Jillian And Addie ~ Modal Makan Permen, Kakak Beradik Raup Rp 160 Miliar Dari Youtube

Jillian And Addie

Image dari Christinamontemurrophotography.com

Keberadaan internet memang benar-benar sangat menguntungkan bagi siapa saja yang kreatif. Ditambah lagi dengan berbagai media sosial yang bisa didapatkan melalui internet, sungguh merupakan sebuah peluang bisnis untuk menghasilkan uang dari internet yang luar biasa. Bukan saja orang tua atau anak muda, kini anak kecil pun sudah bisa mendapatkan banyak uang melalui internet. Youtube misalnya, media sosial dengan basis berbagi konten video tersebut kini menjadi ladang pekerjaan bagi siapa saja.

Siapa saja yang bisa menyajikan tontonan berupa video dengan konten menarik pasti akan di subscribe oleh banyak orang yang itu bisa menjadi ladang uang bagi kreatornya. Contoh sukses anak-anak yang bisa dijadikan sebagai inspirasi adalah seperti apa yang dilakukan oleh kakak beradik Jillian dan Addie. Mereka berdua berhasil membuat channel #Youtube yang membuat banyak orang menjadi subscriber-nya. Dan bahkan mereka berdua juga berhasil mendapatkan pundi-pundi uang dari video yang mereka upload di Youtube.

Jillian And Addie Sudah Diikuti Lebih Dari Satu Juta Subscriber

Meski masih anak-anak, namun jangan tanya subscriber nya di Youtube. Jullian dan Addie dengan akun yang bernama babyteeth4 sudah diikuti oleh lebih dari satu juta subscriber. Kreasi anak-anak dalam konten #video yang mereka unggah ini jumlah tontonannya mencapai angka 1 miliar views, sangat luar biasa. Pencapaian mengagumkan dari kedua anak ini membuat mereka menjadi seleb Youtube yang paling sukses di bawah usia 12 tahun. Dengan jumlah views dan subscriber sebanyak itu, tentu penghasilan dari penayangan iklan di Youtube sangat besar.

Untuk akun Youtube sendiri, sebenarnya mereka berdua sudah memiliki nya sejak tahun 2008 silam. Namun mereka mulai fokus pada satu konten tertentu baru pada tahun 2014 kemarin. Lalu apa sebenarnya konten dan bahasan yang mereka unggah di Youtube sehingga bisa membuat banyak orang tertarik dengan video mereka.

Artikel lain:




Sebenarnya video yang mereka buat bukanlah sesuatu yang berat, mereka hanya mengunggah konten video yang membahas sesuatu yang tak jauh dari kehidupan mereka sebagai anak-anak. Mereka membuat video yang membahas tentang camilan manis, mulai dari permen, coklat, biskuit dan apapun yang mereka anggap menarik.

Melakukan Sesuatu yang Mudah

Dalam membuat video, mereka berdua selalu ditekankan oleh ibunya bahwa buatlah sesuatu yang mudah. Ibu mereka berdua pun juga membebaskan mereka dalam membuat isi dari konten video, selain makanan dan camilan manis, mereka kadang kala juga membahas benda-benda unik dan juga mainan. Setelah beberapa kali membuat video, akhirnya ayahnya lah yang kemudian menyuruh mereka untuk fokus pada membuat video yang membicarakan sesuatu yang manis seperti permen.

“Kami ingin melakukannya dengan mudah. Video yang kami rekam juga memiliki durasi cepat. Ibu kami bilang, kami bisa bicarakan apa saja, seperti permen. Baru deh dari situ ayah kami bilang ‘sebaiknya kalian ngomongin yang manis-manis saja seperti permen,” kata Jillian.

Dari situ kemudian mulai banyak orang yang tertarik dengan mereka dan mulai menjadi follower di channel mereka. Yang paling membuat banyak orang tertarik dengan video mereka adalah karena kelucuan mereka berdua saat membahas permen. Banyak penonton yang gemas dengan penampilan mereka dalam mengulas kelezatan permen. Seiring berjalannya waktu, semakin banyak penonton yang begitu menyukai video mereka yang kemudian membuat mereka masuk menjadi Youtubers dengan pemasukan yang sangat luar biasa.

Untuk pemasukan, meski Ayah mereka berdua tidak secara spesifik menyebutkan angka yang diterima, namun laman TechInsider mengungkap bahwa pendapatan mereka bisa mencapai angka US$ 12 juta atau setara Rp 160 miliar dalam waktu setahun.




Baca juga:

Lebih Serius Dengan Pekerjaannya

Di masa yang akan datang, meski saat ini mereka masih sangat kecil, tapi mereka ingin lebih serius dengan apa yang mereka lakukan saat ini. Ke depan, Addie mengatakan bahwa ia ingin terus mengasah kemampuan yang ia miliki. Sementara untuk kakanya Jillian, ia ingin menjadi seorang guru dan salesperson.

“Aku ingin menjadi foodtester,” ucapnya Addie.

“Kami belajar banyak bagaimana menjadi seorang pembuat video. Gampang-gampang susah. Dengan begitu jika sudah besar nanti, kami bisa mengasah kemampuan lebih baik dari yang sekarang,” imbuh Jillian.




Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2018 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud