Kriteria Kegiatan Usaha Supaya Bisnis Makin Sukses

Kriteria kegiatan usaha memegang peranan penting terhadap kesuksesan maupun kelangsungan suatu bisnis, entah itu UMKM atau UKM. Oleh sebab itu, kita perlu memperhatikannya dengan benar supaya bisa mencapai suatu hal seperti yang kita inginkan.

Ketahuilah! Pada dasarnya bisnis adalah bagian vital yang dapat merubah perekonomian negara maupun pemiliknya. Sehingga tak heran bila banyak perusahaan maupun wirausaha yang akhir-akhir ini terus tumbuh.

Percaya atau tidak, semua pelaku bisnis tersebut bertujuan untuk menciptakan nilai lebih serta fokus dalam memenuhi kebutuhan pasar yang juga terus mengalami peningkatan.

Lalu dari banyaknya kegiatan usaha tersebut, tidak jarang pula terjadi kegagalan karena tidak terpenuhinya kriteria kegiatan usaha. Oleh sebab itu, marilah sekilas mengenal apa saja kriteria tersebut melalui rangkaian berikut!

Baca juga: Perbedaan UKM dan UMKM, Definisi Serta Contohnya

Kriteria Kegiatan Usaha

kriteria kegiatan usaha
ilustrasi gambar kriteria kegiatan usaha by maxmanroe.com

Ingin mencapai kesuksesan dalam berkarir? Pastikan untuk memenuhi beberapa kriteria kegiatan usaha berikut agar bisnis milikmu dapat sukses dan berjalan tanpa hambatan apapun:

1. Legalitas

Kriteria kegiatan usaha yang pertama mencakup legalitas. Mengapa legalitas ini penting? Sebab berperan sebagai fondasi pokok ketika usaha milikmu telah beroperasi. Mari kita cari tahu alasan lainnya!

Sebagai pemula, mungkin tidak menyadari pentingnya legalitas. Padahal, adanya izin serta lisensi sah ini bisa menjadi pelindung terhadap kegiatan usaha yang akan jalankan.

Ingatlah, hampir setiap usaha akan menemui titik masalah yang datang secara tiba-tiba. Selain itu, suatu usaha juga tak lepas dari masalah hukum. Dengan begitu, adanya legalitas ini akan menggambarkan kepatuhan suatu usaha terhadap setiap peraturan yang sah di suatu negara.

Nah ketika masalah datang, nantinya legalitas ini akan menghindarkannya dari masalah hukum. Khususnya yang berpotensi menimbulkan kerugian terhadap usaha tersebut.

2. Kelayakan Finansial

Kriteria kegiatan usaha selanjutnya yang tak kalah penting adalah kesehatan finansial. Ilustrasinya ialah “suatu usaha akan tetap berjalan meski tertimpa berbagai masalah”.

Itu berarti kesehatan finansial sangatlah berperan penting dan layak mendapat perhatian penuh. Jadi, kamu perlu mempersiapkannya dengan matang ketika hendak maupun setelah membuka usaha tersebut.

Dan yang tak kalah penting lainnya ialah, kamu harus tetap memprioritaskan kemampuan dalam mengelola arus dana maupun tantangan yang melibatkan finansial di masa mendatang.

3. Etika dan Kepatuhan

Integritas serta etika bisnis yang baik termasuk prasyarat yang sifatnya wajib ketika kamu berupaya menciptakan reputasi usaha yang kuat. Dengan begitu, maka etika serta kepatuhan ini masuk dalam kriteria kegiatan usaha yang juga perlu kamu prioritaskan.

Berikut klarifikasi lengkapnya:

  • Etika. Ketika ingin membangun branding atas usaha tersebut, maka diperlukan etika yang baik agar pelanggan dapat mempercayai bisnis tersebut.
  • Kepatuhan. Apabila kamu berambisi untuk berusaha menerapkan tanggung jawab sosial untuk perusahaan, maka sebaiknya terapkan pula kepatuhan terhadap apapun, termasuk hukum.

