Contoh Analisis Swot Usaha Kecil

Contoh analisis SWOT usaha kecil seringkali memberi gambaran yang terkesan lebih komprehensif terkait tantangan maupun posisi suatu bisnis. Oleh sebab itu, kita sebagai pelaku bisnis perlu membuat analisa yang kompleks supaya bisnis kita bisa menjadi lebih sukses.

Beberapa hal penting yang patut mendapat perhatian saat melakukan analisa adalah kekuatan atau kelemahannya dan ancaman maupun peluangnya. Dengan demikian, analisa yang benar nantinya dapat membantu menemukan keputusan lebih tepat.

Nah, ketika sedang memahami contoh analisis swot usaha kecil yang maxmanroe.com bagikan dibawah, maka pertimbangkan pula untuk membuat kesimpulannya. Upaya ini juga berguna sebagai perbandingan antara hasil analisa yang telah saya buat dengan hasil yang kamu temukan.

Lantas seperti apa contohnya? Simak selengkapnya dalam rangkuman berikut ini!

Mengenal Apa itu Analisis SWOT

Analisis SWOT adalah sarana bantu sederhana yang dapat membawa perubahan terhadap pengembangan strategi bisnis agar menjadi lebih efektif. Sedangkan secara umum, analisis ini melibatkan 4 elemen penting yaitu: Kekuatan, peluang, kelemahan serta ancaman.

Hal paling menarik yaitu, tiap-tiap unsur tersebut nantinya akan membantu kamu mencari tahu informasi lebih detail terkait peluang usaha yang tersedia. Dengan kata lain, setiap ancaman, kelemahan, peluang hingga kekuatan usaha yang kamu tekuni, nantinya akan terlihat lebih jelas.

Lalu ketika semuanya sudah tampak lebih jelas, kamu bisa menjadikannya sebagai acuan utama. Terutama ketika hendak menciptakan strategi maupun upaya lanjutan untuk usahamu agar bisa mencapai apa yang telah diinginkan sebelumnya.

Di satu sisi, analisis SWOT juga kerap diperlukan oleh beberapa lembaga pendanaan, termasuk pula mereka para investor. Dalam peranannya, SWOT sendiri nantinya akan berperan sebagai dokumen proposal yang lazim sebagai pengajuan.

Baca juga: Sukses Berbisnis Dengan Berbekal Ilmu “Nilai Tambah” dan “ATM”

Contoh Analisis SWOT Usaha Kecil

Contoh analisis swot usaha kecil
ilustrasi image contoh analisis swot usaha kecil by maxmanroe.com

Yang termasuk dalam kriteria usaha kecil sendiri tak terbatas pada satu jenis saja, melainkan mencakup banyak bidang bisnis. Sehingga dalam kesempatan ini, maxmanroe akan memberikan dua opsi contoh analisis swot untuk usaha yang berbeda antara lain:

Contoh Analisis SWOT untuk Usaha Frozen Food

Katakanlah bahwa kamu adalah salah satu orang yang berhasil menempuh studi dalam bidang gizi. Sehingga, pemahaman akan kebutuhan gizi sudah kamu pahami secara luas.

Dengan berbekal semua pengetahuan yang kamu miliki itu, akhirnya memberanikan diri untuk mengawali karir dengan membuka usaha kecil Frozen food. Nantinya, usaha ini akan menargetkan orang-orang yang berencana ingin diet dengan mengurangi makanan berkalori namun mengandung protein tinggi.

Dengan adanya rencana seperti itu, maka kamu bisa membuat analisis terlebih dahulu seperti halnya pada contoh analisis swot usaha kecil frozen food berikut:

Strengths

  • Bahan dasarnya tersedia di setiap toko, sehingga mudah diperoleh.
  • Proses produksi bisa berlangsung dari mana saja, termasuk rumah dan dapat memanfaatkan peralatan sederhana yang harganya cukup terjangkau.
  • Tidak melibatkan pengawet makanan, sehingga terkesan lebih menyehatkan.
  • Kandungan kalori pada produk tergolong rendah, namun mengandung  banyak protein.
  • Pemahaman didasarkan dari pendidikan yang mendukung, sehingga bisa menjadi sarana marketing yang efektif ketika membangun personal branding.

