TV Digital Kini Bisa Diakses Secara Penuh! Apa Yang kita peroleh?

Apakah Anda sudah siap menghadapi perubahan dari era TV analog ke TV digital ? Sebelum membeli perangkat yang dibutuhkan, simak dulu informasi yang ada di bawah ini!

Menurut kabar yang beredar, siaran TV analog akan dimulai pada awal bulan November. Hal ini dilakukan sebagai wujud perubahan ke teknologi digital yang dinilai lebih baik. Namun naas, sampai detik ini masih banyak orang yang belum paham dengan hadirnya TV digital .

Tidak sedikit pula yang merasa keberatan dan menolak digitalisasi dalam industri pertelevisian. Mereka menganggap ini hanya trik untuk ‘menjual’ produk baik itu TV maupun alat yang menangkap sinyal digital dari stasiun TV.

Padahal manfaat digitalisasi sangat penting, terutama di era serba modern seperti saat ini. Nah, agar tidak salah paham, alangkah baiknya jika Anda mengetahui dulu tentang apa itu televisi digital, dan berbagai hal yang berkaitan dengan teknologi tersebut berdasarkan rangkuman yang maxmanroe.com dapatkan.

Apa Itu TV Digital?

apa itu tv digital
Image by maxmanroe.com

Pada dasarnya, Televisi digital merupakan sebuah perangkat televisi yang dapat menangkap siaran digital dalam bentuk data bit informasi. Ya, bentuk yang sama seperti yang disajikan dalam video di YouTube, Netflix, dan lain sebagainya.

Sehingga, gambar yang ditangkap dan ditampilkan benar-benar terlihat jauh lebih jernih. Bahkan tidak akan ada lagi gangguan ‘semut’ pada saat sinyal susah ditangkap. Dan sebagai gantinya, ada dua mode tampilan yang dihadirkan oleh TV ini.

Kedua mode tersebut yakni dapat ditampilkan atau tidak dapat ditampilkan. Apabila sinyal bisa ditangkap dengan baik, maka gambar yang dihasilkan benar-benar bersih dan tajam. Namun jika sinyal yang ditangkap tidak baik, maka gambar tidak akan ditampilkan.

Kemudian dari segi rasio yang disajikan, TV digital memiliki rasio yang lebih baik, yaitu 16 : 9. Bisa dibilang jika rasio tersebut adalah rasio layar standar yang digunakan dalam produksi tayangan video modern. Jadi para produsen sinema mampu memberikan tontonan yang lebih baik bagi para pemirsa.

Awal Mula Digitalisasi TV

Awal Mula Digitalisasi TV
ilustrasi gambar by maxmanroe.com

Sebenarnya sebelum adanya wacana serta pelaksanaan peralihan dari siaran analog menjadi digital, Televisi digital sendiri sudah hadir dan bisa digunakan. Jenis TV ini telah tercipta dan sudah ada di dunia sejak tahun 2007 lalu.

Nah, seiring dengan peningkatan jumlah pengguna internet, orang-orang mulai sadar seberapa tinggi kualitas gambar yang dapat disajikan pada sebuah TV. Hal itu membuat produksi televisi digital semakin meningkat secara pesat.

Peningkatannya menjadi semakin pesat sejak mulai bermunculnya layanan streaming berbayar yang ditawarkan oleh berbagai provider. Kemudian muncul layanan IPTV, yang membuat minat pengguna dari Televisi digital semakin besar.

Sejak saat itu, siaran televisi sudah mulai berkembang menuju sinyal digital, walaupun sinyal analog tetap dipertahankan dengan alat penerima antena UHF. Maka dari itu, kini sinyal digital sudah tersedia, tetapi sinyal analog pun masih tetap bisa digunakan.

Perbedaan TV Analog dan Digital?

Perbedaan dari Televisi digital dan analog ada pada cara keduanya dalam menerima dan memproses sinyal siaran, sehingga menghasilkan tayangan di TV. Pada TV analog, sinyal akan ditransmisikan melalui sinyal radio dalam dua format, yakni video dan audio.

Sedangkan penerimaan transmisi sinyal pada Televisi digital berbentuk format bit alias data informasi, sama halnya seperti cakram DVD, VCD, seta Blu-ray. Seluruh data (warna, gambar, dan suara) yang ada pada sinyal dibawa secara bersamaan dalam satu data.