Melihat klarifikasi di atas, dapat kita simpulkan bahwa etika maupun kepatuhan secara tidak langsung memberi dampak positif terhadap pengembangan usaha.

4. Kesesuaian Terhadap Pasar

Dari kebanyakan masalah yang umum terjadi, memilih pasar yang tidak sesuai dengan pasar dapat mengakibatkan kerugian terhadap bisnis itu sendiri. Oleh karenanya, sebelum memulai usaha, pertimbangkan pula untuk menganalisa lalu mengidentifikasi kebutuhan setiap pelanggan.

Ini merupakan salah satu kiat untuk memahami permintaan pasar dengan cara menghadirkan produk maupun layanan yang benar-benar relevan. Sehingga, menuai peluang baru dalam memenangkan persaingan di pasar yang penuh dengan tantangan.

Melihat detail tersebut, itu artinya kesesuaian pasar termasuk pula dalam kriteria kegiatan usaha yang perlu kamu analisa kembali secara mendalam.

5. Keberlanjutan Lingkungan

Ketika ingin mengabdi kepada lingkungan sekitar, maka sebenarnya tak terbatas pada tanggung jawab sosial saja. Namun kamu perlu memikirkan dampak terhadap lingkungan yang nantinya akan terjadi sebagai akibat dari adanya usaha tersebut.

Tidak untuk hari ini, esok atau lusa saja ya, tetapi keberlanjutan lingkungan ini harus benar-benar dipikirkan selamanya. Caranya yakni dengan menganalisa terlebih dahulu sesuatu yang mungkin akan terjadi dalam jangka panjang.

Ketika menyadari akan adanya dampak terhadap kegiatan usaha, langkah berikutnya perlu menerapkan tindakan ramah lingkungan. Sehingga, dapat kita artikan pula bahwa keberlanjutan lingkungan juga tergolong dalam kriteria kegiatan usaha yang sudah sepantasnya kamu terapkan.

6. Inovasi

Perubahan yang lebih sering terjadi dalam lingkup bisnis, menjadikan inovasi sebagai kunci utama untuk mengembangkan maupun mempertahankan bisnimu.

Dalam kriteria kegiatan usaha seperti inovasi satu ini, berkemampuan menemukan hal baru yang nantinya bisa berupa produk atau bahkan layanan. Nah, ketika produk atau layanan hasil dari penerapan inovasi ini benar-benar berbeda, tentu saja akan menciptakan daya tarik serta minat banyak pelanggan.

Itu berarti pula bahwa kriteria kegiatan usaha ini sangat bermanfaat, terutama untuk membantu usaha dalam masa pengembangannya supaya tetap dilirik oleh orang lain.

7. Manajemen Kompeten

Bagi seorang pemimpin perusahaan, ada baiknya jika menerapkan manajemen secara kompeten serta efektif. Sebab, manajemen sendiri tergolong dalam aset penting yang bisa membawa perubahan menuju kesuksesan.

Dalam hal ini, manajemen yang maxmanroe.com maksudkan ialah menerapkan pengolahan atau mengatur sistem operasional yang berjalan setiap hari. Kemudian, ambil suatu keputusan yang ideal guna memberi arahan untuk bisnis tersebut ke jalur yang benar dan tak melanggar hukum.

8. Mematuhi Hukum

Kriteria kegiatan usaha selanjutnya supaya bisa membuat pertumbuhan yang lebih baik adalah menerapkan aturan yang berlaku sesuai perundang-undangan. Meskipun sekilas tampak tidak berarti, kriteria ini sangat berguna, sehingga tidak boleh kamu abaikan begitu saja.

Ketika bisnis yang kamu jalankan menerapkan berbagai aspek sesuai aturan hukum yang berlaku, maka keuntungannya dapat kamu rasakan ketika bisnis itu sudah berjalan.

