Pengertian Demisioner
Ilustrasi Demisioner

Pengertian Demisioner

Apa yang dimaksud dengan demisioner? Pengertian Demisioner adalah suatu keadaan dimana seseorang tidak lagi memiliki kekuasaan atau kehilangan jabatannya karena tugasnya telah selesai.

Arti demisioner juga dapat disebutkan sebagai keadaan dimana seseorang yang tadinya memiliki kuasa telah mengembalikan tugas kepada pihak lain, namun masih melakukan rutinitas seperti biasanya sambil menunggu orang lain menggantikan dirinya.

Penggunaan kata demisioner sering kita temukan dalam dunia politik dan yang berhubungan dengan keorganisasian. Misalnya demisioner kabinet, demisioner BEM, demisioner OSIS, dan lainnya.

  • Demisioner Kabinet: berakhirnya masa suatu kabinet dan mengembalikan mandat kepada kepala negara. Namun, masih menjalankan tugas dan rutinitasnya hingga dilantiknya kabinet baru.
  • Demisioner BEM: berakhirnya masa kepengurusan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) atau lengser, namun masih memberikan arahan, pembinaan, dan masukan.
  • Demisioner OSIS: berakhirnya masa kepengurusan OSIS, tapi masih melakukan rutinitasnya hingga dilantiknya pengurus OSIS yang baru.

Baca juga: Pengertian Organisasi

Apakah Demisioner Sama Dengan Pensiun?

Seperti yang disebutkan pada pengertian demisioner di atas, kita dapat melihat adanya perbedaan antara demisioner dengan pensiun.

Pensiun memiliki arti suatu keadaan dimana seseorang tidak bekerja lagi karena usianya sudah lanjut dan harus diberhentikan, ataupun pensiun atas permintaan sendiri (pensiun dini).

Sedangkan arti demisioner merupakan keadaan berakhirnya masa jabatan atau kekuasaan seseorang, namun bisa mendapat mandat lagi untuk ditugaskan di tempat yang berbeda.

Jadi, kedua istilah tersebut (pensiun dan demisioner) memiliki arti yang berbeda ya.

Baca juga: Pengertian Lembaga Politik

Demisioner Dalam Organisasi

Memahami apa arti demisioner tentunya sangat mudah. Tapi dalam pelaksanaannya di organisasi seringkali terjadi kesalahpahaman.

Banyak organisasi menganggap ketika masa suatu kepengurusan telah berakhir maka pengurus demisioner harus segera menyerahkan mandat ke organisasi. Hal ini akan mengakibatkan terjadinya kekosongan kinerja yang cukup lama pada organisasi tersebut.

Lalu, sebaiknya bagaimana?

Agar tidak terjadi kekosongan yang lama sebaiknya pengurus yang lama tetap menjalankan tugas dan rutinitasnya hingga dilantiknya pengurus yang baru. Selanjutnya, jika diperlukan maka pengurus lama dapat memberikan masukan kepada pengurus baru demi perbaikan.

Baca juga: Pengertian Stakeholder

Nah, di atas tadi adalah penjelasan singkat mengenai definisi demisioner dan penggunaan kata tersebut pada bidang keorganisasian. Semoga bermanfaat.