Weaknesses

  • Bahan dasarnya membutuhkan modal yang lebih besar daripada jenis frozen food serupa lainnya.
  • Jangkauan pelanggan cenderung lebih sempit.
  • Kuantitas tingkat produksi harian cenderung masih terbatas.
  • Produk tidak dapat bertahan lebih lama, melainkan hanya bisa bertahan 4 jam saja ketika sudah dikeluarkan dari freezer.
  • Masih tidak dapat direalisasikan.
  • Waktu penyimpanan produk hanya terbatas hingga periode tiga minggu saja.

Opportunities

  • Sampai saat ini, jumlah pesaing yang memprioritaskan makanan beku rendah kalori serta kaya protein masih tergolong sedikit.
  • Tersedia beragam upaya untuk memasarkan produk hingga benar-benar sampai ke calon pelanggan yang tepat sasaran.

Threats

  • Suatu saat akan bermunculan bisnis dengan skala lebih besar yang masing-masingnya juga membutuhkan seorang ahli gizi.
  • Harga bahan pokok hingga kini selalu tidak menentu.

Strategi Sukses Sesuai Analisis SWOT Bisnis Frozen Fod

Sesudah memahami beberapa komponen terkait kelemahan, kekuatan, peluang dan ancaman usaha kecil frozen food di atas, tentu saja proses perencanaan strategi akan berubah makin mudah. Lalu dari contoh analisis swot untuk usaha kecil tersebut, maka strategi yang dapat kamu terapkan ialah sebagai berikut:

  1. Mencari pemasok bahan pokok terbaik dari segi harga namun tidak mengurangi kualitasnya.
  2. Temukan harga jual untuk produk tersebut dan kemampuan maupun minat pelanggan terhadap harga yang telah kamu tawarkan.
  3. Menciptakan personal branding untuk memberitahu pelanggan bahwa kamu tergolong orang ahli gizi guna meningkatkan minat maupun kepercayaan setiap konsumen.
  4. Memanfaatkan teknik soft selling sebagai bentuk promosi. Idealnya, gunakan facebook Ads agar bisa menjangkau pelanggan sesuai target minat suatu produk.
  5. Jalin hubungan mitra bisnis dengan satu atau beberapa pihak logistik. Hal ini berguna untuk mencari harga terbaik namun tidak merusak paket yang kamu kirimkan.
  6. Buatlah saluran penjualan untuk meningkatkan omset penjualan. Dalam hal ini, kamu bisa memanfaatkan berbagai platform media sosial dan marketplace yang tersedia saat ini.

Contoh Analisis SWOT Usaha Kecil Fashion Online

Contoh analisis swot usaha kecil berikutnya yaitu bisnis olshop fashion tetapi bukan dropsip ataupun afiliasi. Selain itu, produknya pun merupakan hasil design sendiri yang selanjutnya diproduksi oleh penjahit lokal. Dalam analisis swot yang telah maxmanroe.com temukan, setidaknya empat komponen berikut perlu menjadi pertimbangan ketika hendak memulai bisnis ini, antara lain:

Strengths

  • Dari sisi desain, produk tidak terkesan pasaran. Bahkan punya ciri khas yang membuatnya tampak berbeda dari fashion lainnya.
  • Memproduksi dalam jumlah terbatas. Dengan begitu, kualitasnya tidak terkesan pasaran.
  • Menjalin kerja sama dengan pemasok bahan dengan kualitas terbaik namun harganya kompetitif.
  • Kualitas produknya premium. Dalam hal ini, kualitasnya mencakup: Jahitan rapi, bahan premium, tidak mudah rusak. Dengan begitu, produknya bisa bertahan lama ketika dipakai konsumen.