Contoh manfaat adanya penerapan kepatuhan terhadap hukum ini dapat kamu lihat ketika terjadi masalah pada operasional. Ketika hal ini terjadi, kemungkinan besar usaha akan terbebas dari denda yang berujung kerugian.

9. Punya Hubungan Sosial

Kriteria kegiatan usaha yang terakhir ialah adanya hubungan bisnis dengan sosial. Sebagai orang yang ingin berusaha mengembangkan bisnisnya, berkontribusi dalam hal positif kepada masyarakat serta lingkungan merupakan suatu nilai lebih yang harus kamu terapkan.

Ketika hal ini kamu lakukan, maka dampak positif pula lah yang nantinya akan kamu terima. Terutama, dari segi keberlanjutan usaha tersebut.

Selanjutnya, ketika kegiatan usaha itu selalu mendorong kesejahteraan terhadap semua masyarakat sekitar, kemungkinan besar bisnis akan berjalan tanpa masalah dari masyarakat.

Sayangnya, hingga detik ini banyak pelaku usaha yang tidak menyadari akan pentingnya kriteria kegiatan usaha satu ini. Padahal, sangat jelas terpapar bahwa semuanya sangat berperan penting dalam keberlangsungan bisnis, terutama mendorong kesuksesan.

Karena usaha sendiri dibedakan menjadi beberapa jenis, maka maxmanroe.com akan sedikit membahas kriteria usaha berdasarkan jenisnya, seperti UKM atau UMKM. Jadi, Segera pahami konteks berikut!

Kriteria Kegiatan Usaha Mikro

Usaha mikro sendiri termasuk dalam bisnis produktif yang dimiliki oleh seseorang atau lembaga usaha yang umumnya berdiri sendiri. Ketika hendak menjalankan kegiatan usaha ini, paling tidak kamu perlu modal maksimal 50 juta.

Namun perlu kamu sadari pula, besaran modal tersebut tidak mencakup tanah maupun bagunan yang akan menjadi tempat berdirinya lokasi usaha.

Sementara itu jika dilihat dari segi omset, maka biasanya usaha ini berada dalam garis angka 300 jutaan saja. Lalu bagaimana kriteria kegiatan usaha mikro ini? Berikut daftarnya:

  • Setidaknya sudah punya karyawan minimal 1 dan maksimal 4 orang.
  • Aset usaha berdasarkan penghitungan bersih mencapai 59 juta.
  • Mampu menghasilkan omset 300 juta per tahun.

Kriteria Kegiatan Usaha Kecil

Selain usaha mikro, usaha kecil pun memiliki kriteria kegiatan usaha yang membuatnya masuk dalam kategori ini, termasuk:

  • Setidaknya memiliki karyawan paling tidak 5 sampai 19 orang.
  • Aset kekayaannya mencapai 50 juta sampai 500 jt.
  • Mampu menghasilkan penjualan dengan omset 300 juta sampai 2,5 miliar tiap tahun.

Kriteria Usaha Menengah

Selain usaha mikro dan kecil, kriteria usaha ini berlaku pula untuk usaha menengah, yang mana sering mempekerjakan karyawan lebih besar, aset lebih banyak dan omset lebih tinggi. Berikut daftar kriteria yang dapat kamu simak:

  • Telah beroperasi dan memiliki karyawan paling tidak 20 orang atau hingga maksimal 99 karyawan.
  • Kekayaan yang dimilikinya berkisar mulai 500 jt sampai dengan 10 milyar yang dihitung berdasarkan kalkulasi bersih.
  • Omset penjualan mencapai 2,5 milyar sampai 5) per tahun.

Baca juga: Pentingnya Memahami Hukum Bisnis Bagi Pengusaha

Bagaimana menurutmu? Dari beberapa kriteria kegiatan usaha diatas, maka dapat kita simpulkan bahwa semuanya disesuaikan dengan jenis bisnis itu sendiri. 

Larry Max

Media Bisnis Online

1 thought on “Kriteria Kegiatan Usaha Supaya Bisnis Makin Sukses”

Leave a Comment