Wahai Founder Startup, Rekrut Karyawan Teknis Ada Tips Khususnya Lo

Wahai Founder Startup, Rekrut Karyawan Teknis Ada Tips Khususnya Lo

Image dari cnbc.com
Image dari cnbc.com

Sudah banyak diulas bahwa tahap rintisan usaha alias startup dalam sebuah bisnis adalah tahap yang penuh dengan cobaan dan tantangan. Salah satunya yakni dalam membangun tim kerja. Bagi sebuah startup dengan skala yang cukup besar, tentunya tim kerja yang solid dan satu visi merupakan sebuah hal yang sangat penting.

Masalahnya  proses pencarian dan perekrutan para karyawan tersebut juga tidak mudah. Khususnya untuk para karyawan yang mengisis pos tanggung jawab teknis. Orang-orang yang berada di posisi ini mempunyai peran yang sangat sentral dalam perkembangan #startup kita ke depan. Oleh karena itu dibutuhkan langkah lebih detil sebelum menerima seorang karyawan teknis.

Dirangkum dari laman Dailysocial, Co-Founderd platform online pencari kerja June, Amir Yasin menyampaikan beberapa tips ketika kita ingin mencari karyawan teknis yang tepat.

1. Berikan Waktu Tes yang Cukup

Berbeda dengan saat merekrut karyawan biasa, proses tes bisa dijalankan dalam waktu yang relatif singkat. Karena umumnya kecakapan akan dilihat dari data tertulis serta sesi wawancara. Namun untuk karyawan yang akan ditempatkan pada posisi teknis, semisal operator sistem  tentu waktu tes yang diberikan tidak akan sama.

Menurut Amir, kita harus memberikan waktu selama beberapa hari kepada kandidat tersebut. Soal tes juga bukan yang berurusan dengan masalah nyata yang bakal dihadapi saat bekerja. Berikan persoalan umum yang menuntut kreatifitas dan daya penyelesaian masalah kandidat tersebut. Amir menambahkan, waktu weekend adalah saat yang ditepat untuk mulai memberikan ujian. Nantinya diawal minggu kita bisa meminta kandidat tersebut nyerahkan atau menyampaikan hasil tesnya.

Artikel lain: Karyawan Anda Malas? Coba Atasi Dengan Cara Ini

Dalam hal ini kita bisa melihat bagaimana kandidat tersebut merespon sebuah masalah yang bahkan mungkin tidak pernah ia bayangkan. Selain sisi kemampuan, kita juga bisa melihat karakter dari calon karyawan tersebut. Selebihnya  tinggal menyesuaikan dengan kebutuhan startup Anda untuk diterima atau tidak.

2. Berikan Jalan Lapang Untuk Berimprovisasi

Ketika dalam satu tahap perekrutan, tentu kita pada akhirnya harus menyampaikan sebuah solusi dari masalah yang kita ujikan tadi. Nah kita harus memastikan bahwa solusi yang kita berikan telah bersifat jelas dan detil agar dapat diterima oleh calon karyawan teknis. Dari situ langkah selanjtunya adalah melihat respon si calon karyawan.

Kembali lagi, kita harus melihat respon sebagai indikator penyaringan pekerja teknis. Karena nyatanya para pekerja teknis nantinya akan dihadapkan pada banyak masalah yang membutuhkan respon spontan dan tepat.  Yang harus Anda ingat adalah cobalah untuk terus terbuka terhadap apa yang disampaikan calon tersebut. Dari situ kita bisa mulai melihat sejauh mana kompetensi yang dimilikinya.

3. Cerdas Mengenali Respon Calon Karyawan Teknis

Poin yang ketiga adalah lebih pada diri kita sendiri, yakni bagaimana kita bisa menelaah respon yang diberikan dari si calon tersebut. Masalah utamanya yang sering muncul dari para karyawan teknis menurut Amir adalah mereka cenderung sangat defensive ketika mempertahankan argumennya. Padahal di satu sisi, sifat terlalu defensive dan sulit menerima masukan lain bisa menjadi masalah besar ketika seorang karyawan teknis bekerja.

Oleh karena itu, kita wajib cerdas mengenali mana sanggahan yang bersifat defensif nama yang berdasarkan fakta-fakta. Karena seorang kandidat yang baik harusnya bergerak semua dari fakta. Mencoba mempertahankan pendapat itu sah-sah saja, namun caranya yang membedakan calon tersebut layak atau tidak untuk diterima.

Baca juga: Jangan Biarkan Karyawan Terbaik Anda Resign! Cegah Dengan Cara Ini

4. Berikan Kesempatan Untuk Bertanya

Bidang teknis adalah ranah yang tidak bisa dikerjakan dengan fokus yang kurang. Ketepatan dan detil menjadi ruh jenis pekerjaan yang satu ini. Oleh karena itu, pastikan agar calon karyawan teknis Anda nantinya tidak buta arahan.

Berikan kesempatan yang cukup bagi mereka untuk bertanya dan mendalami sisi-sisi yang belum mereka fahami. Komunikasi awal ini nyatanya juga mampu membangun hubungan yang baik jika memang calon tersebut adalah sang karyawan teknis yangd Anda cari.

1 KOMENTAR

  1. Tukang Indonesia

    Sangat open minded sekali.. :)

Tinggalkan Balasan