Beranda SEO Top Ranking di Halaman 1 Google Itu Mudah, Tapi Bagaimana Caranya?

Top Ranking di Halaman 1 Google Itu Mudah, Tapi Bagaimana Caranya?

Top Ranking di Halaman 1 Google

Bagaimana cara menjadi top ranking di halaman 1 Google dengan mudah dan cepat? Ini adalah topik diskusi yang selalu hangat di kalangan para pelaku SEO di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

Bagi sebagian orang, website miliknya masuk halaman #1 Google saja sudah bahagia banget. Apalagi kalau websitenya bisa berada pada posisi top ranking di halaman 1 Google, pasti berasa seperti jagoan SEO kelas dunia ya hehehe.

Tapi apa benar ada caranya agar website kita bisa berada di top ranking Google? Secara teori ya, ada caranya, dan ngga perlu harus menjadi pakar SEO karena semua orang bisa memanipulasi agar situs mereka berada di posisi top ranking Google. Tapi ada syarat dan ketentuan yang berlaku ya, nanti akan dijelaskan.

Menjadi Top Ranking di Halaman 1 Google Itu Mudah

Kalau tujuannya hanya sekedar membuat halaman web menjadi nomor 1 di Google sih gampang sekali ya. Beneran lho! Tapi pertanyaannya kemudian, apakah kata kunci (terms) yang ada di posisi #1 Google itu ada pencarinya?

Ok, biar ngga bertele-tele, berikut ini adalah cara menjadi top ranking di halaman 1 Google menurut versi saya . Cara-cara ini memang sangat sederhana tapi sudah terbukti berhasil, silahkan dicoba ( note: artikel ini saya buat berdasarkan dialog bersama seseorang):

1. Pilih Kata Kunci yang Jarang Pencarinya

Someone: “Lho kog aneh, bukannya kita harus cari kata kunci yang banyak pencarinya biar dapat banyak trafik?”
Saya: “Targetnya kan biar halaman websitenya masuk top 1 Google, walaupun pencari kata kunci tersebut jarang”

Someone: “Kata kunci yang jarang pencarinya kan tidak selalu berarti persaingannya mudah”
Saya: “Iya, tapi umumnya kata kunci yang jarang diketikkan itu minim pesaing sehingga halaman web kita bisa dengan mudah dan cepat menjadi juara di Google.”

Someone: “Gimana kalau saya mau bidik kata kunci yang banyak pencarinya ngga perduli walaupun persaingannya sulit. Atau saya mau pakai kata kunci yang banyak pencarinya dan persaingannya mudah, apa website saya tetap bisa jadi top 1 Google?”
Saya: “Bisa saja, tapi ada syarat dan ketentuan berlaku: jangan berharap prosesnya akan mudah dan cepat!”

Jika kamu ingin menjadi top ranking di halaman satu Google dengan kata kunci yang banyak pencarinya, maka harus siap dengan persaingan yang biasanya akan cukup berat. Walaupun memang ada kata kunci yang banyak dicari dan mudah persaingannya, tapi tetap saja kamu harus melakukan riset dan ini butuh proses yang tidak sebentar.

Baca juga: 10+ Jenis Keyword Untuk Meningkatkan Konversi Penjualan dari Search Engine Google

2. Mempopulerkan Keyword Sendiri

Someone: “Lho kog aneh, bukannya kita harus menggunakan kata kunci yang organik dan umum digunakan orang untuk melakukan pencarian di Google. Kog mempopulerkan kata kunci sendiri sih? Sampean ini mau bodoh-bodohin saya ya?”
Saya: “Lho targetnya kan biar websitenya jadi Top Ranking  di Halaman 1 Google dengan mudah dan cepat. Lagian, menciptakan dan mempopulerkan keyword sendiri bukan berarti tidak bakal ada yang mengetikkannya di Google”

Bagi sebagian besar orang mungkin menciptakan dan mempopulerkan keyword sendiri itu merupakan sesuatu yang tidak mungkin atau dianggap sia-sia. Namun, bagi beberapa orang yang sudah banyak makan asam-garam pemasaran online, cara seperti ini sudah terbukti berhasil.

Salah satu contoh kata kunci yang dipopulerkan oleh seorang pemilik website adalah “Stop Dreaming Start Action“. Kalau Anda mulai belajar internet marketing sekitar tahun 2009an, maka akan tahu tentang kata kunci ini. Keyword “Stop Dreaming Start Action” pertamakali dipopulerkan oleh Joko Susilo, salah satu pionir dalam perkembangan internet marketing di Indonesia.

Contoh lain, salah satu kata kunci yang diciptakan dan dipopulerkan oleh Maxmanroe.com sekitar 2-3 tahun yang lalu adalah “Carikan Saya anak yang paling bodoh“. Kata kunci ini awalnya tidak ada yang mencarinya di Google, tapi setelah dipopulerkan melalui sebuah artikel dan viral di media sosial, kata kunci tersebut banyak diketikkan di Google dan masuk dalam list rekomendasi kata kunci.

Prosesnya cukup sederhanya, ciptakan sebuah kata kunci yang unik yang relevan dengan bisnis kamu. Kata kunci tersebut bisa sesuatu yang menginspirasi, membuat penasaran (click bait), nyeleneh, atau bahkan nama perusahaan. Selanjutnya, publish di media sosial yang mudah viral (FB group, FB Fan page, FB Ads, dan lain-lain), bila perlu diiklankan. Selang beberapa waktu kata kunci yang Anda ciptakan akan mulai diketikkan orang di Google. Buktikan sendiri.

3. Membuat Konten yang Berkualitas

Someone: “Saya lihat ada banyak website yang kontennya jelek dan singkat saja bisa di peringkat satu Google. Bahkan ada halaman web yang tanpa konten bisa berada di posisi 1 Google. Berarti konten yang berkualitas itu ngga harus dong, karna konten biasa-biasa saja atau bahkan tanpa konten pun bisa posisi #1 di Google.”
Saya: “Secara teori memang halaman tanpa konten bisa direkayasa agar berada di posisi #1 Google. Itu terjadi karena Google bekerja berdasarkan kata kunci yang dioptimasi di halaman tersebut. Namun, hal itu biasanya ngga lama kog alias temporary karena Google selalu update hasil pencarian mereka. Lagian, kalau kamu mau meranking website untuk sebuah kata kunci, kenapa tanpa konten? Apa buat gaya-gayaan aja? Jangan habiskan waktu untuk hal-hal gak bermanfaat seperti itu bro, ngga bermanfaat buat mu dan ngga bermanfaat bagi orang lain”

Kesalahan para pelaku SEO di jaman dulu adalah terlalu fokus pada ranking saja, tanpa melihat kualitas isi dari sebuah halaman website. Memang website tanpa konten bisa masuk posisi #1 di Google, tapi apa manfaatnya sih, dan kemungkinan besar tidak akan bertahan lama. Buktikan sendiri.

4. Menerapkan Prinsip Dasar SEO

Someone: “Apa saja yang termasuk dalam prinsip dasar SEO itu?”
Saya: “Maxmanroe.com pernah membahas sepintas mengenai prinsip dasar SEO itu, bisa dibaca dalam artikel 3 Elemen Utama Dalam SEO Website“.

Jadi, intinya penerapan SEO dasar itu meliputi:

  1. Kata kunci (sesuai dengan point #1 dan #2 di atas)
  2. On page optimization
  3. Off page optimization

Baca juga: Lupakan SEO, Buat Saya SEO Itu Menjebak

Dari penjelasan di atas kita bisa menyimpulkan bahwa secara teori untuk mengoptimasi sebuah halaman website agar menjadi top ranking di halaman 1 Google ternyata mudah. Ayo buktikan sendiri :)

29 KOMENTAR

  1. Sangat kompleks memang, tapi seo untuk jenis online shop saya perhatikan kata kunci lokasi sangat berpengaruh, sepertinya penalaran google membaca letak geografis… perlu di ketahui bahwa nama produk tsbt dijual secara nasional dalam artian banyak yang menggunakan kata kunci menggunakan nama produk tersebut

    saya coba mengotak-atik komposisi; nama produk, nama kota, alamat, dan harga, selang 1 mingguan masuk halaman 1-2 hasil pencarian. Pencarian dilakukan di wilayah kota penjual + menggunakan perangkat teman (bukan melalui pencarian melalui ip pengunggah blog), semoga membantu memberi inspirasi khususnya untuk website onlineshop.

  2. Mohon maaf gan saya blogger pemula juga, kalo boleh tau on page sama off page itu gmn ya mksudnya?
    Dan kalo kita tulis konten itu kira-kira berapa keyword yg harus kita bidik untuk satu konten artikel yg kita tulis? Mohon di jawab gan.. thanks

  3. Terima kasih artikelnya mantap mas, saya banyak belajar dari blog ini.

    Mau tanya mas, sebenarnya kalo blogger pemula itu kita fokus ngurangi bounce rate dulu atau jumlah pengunjungnya mas? saya agak dilema kalo share di sosmed, pengunjung dr sosmed bikin bounce rate nya jadi tinggi(di atas 70%). Sedang pengunjung dari pencarian organik konsisten dibawah 50%.

  4. Saya pernah menerapkan tenik ini tanpa riset kyword dan lumayan lah walaupun tak banyak yang emndapatkan one page di google , setidaknya udah ada pengalaman sedikit ,

  5. Udah nerapin SEO, dicek di seo checker juga udah oke. tp klw DA nya masih 12 tetep aja disalip sama DA 30 keatas walaupun kontennya biasa aja.

    • Memang, tapi konsisten aja terus posting artikel berkualitas. Nanti lama-lama DA-PA blog mu juga bakal naik dan bisa bersaing lebih kuat di Google.

      • untuk menaikan DA PA untuk nilainya menjadi 30 keatas, kira2 butuh waktu berapa lama ya mas Rio Brian ? anggap sang pemilik blog rajin posting artikel yang berkualitas

        • DA PA itu bisa naik karena banyak faktor, diantaranya:
          1. Konsistensi update konten dan kualitas konten itu sendiri.
          2. Backlinks dari situs lain yang punya kualitas cukup baik.
          3. Usia domain atau website.
          Untuk domain baru biasanya butuh waktu sekitar setahun lah agar bisa dapat DA PA 30 an, dengan catatan si pemilik website konsisten mempublish artikel dan membangun backlinks.

  6. sangat bermanfaat mas, tapi masih ada yang sedikit membuat saya bingung. Banyak orang yang sudah berkecipung didunia blogger bilang kalau kita harus memperhatikan SEO dengan baik. Tapi setiap saya buat artikel dan terlalu waspada atau terlalu was was sama SEO jadi lama pembuatan artikelnya. dan kadang hasil nya kurang memuaskan. Tetapi kalau nggak memperhatikan SEO buat artikel itu bisa lebih cepat. Jadi yang diterapin cuma SEO dasar saja. dan malah terlihat hasilnya. jadi menurut mas gimana ??

    Terima kasih

  7. Aplikasi Android

    “membuat konten berkualitas” tapi konten yang bisa di bilang kurang bagus bisa masuk page1 contoh aja artikel berita padahal endak kurang bagus tapi bisa page 1 ngomong ngomong kalau artikel berita cara optimasinya gimana ya? Boleh di buatin artikel tentang optimasi blog berita?

  8. Sangat bermanfaat. Mudah dicerna dan siap di aplikasikan.. Salam sukses
    Semoga blog maxmanroe semakin jaya dan blog yang komen juga semakin sukses Amiiin..

  9. infonya sangat menarik gan buat seo. karena saya masih pemula buat yg seo gini

  10. Sampai saat ini masih terkendala dengan hal yang nama kata-kata, namun saya akan terus berusaha untuk mendapatkan tulisan yang baik kedepannya.