Weaknesses

  • Minimnya jumlah tenaga kerja, menjadikan waktu lebih lama dalam proses produksinya.
  • Seringkali produk mengalami gagal design atau bahkan cacat, sehingga tak layak untuk dijual.
  • Proses pembuatan foto untuk katalog dilakukan secara manual oleh pemilik usaha.
  • Brand positioning masih terbilang baru, sehingga hanya orang tertentu saja yang mengenalnya.

Opportunities

  • Sasaran calon pelanggan sangat luas.
  • Alternatif promosi lebih beragam seperti sosial media maupun marketplace.

Threats

  • Tingkat persaingan pada produk serupa sangat ketat.
  • Design bisa kapan saja di ambil lalu ditiru oleh orang lain.

Faktor Yang Mempengaruhi Analisis SWOT

Setidaknya, terdapat dua faktor berbeda yang selalu memberi pengaruh signifikan terhadap proses analisis swot. Sehingga, kamu perlu memahaminya lebih lanjut agar contoh analisis swot usaha kecil diatas bisa kamu cerna dengan mudah.

Dalam konteks ini, maxmanroe.com akan memberi ulasannya secara singkat. Jadi, segera simak makna dan bagian dari kedua faktor tersebut:

Faktor Internal

Seperti namanya, faktor ini berasal dari dalam yang mencakup kelemahan atau weakness serta kekuatan atau strength. Ketika kekuatannya cenderung lebih besar daripada kelemahan, maka hal ini bisa memberi dampak positif terhadap proses penelitian. Berikut adalah beberapa faktor internal tersebut:

  • Ketersediaan sumber daya.
  • Finansial.
  • Keunggulan maupun
  • kelemahannya dari internal.
  • Riwayat pengalaman suatu organisasi. Hal ini mencakup semuanya, entah itu berhasil atau gagal.

Faktor Eksternal

Dari namanya, faktor ini berasal dari luar. Sedangkan umumnya, faktor ini tidak terlibat secara langsung dengan sesuatu yang sedang dianalisa. Faktor tersebut mencakup dua komponen, yaitu: Peluang atau Opportunities dan threats atau ancaman.

Kedua komponen pada faktor eksternal tersebut nantinya akan mempermudah suatu badan usaha kecil dalam menciptakan strategi. Terutama untuk mengantisipasi ketika usaha kecil tersebut sedang terancam. Sementara itu, beberapa bagian dari faktor eksternal tersebut mencakup:

  • Tren masa kini.
  • Ekonomi, budaya, ideologi, dan sosial politik.
  • Sumber pendanaan.
  • Peraturan sesuai pemerintahan.
  • Perkembangan terhadap teknologi.
  • Suatu peristiwa yang tengah atau sudah terjadi.
  • Lingkungan.

Nah, kedua faktor tersebut termasuk dalam komponen yang dapat mempermudah proses analisis swot. Lantas, sudahkah kamu memahami contoh analisis swot usaha kecil di atas?

Baca juga: Usaha Kecil: 20+ Contoh yang Bisa Anda Lakukan dari Rumah

Dua contoh analisis swot usaha kecil seperti tercantum di atas dapat kamu gunakan sebagai referensi terbaik ketika hendak membuat analisa swot terhadap suatu bisnis. Sementara itu, pertimbangkan pula untuk membuatnya lebih terperinci. Dengan begitu, maka akan semakin lengkap pula informasi yang kamu terima terkait kekuatan, peluang, kelemahan, serta resiko atau ancaman terhadap usaha kecil tersebut.

Ketika berupaya mewujudkan kesuksesan, maka pahami pula bagaimana sistem manajemen usaha milikmu. Sebab, ini termasuk pula dalam strateginya.

Larry Max

Media Bisnis Online

Leave a Comment