Seperti teknologi digital masa kini, sinyal TV digital ini diproses menggunakan kode biner 0 dan 1. Nah, kode binari tersebut yang nantinya diterjemahkan menjadi suara dan gambar. Tidak hanya itu, perbedaan yang mencolok bisa juga dilihat dari kualitas visual yang dihasilkan.

Jika kualitas visual pada TV analog dipengaruhi oleh jarak dengan pemancar, maka tidak dengan televisi digital. Lalu berikutnya ada pada sistem transmisi pancaran, dimana TV analog masih menggunakan pancaran yang memodulasikan pada pembawa frekuensi secara langsung.

Sedangkan untuk televisi digital, datanya tidak langsung dimodulasikan. Akan tetapi, dikodekan terlebih dahulu ke bentuk digital, baru setelah itu dipancarkan.

Sampai di sini apakah Anda sudah yakin jika televisi digital itu lebih baik dari TV analog? Jika belum, terus lanjut pembahasan tentang kelebihan TV digital berikut ini.

Kelebihan Televisi Digital

Kampanye peralihan TV analog ke digital ini juga diserukan, karena televisi digital dinilai memiliki beberapa kelebihan jika dibandingkan dengan TV analog. Agar lebih jelas, berikut ini beberapa kelebihan yang dimiliki oleh TV digital.

1. Sinyal yang lebih stabil

Jika menggunakan TV analog, semakin jauh lokasi dari stasiun pemancar televisi, tentu saja sinyal yang disiarkan akan semakin lemah. Sehingga gambar yang dihasilkan pun juga semakin tidak jelas. Sementara untuk televisi digital, akan terus menyiarkan gambar dan suara yang jernih hingga titik yang ditentukan.

2. Menghadirkan dua status penyiaran

Berbeda dari TV analog, hanya ada dua status penyiaran yang ada pada televisi digital. Pertama ada ‘Terima’ yang akan menerima siaran dengan jernih dan bersih. Dan yang kedua adalah ‘Tidak’ yang berarti gambar dan suara tidak akan muncul sama sekali.

3. Suara dan gambar yang lebih jernih

Menurut informasi yang diberikan oleh Kominfo, kualitas suara serta gambar dari siaran televisi digital itu jauh lebih baik daripada TV analog. Dalam siaran digital, para penonton tidak akan menemui gambar dengan noise (titik-titik semut) di layar televisi tersebut.

4. Menyediakan berbagai fasilitas tambahan

Tidak hanya memanjakan mata dengan siaran yang stabil dan jernih, televisi digital juga menawarkan berbagai fasilitas tambahan seperti Electronic Program Guide. Bahkan para pengguna bisa memberi penilaian secara langsung terkait kualitas siaran dari suatu program TV yang ditonton.

Ciri-ciri TV LED yang Sudan Digital

Berikutnya kita akan membahas tentang ciri dari TV digital. Untuk saat ini, banyak orang yang mengira jika semua TV LED itu sudah mendukung sinyal digital. Akan tetapi, ternyata anggapan tersebut tidaklah benar.

TV LED sendiri adalah jenis perangkat televisi yang menggunakan sistem pencahayaan lampu diode alias ED. Sistem pencahayaan pada TV LED ini tidak lagi menggunakan lampu neon, seperti yang digunakan untuk TV jenis LCD.

Dengan begitu, maka penyebutan dari TV LED sebenarnya hanya mengacu pada sistem pencahayaan yang digunakan. Tidak ada korelasi secara langsung antara jenis TV yang satu ini dengan fitur atau kemampuannya untuk menangkap sinyal digital.

Nah, sinyal digital sendiri merupakan gelombang frekuensi yang mengirimkan video dan audio dalam format digital (bit). Untuk bisa menangkap sinyal tersebut, maka TV membutuhkan perangkat penerima sinyal digital DVB-T2.

Fitur inilah yang menentukan apakah sebuah TV LED sudah mendukung siaran digital atau belum. Untuk mengeceknya, sebenarnya bisa dilihat dari spesifikasi TV yang digunakan. Apabila pada keterangan spesifikasi tercantum dukung DVB-T2, maka dapat dipastikan TV tersebut sudah mendukung siaran digital.

Daftar TV yang Sudah Digital

Berhubungan dengan semakin banyaknya pengguna TV digital, kini sudah banyak stasiun televisi yang menyediakan siaran digital. Nah, berikut ini beberapa stasiun TV di wilayah Jakarta dan sekitarnya yang menyediakannya.

