan melalui konstruksi aktif dan refleksi.

Pengertian sekolah ini mencerminkan beragam sudut pandang tentang peran dan makna sekolah dalam masyarakat dan proses pendidikan. Meskipun pandangan mereka berbeda-beda, semua ahli ini telah memberikan kontribusi penting terhadap pemahaman kita tentang pendidikan dan lembaga sekolah.

Baca juga: Pengertian Manajemen Pendidikan Serta Ruang Lingkup, Fungsi Dan Tujuannya

Unsur-Unsur dalam Sekolah

unsur-unsur sekolah

Mengacu pada pengertian sekolah di atas, lembaga pendidikan ini terdiri dari beberapa unsur penting di dalamnya. Adapun unsur-unsur sekolah adalah sebagai berikut:

1. Bangunan Sekolah

Sebagian besar kegiatan belajar dan mengajar dilakukan di dalam bangunan sekolah. Adapun beberapa bagian dari sekolah tersebut terdiri dari; ruang kelas, perpustakaan sekolah, ruang laboratorium sekolah, kantor guru, toilet siswa dan guru, kantin sekolah, dan fasilitas lainnya yang diperlukan untuk mendukung pembelajaran dan kesejahteraan siswa.

2. Guru/ Pengajar

Guru adalah unsur terpenting dalam sekolah. Mereka bertanggung jawab untuk memberikan pengajaran, membimbing, dan mengelola proses pembelajaran siswa. Guru memainkan peran sentral dalam memfasilitasi pemahaman dan perkembangan siswa. Tenaga pengajar tersebut harus memenuhi kualifikasi tertentu agar dapat memberikan pengajaran kepada para peserta didik.

2. Murid/ Siswa

Murid atau siswa merupakan unsur sekolah yang paling utama. Siswa adalah penerima pendidikan di sekolah. Mereka datang ke sekolah untuk belajar, mengikuti pelajaran, dan berpartisipasi dalam kegiatan pembelajaran. Siswa adalah fokus utama dari seluruh proses pendidikan.

4. Kurikulum

Kurikulum adalah rencana pembelajaran yang mencakup materi ajar, tujuan pembelajaran, metode pengajaran, dan kebijakan evaluasi. Ini adalah panduan yang digunakan guru untuk mengatur pengajaran dan memastikan siswa mencapai tujuan pendidikan tertentu.

5. Kepala Sekolah dan Staf Administrasi

Kepala sekolah adalah pemimpin sekolah yang bertanggung jawab atas pengelolaan dan kepemimpinan sekolah. Selain itu, sekolah juga memiliki staf administrasi yang menangani tugas-tugas administratif, seperti pendaftaran siswa, administrasi keuangan, dan manajemen umum.

6. Kebijakan dan Peraturan Sekolah

Sekolah memiliki kebijakan dan peraturan yang mengatur perilaku peserta didik, tenaga pengajar, dan unsur sekolah lainnya. Tujuan kebijakan ini adalah untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan teratur.

7. Metode Pengajaran dan Materi Ajar

Metode pengajaran adalah cara guru menyampaikan materi pelajaran kepada siswa. Materi ajar mencakup buku teks, sumber daya belajar, dan materi yang digunakan dalam proses pendidikan.

8. Evaluasi dan Penilaian

Proses evaluasi digunakan untuk mengukur pencapaian siswa dan memastikan pemahaman mereka terhadap materi pelajaran. Ini dapat mencakup ujian, tugas, proyek, dan penilaian lainnya.

9. Keterlibatan Orang Tua

Orang tua dan wali murid juga merupakan unsur penting dalam pendidikan. Mereka berperan dalam mendukung pendidikan anak-anak mereka, berpartisipasi dalam aktivitas sekolah, dan berkomunikasi dengan guru dan staf sekolah.

10. Komunitas Sekitar

Sekolah juga berinteraksi dengan komunitas sekitar. Hubungan dengan masyarakat sekitar dapat memengaruhi sekolah dalam hal dukungan finansial, sumber daya, dan dukungan sosial.

Fungsi Sekolah Secara Umum

fungsi sekolah

Secara umum, fungsi sekolah adalah untuk memberikan pengajaran kepada para peserta didik sehingga menjadi individu yang berguna bagi dirinya sendiri dan lingkungannya. Adapun beberapa fungsi sekolah adalah sebagai berikut:

1. Memberikan Pendidikan dan Informasi

Fungsi utama sekolah adalah memberikan pendidikan formal kepada siswa. Sekolah menyediakan pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi akademis yang diperlukan untuk mempersiapkan siswa menghadapi tantangan dunia nyata.

Pendidikan di sekolah mengajarkan banyak hal mengenai pengetahuan umum kepada para peserta didik. Siswa belajar tentang sejarah, sains, matematika, sastra, dan banyak lagi.

2. Memberikan Keterampilan Dasar

Keterampilan dasar yang dipelajari di sekolah diantaranya adalah kemampuan belajar, menulis, dan berhitung. Ketiga keterampilan dasar ini sangat dibutuhkan manusia agar bisa mendapatkan pekerjaan dan bermanfaat bagi masyarakat.

