Yomamen ~ Serunya Gaya Hidup Pria Maskulin Indonesia

Yomamen-Serunya-Gaya-Hidup-Pria-Maskulin

Apa yang sering dilakukan wanita modern di sela-sela kesibukan sebagai ibu rumah tangga? Jawabannya tentu sangat beragam. Kebanyakan wanita lebih gemar pergi ke salon untuk mempercantik diri. Namun ada juga wanita yang gemar bersantai di rumah sambil browsing dan mengisi waktu santai bersama anak-anak. Saat ini #internet menyajikan banyak website khusus wanita yang membahas masalah kecantikan, kesehatan, fashion dan gaya hidup.

Kini bukan hanya wanita lho yang bisa bersantai di rumah sambil browsing ke berbagai website khusus wanita. Salah satu #startup Indonesia yang bergerak di bidang teknologi bergegas menyajikan website khusus pria maskulin yang mengupas berbagai sisi hidup dan tips seputar pria maskulin Indonesia. Startup tersebut adalah Yomamen.com.

Artikel lain: Female Daily ~ Startup Sukses yang Berawal dari Hobi Blogging

Latar Belakang Website Yomamen

Website unik yang satu ini mulai beroperasi sejak Februari 2013. Dipelopori oleh seorang pemuda bernama Reza Gardino, Yomamen diklaim sebagai website yang menonjolkan gaya hidup khas pria Indonesia yang maskulin dan masih sangat menjaga norma kesopanan. Bahkan untuk menjaga keorisinalitasan kontennya, Yomamen sangat jarang menerjemahkan tulisan-tulisan yang berasal dari artikel website luar negeri.

Kata Yomamen sendiri berasal dari plesetan kata “yo, my man!” dalam bahasa slang Amerika Serikat untuk menunjukkan kata sapaan terhadap sesama laki-laki. Sepintas website Yomamen mungkin tak terlihat berbeda dengan website khusus laki-laki pada umumnya. Namun website Yomamen senantiasa berusaha menjaga citra “manly” lelaki Indonesia dengan mengedepankan konten-konten yang berasal dari pengalaman real para pria Indonesia.

Gaya bahasa pada setiap konten Yomamen berusaha dikemas se-maskulin mungkin dan tetap sesuai dengan gaya para pria Indonesia. Misalnya saja sebuah konten artikel Yomamen yang berjudul “pria boleh ke salon asal …”. Artikel tersebut mungkin mengedepankan anggapan bahwa pria yang pergi ke salon merupakan suatu hal yang aneh. Meski demikian, Yomamen berusaha menanggapinya secara lebih bijak dan moderat dengan mengedepankan tujuan dari pergi ke salon itu sendiri.

Beberapa aktivitas perawatan diri seperti facial atau mewarnai rambut memang perlu dilakukan di salon agar bisa mendapat penanganan khusus dari ahlinya. Oleh sebab itu, bukan halangan bagi para pria manly untuk pergi ke salon demi menjaga penampilan. Yang penting, kita tidak melakukan manicure pedicure atau membentuk alis di salon.

Artikel lain: Indonesian Times, Startup Informasi dan Berita Asli Indonesia

Inovasi dan Pengembangan yang Dilakukan Yomamen

Pada website Yomamen, pembagian mengenai bahasan konten dibagi menjadi beberapa sub menu, yakni Money & Power (membahas seputar karir, keuangan dan bisnis), Lifestyle& Fashion (membahas mengenai gaya hidup dan tren fashion pria), Dating & Relationship (trik dan tips khusus untuk menghadapi wanita yang dicintai), Health & Personality (mengenai kesehatan fisik dan psikologis) serta Our Guest (pembahasan dari narasumber yang menjadi tamu Yomamen). Kelima sub menu tersebut masih terus dikembangkan sesuai dengan kebutuhan para pria Indonesia akan informasi dan berita terkini.

Setelah hampir 1 tahun beroperasi secara bootstrap (sebagian besar pembiayaan masih bersumber dari dana pribadi founder), Yomamen memperoleh sebagian pendapatan dari iklan. Untuk rencana ke depannya, Yomamen juga berupaya untuk mengembangkan konten premium, marketplace dan sejumlah rencana besar lainnya.

Disamping tantangan dari pengoperasian yang masih bersifat bootstrap, Yomamen juga masih mengalami tantangan dari stereotip pria Indonesia yang menganggap “media khusus pria” sebagai sesuatu yang kesannya kurang maskulin. Untuk itu, Yomamen terus berusaha menggali konten-konten yang sifatnya netral, maskulin serta sesuai dengan kebiasaan pria Indonesia.




Hingga Oktober 2014 sendiri Yomamen memperoleh 60.000 pageview setiap bulan dengan persentasi 30.000 pengunjung unik. Dari total 70% pembaca pria, 50% diantaranya berusia 25 higga 34 tahun, 10% berusia 18 hingga 24 tahun dan persentase sisanya merupakan pembaca pria berumur 35 hingga 44 tahun.

Baca juga: Nikahnya.com ~ Startup Bisnis Pembuatan Undangan Pernikahan Online

Keberhasilan Yomamen dalam mengembangkan konten website yang bersifat maskulin juga memperoleh tantangan tersendiri dari website sejenis seperti MaleZones, Esquire Indonesia, Men’s Health Indonesia dan beberapa kompetitor sejenis lainnya. Kedepannya tentu Yomamen berharap dapat mengembangkan dan mematangkan konsepnya secara lebih mendalam dan berhasil meraih kesuksesan seperti Female Daily, website khusus untuk wanita Indonesia.

Tetap hasilkan karya terbaikmu untuk pria maskulin Indonesia, Yomamen !



Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2018 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud