Ternyata Kepribadian Anak Kecil Mampu Mengajarkan Ilmu Marketing

Ternyata Kepribadian Anak Kecil Mampu Mengajarkan Ilmu Marketing

karakter anak kecil
Image dari Pinterest.com

Dalam membangun sebuah bisnis, salah satu kemampuan yang paling penting harus dikuasai oleh para pelakunya adalah lihai dalam memasarkan produk bisnis atau yang biasa disebut dengan ilmu marketing. Bagi para pebisnis yang mempunyai kemampuan ilmu marketing yang mumpuni, akan lebih mudah dalam memasarkan sebuah produk hingga mendapatkan target penjualan yang lebih baik.

Namun yang menarik, ketika kita ingin mempelajari tentang ilmu marketing atau memasarkan sesuatu, ternyata kita bisa belajar dari banyak hal. Tidak hanya menengok kisah dari para pengusaha yang telah sukses atau para ahli di bidang bisnis, pada kenyataannya kita juga bisa belajar ilmu marketing dari karakter anak kecil. Bagaimana bisa? Berikut beberapa poin yang membuktikan bahwa kita bisa belajar ilmu marketing dari karakter anak kecil.

1. Berbagi Dengan Siapa Saja

Seperti diketahui umumnya anak kecil tidak terlalu memandang rumit siapa orang yang akan diajak bermain. Bahkan ketika mereka mempunyai sesuatu seperti jajanan, kebanyakan dari anak-anak akan mudah untuk memberikan jajanan tersebut kepada siapa saja.

Lalu apa yang bisa dipelajari? Jika kita bisa menerapkan upaya untuk mudah membagikan produk kepada siapa saja, maka produk kita akan lebih cepat untuk dikenal. Meski dalam ilmu pemasaran tetap dibutuhkan pertimbangan terlebih dahulu tentang target market, namun pada dasarnya memperkenalkan produk kepada setiap orang yang kita kenal atau jumpai merupakan cara yang termudah untuk memulai upaya marketing.

Artikel lain: Mau Ajari Anak Kelola Keuangan? Coba 4 Cara Berikut Ini

2. Mudah Mencari Teman

Karakter anak kecil berikutnya yang dapat membantu kita dalam mempelajari ilmu marketing adalah mudahnya mereka dalam mencari kawan. Ketika bermain di taman atau beraktifitas di sekolah, anak kecil cenderung tidak sungkan untuk mencari kawan baru. Dan pada kenyataannya hal seperti ini juga sangat membantu ketika kita sedang menjalankan upaya marketing.

Memperbanyak jaringan lewat kenalan baru merupakan salah satu resep jitu untuk lebih mudah memperkenalkan produk bisnis kita. Dan yang unik, terkadang justru para orang dewasalah yang enggan untuk lakukan hal seperti ini. Kita harus mulai mengubah karakter untuk lebih luwes dalam pergaulan, agar usaha marketing yang kita jalankan juga bisa menuai hasil memuaskan.

3. Bersemangat Dalam Menjalankan Beragam Hal

Upaya marketing tidak jarang mengharuskan para pelakunya untuk memiliki mental yang kuat. Hal ini dikarenakan, bukan tidak mungkin kita akan mendapatkan banyak penolakan atau kegagalan ketika mencoba memperkenalkan produk bisnis kita. Lalu apa yang bisa kita pelajari dari karakter anak kecil?

Mereka cenderung tidak pernah lelah untuk melakukan suatu hal. Utamanya jika hal tersebut mereka senangi, maka mereka akan nampak sangat bersemangat meski ada berapa hal yang bakal menghalangi mereka. Sifat selalu bersemangat dalam menjalani pekerjaan ini patut untuk kita contoh.

4. Tidak Takut Maupun Malu

Kita ketahui bersama bahwa kodrat anak kecil tentu masih belum terlalu mengerti apa itu rasa malu ataupun takut. Mereka cenderung lebih banyak bergerak didorong rasa keingintahuan atau untuk mendapatkan sesuatu. Ternyata kita bisa belajar dari karakter anak kecil yang belum punya rasa takut ataupun malu.

Ketika melakukan upaya marketing, tentu kita harus membuang semua ketakutan dan juga rasa malu dalam diri untuk fokus memasarkan bisnis. Jika kita terus melatih diri untuk tidak takut dan malu, maka lama-kelamaan hal ini akan menjadi karakter yang tentunya sangat bermanfaat bagi diri kita sebagai seorang marketer.

Baca juga: Inilah 7 Hal yang Bermanfaat dan Bisa Dipelajari Anak Anda dari Teknologi Online

5. Tahu Cara Mendapatkan Sesuatu

Tentu Anda sering mengamati, bagaimana seorang anak kecil yang menangis merengek jika menginginkan sesuatu seperti camilan ataupun mainan. Pada dasarnya tangisan yang mereka lakukan adalah cara untuk mendapatkan sesuatu, dan mereka tahu bahwa dengan menangis orang tua mereka akan memberikan yang mereka inginkan.

Kita harus melihat hal ini dari sisi positifnya, bahwa seorang anak kecil selalu tahu cara untuk mendapatkan yang mereka mau. Pun demikian dengan para pelaku marketing, mereka wajib mengetahui bagaimana untuk bisa memasarkan produk bisnis dengan berbagai cara. Tentunya bukan dengan menangis, namun dengan menyusun sejumlah strategi yang dapat memuluskan upaya marketingnya.

1 KOMENTAR

  1. iya bener juga sih mas, secara sifat dan kelakuan anak-anak itu kan sebetulnya sifat dasar manusia yang belum terpengaruh banyak hal negatif, jadi minimal dengan mempelajari sifat anak kecil, kita bisa tau tuh karakter dan sifat asli dari manusia yang bis akita manfaatkan untuk strategi pemasaran

Tinggalkan Balasan