3. Membentuk Pribadi Sosial

Manusia adalah mahluk sosial yang saling membutuhkan satu sama lainnya. Selain pembelajaran akademis, sekolah adalah tempat di mana siswa belajar berinteraksi dengan orang lain, mengembangkan kemampuan berkomunikasi, kerja sama, dan pemecahan masalah. Keterampilan sosial ini penting dalam kehidupan sehari-hari dan karier mereka.

4. Pengembangan Karakter

Sekolah bertanggung jawab untuk membentuk karakter dan moral siswa. Melalui pendidikan etika, norma, dan nilai-nilai, sekolah membantu siswa menjadi individu yang bertanggung jawab, peduli, dan beretika.

Selain itu, sekolah juga berperan dalam menanamkan nilai-nilai sosial seperti toleransi, keragaman, keadilan, dan tanggung jawab sosial kepada siswa.

5. Peningkatan Kapasitas Kognitif

Sekolah membantu siswa meningkatkan kemampuan berpikir kritis, analitis, dan pemecahan masalah. Ini adalah keterampilan yang berguna dalam berbagai konteks kehidupan. Sekolah mendorong perkembangan kreativitas dan imajinasi siswa. Ini dapat melibatkan seni, olahraga, musik, dan berbagai bentuk ekspresi kreatif lainnya.

6. Alat Transformasi Kebudayaan

Selain memberikan ilmu pengetahuan dan keterampilan, pendidikan di sekolah juga dapat memberikan perubahan dalam kehidupan masyaraka secara umum. Pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki oleh manusia dapat membantu mereka dalam melakukan melakukan inovasi ataupun penemuan baru dalam perkembangan peradaban manusia.

Baca juga: Manajemen Pendidikan

Jenjang Pendidikan di Sekolah

Tahapan pendidikan di sekolah adalah jenjang atau urutan pendidikan yang didapatkan oleh peserta didik berdasarkan tingkat perkembangan, tujuan yang akan dicapai, dan kemampuan yang dikembangkan.

Sesuai dengan pengertian sekolah di atas. adapun beberapa tahapan pendidikan di sekolah adalah sebagai berikut ini:

1. Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)

PAUD adalah jenjang pendidikan untuk anak-anak usia dini, biasanya mulai dari usia 0 hingga 6 tahun. Ini adalah tahap pendidikan pra-sekolah yang bertujuan untuk membantu perkembangan fisik, kognitif, sosial, dan emosional anak-anak sebelum mereka masuk ke jenjang pendidikan formal.

2. Sekolah Dasar (SD)

Sekolah Dasar adalah jenjang pendidikan formal pertama di Indonesia. Siswa biasanya masuk ke SD pada usia 7 tahun dan menempuh kurikulum selama 6 tahun. Kurikulum SD mencakup mata pelajaran dasar seperti matematika, bahasa Indonesia, ilmu pengetahuan alam, ilmu pengetahuan sosial, seni, pendidikan jasmani, dan agama.

3. Sekolah Menengah Pertama (SMP)

Setelah menyelesaikan SD, siswa melanjutkan ke Sekolah Menengah Pertama. SMP memiliki tingkat pendidikan selama 3 tahun, dan kurikulumnya lebih mendalam dan mencakup mata pelajaran tambahan, seperti bahasa Inggris, sejarah, dan matematika yang lebih kompleks.

4. Sekolah Menengah Atas (SMA)

SMA adalah jenjang pendidikan selama 3 tahun setelah SMP. Pada tingkat SMA, siswa memilih jurusan atau program studi tertentu, seperti Ilmu Sosial, Ilmu Alam, atau Bahasa, yang akan memengaruhi mata pelajaran yang mereka pelajari.

4. Pendidikan Tinggi

Setelah menyelesaikan SMA atau SMK, siswa memiliki pilihan untuk melanjutkan ke perguruan tinggi atau universitas. Di Indonesia, terdapat berbagai jenis perguruan tinggi, termasuk universitas, politeknik, akademi, dan sebagainya, yang menawarkan beragam program studi.

Adapun beberapa program pendidikan yang termasuk dalam pendidikan tinggi adalah; Diploma, Sarjana, Magister, Doktor.

Selain jenjang-jenjang di atas, Indonesia juga memiliki berbagai program pendidikan non-formal dan pendidikan tinggi yang dapat diakses oleh individu yang ingin meningkatkan keterampilan mereka atau memperoleh pendidikan tambahan di luar jenjang pendidikan formal. Sistem pendidikan Indonesia terus berkembang untuk mengakomodasi perubahan dalam kebutuhan pendidikan dan tuntutan masyarakat.

Baca juga: Pengertian Administrasi Pendidikan Serta Tujuan, Fungsi Dan Ruang Lingkupnya

Dari penjelasan di atas dapat kita simpulkan bahwa sekolah adalah lembaga yang memainkan peran penting dalam membentuk generasi muda, mengembangkan masyarakat, dan menyediakan pondasi pendidikan bagi individu. Fungsi dan tujuannya dapat bervariasi di seluruh dunia dan dapat disesuaikan dengan budaya, sistem pendidikan, dan tujuan lokal.

Demikianlah penjelasan ringkas mengenai pengertian sekolah, fungsi, unsur-unsur, dan tahapan pendidikannya. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan kamu.

Advertisement
Asep Irwan

Asep Irwan adalah content writer di Maxmanroe.com. Memiliki minat besar di dunia kepenulisan, blogging, dan media online.

Leave a Comment