  • 24 (frekuensi 498). Yang berisikan channel Indosiar, SCTV, Mentari TV, O Channel,.
  • 32 (frekuensi 562). Yang berisikan channel Metro TV, BBS TV, Magna Channel, UGTV, Smile TV, JPM TV.
  • 34 (frekuensi 578). Yang berisikan channel ANTV, Sport One, tvOne, SPORTONE, JAKTV.
  • 36 (frekuensi 594). Yang berisikan channel Berita Satu, Berita Satu World, Berita Satu English.
  • 40 (frekuensi 626). Yang berisikan channel Trans7, Trans TV, CNN Indonesia, Kompas TV, CNBC Indonesia.
  • 42 (frekuensi 642). Yang berisikan channel TVRI Nasional, TVRI Sport HD, TVRI DKI, Inspira TV, Nusantara TV, TVRI Kanal 3, tvMU, DaAi TV, Badar TV.
  • 44 (frekuensi 658). Yang berisikan channel GTV, MNCTV, RCTI, iNews.
  • 48 (frekuensi 690). Yang berisikan channel Rajawali Televisi

Apa TV Digital Perlu Menggunakan Antena?

Bagi para pengguna televisi digital, tetap membutuhkan antena TV untuk bisa menangkap siaran TV. Namun yang perlu diketahui, televisi digital tidak memerlukan ‘antena khusus’. Antena TV ini tidak akan berpengaruh pada sinyal digital maupun sinyal analog.

Dalam hal ini, yang menentukan adalah tuner pada TV tersebut. Apabila sebuah perangkat TV memiliki dua tuner sekaligus (tuner digital dan tuner analog), maka siaran digital dan siaran analog tetap bisa ditayangkan meski hanya menggunakan satu antena saja.

Sama halnya seperti sinyal analog, sinyal digital juga dipancarkan dalam dua rentang frekuensi, yakni UHF (Ultra High Frequency) serta VHF (Very High Frequency). Untuk UHF, rentang channel-nya dari channel 14 hingga 69. Sedangkan untuk VHF, berada di rentang channel 2 hingga 13.

Antena TV Digital yang Bagus

Untuk saat ini ada banyak produk antena digital yang bisa ditemui di pasaran, mungkin memilih satu yang terbaik itu adalah hal yang cukup sulit. Untuk itu, berikut ini rekomendasi antena tv digital terbaik yang perlu diketahui.

1. Sanex Antena Digital TV SN-889 DG

Antena ini memiliki impedansi 75 ohm, sehingga kemampuan menangkap sinyalnya lebih kuat. Harga dari antena digital ini mulai dari 102 ribuan rupiah.

2. Intra Antena TV Indoor Digital INT-HD14

Sesuai namanya, antena ini memang dibuat secara khusus untuk dipasang di dalam ruangan. Bentuknya yang kecil membuat antena ini tidak makan banyak tempat. Harga dari antena tersebut, mulai dari 35 ribuan rupiah.

3. Advance Antena Penguat HDTV AA-101

Advance HDTV AA-101 merupakan antena tv indoor dan outdoor yang mudah untuk dibawa kemana saja. Antena ini dibanderol dengan harga mulai dari 275 ribuan rupiah.

4. Arashi Digital Antenna Indoor/Outdoor/Anti UV ADA 1003

Arashi UV ADA 1003 telah dibekali dengan fitur built-in amplifier yang mampu membuat sinyal yang diterima menjadi lebih baik. Untuk harganya, antena ini dibanderol mulai dari 263 ribuan rupiah.

5. Nagoya Antena TV Remote 880 NG880AR

Berikutnya ada Nagoya NG880AR, antena yang bisa dikontrol melalui remote. Banderol harga untuk antena yang satu ini, mulai dari 195 ribuan rupiah.

6. Taffware Antena Digital TV DVB-T2 4K TFL-D139

Antena ini sangat mudah untuk diletakkan dan dipasangkan dimana saja, karena bentuknya yang begitu tipis. Harga dari Taffware TFL-D139 ini mulai dari 35 ribuan rupiah.

7. Toyosaki Outdoor TV Antenna AIO 220

Tidak peduli dengan cuaca yang kurang mendukung, adanya fitur low noise booster membuat tampilan gambar yang disajikan tetap jernih. Antena dijual dengan harga mulai dari 115 ribuan rupiah.