  11. Iya bener gitu. Contohnya artikel ini yang benar-benar niat optimasi kata kuncinya; Top ranking di halaman 1 google. hehe. Yang penting tulisannya tetap nyaman dibaca ya

  12. Tantangan blogger yang paling sulit adalah membuat konten berkualitas. Banyak saya temui blog-blog yang isi kontennya asal buat. Saya sebagai pembaca malah jadi pusing membacanya. Cara penulisannya juga belum terstruktur dengan baik. Semoga banyak blogger yang semakin sadar dengan pentingnya kualitas konten.
    Salam.

  13. Mas, kalau kita buat konten unik sendiri dan sudah bagus, apa bisa kita posting di web sendiri sekalian di sosmed dan web publisher dengan isi yang sama? Apa akan mengurangi powernya SEO di mata google kah? Makasih

  14. Artikelnya sangat luar biasa mas.. membantu sekali buat blogger seumuran jagung seperti saya.. good artikel mas maxmanroe.com salam kenal dri saya..

  15. SEO itu seni memang, sulit ditebak, bikin pusing, karena algorithma selalu berubah-ubah, sekarang saja algorithma Google diupdate berdasarkan relevansi kata kunci dan AQA, jadi lebih baik untuk menulis artikel berkualitas, saya setuju dengan poin no.3

  16. Saya sependapat bahwa kata kunci yang jarang dicari orang justru bisa berada di #1 Google tapi memang konten juga sangat menentukan. Sebagai pemula, saya sudah buktikan. Jadi jgn terlalu “takut” dengan aturan SEO.

  17. Saya setuju, SEO itu sebenarnya tidak sulit tapi bukan berarti mudah karena itu tergantung dari banyak faktor dan parameter. Mengelola SEO untuk blog pribadi jelas berbeda cara dan strateginya dengan website perusahaan, media online atau ecommerce besar ya gan..

  18. Ingin sekali bisa rangking di Google mas, tapi kok sulit sekali ya Mas Manroe :D

  19. Saya tidak setuju kalau Joko Susilo di sebut sebagai pioneer Internet marketing, Dia tidak lebih hanya seorang penipu, sudah banyak korban yang tertipu oleh e book nya, Masa E Book gitu aja dijual senilai 200.000. Dia penipu kelas kakap. Sudah banyak orang yang tergiur dan tertipu oleh penawaran e book nya yang bombastis tapi begitu dipraktekkan hasilnya Nol Besar.

  20. awalnya saya nulis di blog murni untuk sharing pengalaman. Nggak nyangka ternyata tulisan saya mengandung unsur SEO. Lebih dari 1000 kata,mengandung keyword yang banyak dicari orang. Jadi beneran nangkring di page one urutan pertama pula. Intinya sih lebih kepada kekuatan konten.

    • Hi mba Enny

      Saya sering lihat kasus yang seperti ini, nulis yang niatnya untuk sharing pengalaman malah ternyata cukup/sangat berhasil baik dari sisi SEO maupun trafik.

      Saya sendiri sering menyarankan blogger pemula untuk menulis apa yang dia bisa/minati terlebih dahulu, karena kalau kita menguasai medannya tulisannya biasanya lebih mengalir. Seperti kata mba Enny, ‘kekuatan konten’. Kalau kontennya bagus, masalah trafik gak perlu ngandelin SEO, masih banyak channel lain yang bisa dimanfaatin.

      BTW, saya sudah mampir ke situsnya mba Enny, keren mba :)

  21. yang nomor 2 masih bingung, apakah seteleh kata kunci di share di sosmed langsung viral begitu saja?

    • Yang jelas harus dipromosikan terus sampai minimal orang lain ‘ngeh’ dengan keyword tersebut, kalau perlu diulang-ulang di setiap kesempatan.

  22. Ringkas dan mudah difahami. Namun dalam penerapannya memerlukan kejelian dan ilmu lebih, misalnya saja dengan optimasi SEO.

    Salam sukses Mas

Tinggalkan Balasan