Kehadiran Smartphone Seakan Jadi “Remote” Baru Bagi Kehidupan Manusia

Kehadiran Smartphone Seakan Jadi “Remote” Baru Bagi Kehidupan Manusia

Image dari Huffpost.com
Image dari Huffpost.com

Sejak kehadiran #smartphone mulai mewarnai kehidupan kita sebagai masyarakat modern, rasanya hidup tentu jadi lebih praktis dan begitu canggih. Smartphone memang berkembang menjadi salah satu inovasi teknologi yang menjawab kebutuhan masyarakat.

Beragam jenis smartphone dengan #teknologi yang terus berkembang seakan membuktikan kalau kreativitas dan inovasi teknologi tidak pernah berhenti berkembang. Selalu ada saja hal-hal baru yang ditampilkan oleh para produsen smartphone dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan para penggunanya.

Smartphone Sudah Menjelma Jadi Remote Bagi Manusia

Sebuah riset yang dilakukan untuk meneliti penggunaan smartphone menyebutkan bahwa pada periode 2009-2013 intensitas penggunaan televisi menurun dari 45% menjadi 38%. Tak hanya itu saja intensitas penggunaan fasilitas online juga turun dari angka 25% ke 20%. Hal yang mengejutkan terjadi pada intensitas penggunaan perangkat mobile yang naik begitu pesat dari 4% menjadi 20%.

Istilah remote biasanya kita gunakan untuk perangkat teknologi yang membantu kita menyelesaikan pekerjaan. Seperti remote televisi yang kita gunakan untuk mengganti channel televisi atau remote AC yang kita gunakan untuk mengaktifkan atau mengubah tempratur AC. Tak mengherankan kalau istilah remote kehidupan bisa digunakan untuk menyebut teknologi smartphone.

Artikel lain: 10 Fakta Mengejutkan Tentang Konten Mobile, Sudahkah Kita Mengetahuinya?

Menggunakan smartphone secara cerdas bukan sekadar memberikan fungsi hiburan saja, tetapi juga bisa membantu menyelesaikan pekerjaan, memudahkan komunikasi, dan membuat kita mudah mencatat ragam ide baru.

Waspadai Kecanduan Penggunaan Smartphone

Penelitian lainnya menyebutkan bahwa rata-rata masyarakat di Inggris yang menggunakan smartphone bisa menggunakan perangkat teknologi tersebut sebanyak 36 kali selama sehari. Dan hal ini mulai menunjukkan gejala kecanduan teknologi yang dialami oleh sebagian besar masyarakat modern.

Data ini juga didukung oleh sumber lainnya yang menyebutkan bahwa rata-rata orang mengecek smartphone-nya sebanyak 150 kali dalam sehari. Sejumlah pesan yang dikirimkan ke smartphone akan segera dibuka dalam waktu kurang dari 3 menit setelah dikirim. Sehingga hal ini membuat jumlah pecandu smartphone di dunia melesat ke angka 59% di tahun 2014. Dan bukan tidak mungkin kian membengkak di tahun-tahun mendatang!

Artikel lain: Jangan Berlebihan Menggunakan Smartphone!

Ada perasaan gusar ketika kita tidak bisa mengakses smartphone kesayangan kita selama beberapa jam saja. Sebab kita merasa akan ketinggalan informasi update mengenai hal-hal penting yang biasanya kita ketahui dari smartphone.

Smartphone Lahirkan Era Mobile Marketing

Orang yang secara terus menerus menantikan informasi baru di smarphone-nya akan selalu tertarik membuka pesan baru yang mereka dapatkan. Hal ini kemudian semakin berkembang dan dimanfaatkan sebagai salah satu teknik pemasaran baru. Beberapa tahun yang lalu mungkin kita mengenal sistem SMS sebagai salah satu sarana untuk memasarkan produk atau jasa.

Kini bukan hanya SMS yang menjadi pilihan untuk menawarkan suatu produk atau jasa. Penggunaan #aplikasi chat dan media sosial juga menjadi salah satu sarana yang efektif untuk membuat banyak pengguna smartphone jadi tertarik. Pesan singkat yang dikirimkan dengan cara broadcast message atau foto-foto menarik di media sosial adalah kekuatan bagi bidang pemasaran yang baru.

Banyak sekali orang yang betah berlama-lama menggunakan media sosial hanya untuk memandangi produk baru dengan ilustrasi yang menarik. Karena ada kepuasan tersendiri yang bisa kita dapatkan secara gratis saat mengetahui ragam infomasi terbaru.

Baca juga: Mengapa Smartphone Untuk Bisnis Sangat Dibutuhkan Saat ini?

Hendaknya smartphone tidak hanya membuat kita jadi merasa ketergantungan dengan informasi dan perkembangan teknologi. Masih banyak sekali hal-hal penting yang bisa kita lakukan tanpa mengandalkan smartphone.

Berkomunikasi secara langsung dengan orang-orang terdekat atau menggalang kerjasama secara interaktif adalah hal utama yang kita butuhkan sebagai mahkluk sosial. Sah-sah saja mengikuti perkembangan teknologi, tetapi sebaiknya nilai-nilai sebagai manusia sosial yang mandiri juga tidak lepas dari kepribadian kita.

Setelah membaca artikel ini, mungkin kita bisa menilai diri kita sendiri. Apakah kita termasuk orang yang kecanduan smartphone atau termasuk orang yang justru merasa damai saat bisa lepas dari pengaruh smartphone untuk beberapa saat. Jadilah pribadi yang baik dan up to date terhadap perkembangan teknologi sekaligus mampu memberi perhatian secara langsung pada lingkungan di sekitar kita.

TIDAK ADA KOMENTAR

Tinggalkan Balasan