8. PX Digital In/Outdoor Antenna DA-5120

Dengan adanya fitur eco-friendly, antena PX DA-5120 mampu memberikan siaran dengan resolusi yang tinggi. Harga dari antena yang satu ini, mulai dari 299 ribuan rupiah.

9. OASE Olike Antena Indoor Khusus TV Digital IT-A2

Desainnya yang tipis dan ringkas, membuat TV ini bisa dipasang dengan aman berkat adanya perekat bawaan. Untuk mendapatkan TV ini, Anda perlu menyediakan dana sekitar 160 ribuan rupiah.

10. Aoki Antena 2 Digital TV Indoor/Outdoor AT3000

Aoki AT3000 didesain dengan tampilan yang modern, sehingga cocok dipasangkan untuk kebanyakan TV masa kini. Banderol harga dari TV ini, mulai dari 210 ribuan rupiah.

Mengubah TV Analog ke Digital

Untuk saat ini, ada dua skema yang bisa dilakukan untuk memperoleh siaran digital. Pertama adalah dengan TV digital, dan yang kedua menggunakan perangkat tambahan yang bernama STB alias Set Top Box.

Nah, bagi yang masih menggunakan TV analog, skema kedua merupakan pilihan yang paling tepat. Dengan alat ini, Anda tidak repot untuk membeli TV baru. STB sendiri merupakan perangkat khusus yang berfungsi untuk mengonversi sinyal digital menjadi suara dan gambar.

Kemudian hasil konversi tersebut akan ditampilkan pada TV analog (TV yang belum bisa menerima sinyal digital secara otomatis).

Set Top Box TV Digital Terbaik

Setelah tahu jika TV analog bisa juga menangkap sinyal digital dengan bantuan STB, tentu saja kini Anda ingin segera membelinya, bukan? Tidak perlu bingung, berikut ini ada beberapa set top box TV digital yang bagus.

1. VENUS Digital TV Receiver Cabai Rawit – H5

Venus H5 mampu menghadirkan siaran dengan kualitas yang sangat jernih serta dapat membaca berbagai macam file multimedia. Harga dari Venus H5 sekitar 157 ribuan rupiah.

2. AKARI SET TOP BOX ADS-525

AKARI menjamin produknya ini tidak akan rusak walaupun sudah dinyalakan dalam waktu lama, berkat teknologi Smart Cool. Anda bisa mendapatkannya dengan harga mulai dari 275 ribuan rupiah.

3. LUNA X EVERCOSS Set Top Box

LUNA X EVERCROSS Set Top Box diklaim mampu memberikan berbagai jenis tontonan menarik dengan jelas. Harga dari STB ini juga cukup mahal, yakni sekitar 500 rupiah.

4. EVERCOSS STB Pro

Berikutnya ada EVERCROSS STB Pro, yang dapat menghasilkan gambar beresolusi hingga Full HD. STB ini dibanderol dengan harga berkisar 300 ribuan rupiah.

5. TANAKA DVB T2 Baru

Karena mampunya terhadap sinyal digital, membuat Set Top Box yang satu ini menampilkan gambar yang jauh lebih jelas. Harga dari TANAKA DVB T2 New ini mulai dari 170 rupiah.

6. POLYTRON Set Top Box Digital DVB T2 – PDV 600T2

POLYTRON PDV 600T2 memiliki sifat yang fleksibel alias cocok untuk segala merek TV digital . Sementara itu, perusahaan Politron sendiri membanderol produk ini untuk 250 rupiah.

7. EVINIX Set Top Box H-1

Ingin punya TV yang dapat memberikan konten-konten menarik seperti di smartphone, langsung gunakan saja EVINIX H-1. Dengan adanya fitur MeeCast TV, STB ini dibanderol 213 rupiah.

Karena proses perpindahan dari sinyal analog ke digital yang akan segera dilangsungkan, sepertinya Anda harus segera menyiapkan perangkat STBN. Nah silahkan tentukan opsi mana yang akan dipilih.

Kesimpulan

Secara garis besar, hadirnya TV Digital membawa perubahan besar terhadap pertajaman pada suatu tayangan televisi. Tidak memandang merek set top box yang akan kamu gunakan. Semuanya memiliki kualitas yang tidak jauh berbeda.

Larry Max

Media Bisnis Online

Leave a Comment