Tabel Periodik SEO (6): Faktor Sukses Personalisasi

Faktor Sukses Konten

Beberapa tahun yang lalu, ketika seseorang mengakses mesin pencari maka siapapun dan dimanapun tempatnya akan mendapat hasil pencarian yang sama. Namun hal tersebut tidak lagi berlaku saat ini. Semua orang akan melihat hasil pencarian yang berbeda ketika mengakses mesin pencari mayor seperti Google atau Bing.

Memang benar jika secara umum hasil pencarian yang muncul masih memiliki kemiripan. Namun disamping beberapa hasil pencarian yang sama, cukup banyak detil hasil pencarian lain yang berbeda antara satu orang dengan orang lain. Inilah beberapa faktor personalisasi yang mempengaruhinya.

Pc: Country (Negara)

Faktor pertama adalah terkait dengan negara. Jika dibandingkan beberapa faktor lain, negara dimana seseorang mengakses mesin pencari sangat mempengaruhi hasil pencarian yang keluar nantinya.

Sebagai contoh, kita tahu bahwa istilah “football” merujuk pada olahraga sepak bola.

Namun jika kita berada di Amerika, dan mencari lewat mesin pencari dengan kata kunci “football”, maka yang akan muncul adalah olahraga American Football yang memiliki konsep berbeda dengan sepak bola. Hal ini akan berbeda lagi jika kita mencari kata kunci tersebut di negara seperti Inggris yang memang memaknai kata football sebagai sepak bola.

Terkait dengan faktor ini, untuk urusan SEO kita harus memperhatikan terlebih dahulu seperti apa target market kita. Jika kita memang menyasar target untuk negara tertentu maka akan lebih baik jika kita melakukan optimalisasi sesuai dengan negara tersebut. Namun jika tidak, kita bisa melakukan optimalisasi untuk SEO yang bersifat internasional.

Faktor ini mempunyai skala +3 atau sangat penting.

Pl: Locality (Wilayah)

Dengan kecanggihan sistem yang diterapkan, saat ini mesin pencari terus berupaya untuk bisa semakin sesuai dengan apa yang diharapkan oleh pengguna. Tidak hanya berhenti di level negara, mesin pencari juga semakin mengkhususkan hasil pencarian untuk wilayah tertentu seperti misalnya kota atau daerah.

Hubungannya dengan SEO, ada kalanya terdapat bisnis yang memang mengembangkan usaha dengan fokus utama target market di kota atau wilayah tertentu. Untuk itulah kita wajib juga memperhatikan faktor yang satu ini. Upayakan untuk menambahkan konten ataupun informasi yang berhubungan dengan sebuah wilayah tertentu.

Faktor ini mempunyai skala +3

Ph: Personal History (Rekam Jejak Pribadi)

Faktor berikutnya yang masih berhubungan dengan personalisasi adalah, bagaimana kebiasaan kita atau rekam jejak yang pernah kita lakukan melalui mesin pencari.

Ada kalanya kita sering mengunjungi situs tertentu atau memberikan “like” pada sebuah artikel kemudian membagikan artikel tersebut. Hal semacam ini juga akan mempengaruhi bagaimana hasil pencarian ke depannya.

Yang perlu dipahami adalah, untuk faktor yang satu ini bukan merupakan faktor yang bisa dikendalikan secara langsung oleh kita sebagai marketer online. Karena semuanya bersumber dari pengguna, bukan dari kita.

Meskipun begitu tetap ada cara bagaimana untuk bisa memaksimalkan rekam jejak yang telah dilakukan seseorang. Caranya adalah, dengan lebih meningkatkan loyalitas pengunjung atau memberikan impresi yang baik sejak pertama kali pengunjung datang di situs kita.

Tujuannya tentu sudah jelas, agar nantinya setiap kali pengunjung melihat hasil pencarian dan muncul situs kita, mereka akan lebih memilih referensi yang kita berikan ketimbang hasil pencarian lain.

Seiring waktu berjalan, hal ini akan menjadi rekam jejak positif yang semakin meningkatkan posisi situs kita di hasil pencarian mesin pencari.

Faktor ini mempunyai skala +3.

Ps: Social Connections (Koneksi Sosial)

Dan faktor yang terakhir adalah koneksi sosial. Yang dimaksud disini adalah, bagaimana kita melakukan hubungan dengan pengguna lain melalui media sosial atau platform situs lain.

Penjelasannya, jika kita berada pada kondisi offline, kemudian kita ingin mencari rekomendasi tempat restoran yang bagus, maka kita akan bertanya pada teman kita. Dari situ teman akan merekomendasikan dimana restoran yang bisa kita coba.

Konsep inilah yang coba dibawa oleh mesin pencari menjadi algoritma khusus untuk menentukan hasil pencarian ketika kita melakukan browsing.

Anggaplah, salah satu teman yang memiliki koneksi media sosial cukup erat dengan kita, pernah makan di sebuah restoran A. Dari situ, dia menulis review yang bersifat positif serta membagikan ke media sosial.

Setelahnya, kebetulan kita sedang mencari rekomendasi restoran melalui mesin pencari. Karena sudah pernah ada teman kita yang memberikan review terkait sebuah restoran A, maka mesin pencari akan lebih memprioritaskan restoran tersebut untuk Anda coba.

Jika difikir kembali, konsep ini mungkin tidak akan begitu berguna karena ada kalanya apa yang kita sukai belum tentu sama dengan apa yang teman kita sukai. Namun inilah faktor baru yang mulai dikembangkan dengan tujuan mempermudah seseorang mendapat rekomendasi yang diinginkan.

Jika dihubungkan dengan upaya SEO, yang bisa kita lakukan adalah dengan mempelajari sebanyak mungkin bagaimana perilaku online target market kita. Kita tidak bisa melihat hanya sekelompok orang, namun semakin banyak perilaku target yang kita analisa, maka semakin mudah bagi kita untuk menentukan konten seperti apa yang mungkin diperlukan oleh target tersebut.

Dan, sejurus dengan faktor koneksi sosial ini, jika kita berhasil menarik perhatian sejumlah target, bukan tidak mungkin konten yang kita miliki akan menjadi konten rekomendasi untuk target yang lebih luas lagi. Dan trafik pun ikut mengalir deras.

Faktor ini mempunyai skala +2.

Pembukaan:

 






2 total comments on this postSubmit yours
  1. Wah dapat ilmu baru dari sefu

  2. Kayak kimia yah, ada tabel periodiknya.hee
    Ilmu baru neh SEO ada tabel periodiknya..
    Nice inpo

Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2017 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud