Tenaga Surya adalah Energi Masa Depan, Ini 5 Alasannya

Tenaga Surya

Beberapa tahun yang lalu, tenaga surya (solar power) adalah teknologi yang nyaris tidak terdengar beritanya di bidang energi. Belakangan ini, teknologi tenaga surya telah mendapat perhatian serius dari banyak kalangan dan mendapat momentum untuk menjadi sumber energi potensial di masa mendatang.

Pada tahun 2015 lalu, Rinaldy Dalimi yang saat itu menjabat sebagai anggota Dewan Energi Nasional (DEN) pernah mengatakan bahwa kemajuan teknologi membuat listrik tenaga suraya akan semakin mudah dan murah untuk diproduksi.

Tenaga surya dapat membantu pembuatan gas, minyak, dan berbagai jenis energi lainnya yang selama ini belum ada. Untuk membuktikan hal ini, berikut ini Maxmanroe.com akan memberikan alasan mengapa energi surya telah ditakdirkan untuk menjadi sumber energi masa depan.

Tenaga Surya Sangat Murah

Produk yang berhubungan dengan energi matahari, seperti solar panel, diperkirakan harganya akan lebih murah sekitar 7% setiap tahunnya. Hal ini sudah terjadi di Amerika Serikat yang sebagian besar sudah menggunakan tenaga surya sebagai sumber energi untuk keperluan mereka sehari-hari.

Sepuluh tahun mendatang diperkirakan akan ada 100 juta orang Amerika yang tinggal di berbagai kota akan menggunakan tenaga surya karena lebih murah dibanding listrik biasa. Penghematan ini akan membuat setiap rumah bisa memangkas tagihan listrik mereka menjadi jauh lebih kecil dari sebelumnya.

Di beberapa perumahan di Indonesia, penggunaan panel surya sudah diterapkan di setiap rumah. Pihak developer tersebut tentunya sudah mengetahui arah perubahan sumber energi masa depan dan telah memperkirakan bahwa tenaga surya nantinya akan menjadi pilihan utama.




Pemasangan awal solar panel biayanya lebih mahal dan mungkin akan turun biayanya setiap tahun. Namun, dari sisi biaya pemakaian akan jauh lebih kecil biayanya dibanding dengan listrik tradisional. Departemen Energi A.S. meluncurkan SunShot Initiative, yang akan membantu menurunkan biaya pemasangan dan pemeliharaan panel surya.

biaya pemasangan dan pemeliharaan panel surya

Tenaga Surya Banyak Peminatnya

Sektor surya memiliki salah satu persentase pertumbuhan tertinggi bila dibandingkan dengan sektor utilitas energi lainnya. Di Amerikan Serikat sendiri, permintaan akan tenaga surya mengalami peningkatan sebesar 41%, membuatnya menjadi salah satu sumber energi generasi baru yang tertinggi, diikuti oleh gas alam.

Proyek tenaga surya di perumahan di Amerika Serikat mengalami pertumbuhan sekitar dari 60% dari tahun sebelumnya. Pada tahun 2013, panel surya telah dipasang pada lebih dari 3,5 juta rumah di Amerika Serikat.

Menurut analisis industri surya Amerika Serikat, permintaan akan panel surya akan terus meningkat setiap tahunnya.

Artikel lain: Tesla Dan Solarcity Targetkan Pulau Bertenaga Surya

Sumber Daya yang Ada Akan Semakin Berkurang

Kita tahu bahwa sumber energi tradisional seperti batu bara dan minyak tidak bisa diperbaharui dalam waktu cepat. Dan pada waktunya nanti, sumber energi tersebut akan semakin sedikit, bahkan habis selamanya. Minyak mentah misalnya, membutuhkan waktu jutaan tahun untuk terbentuk dan bisa digunakan.




Sayangnya, manusia telah menggunakan begitu banyak pasokan minyak bumi sebelum pasokan baru terbentuk di dalam bumi. Di sisi lain, energi matahari dapat terus diperbaharui karena matahari akan terus ada untuk waktu yang sangat lama.

Cepat atau lambat, penggunaan tenaga surya akan sangat diperlukan oleh manusia untuk kebutuhan sehari-hari.

Lebih Bermanfaat Dibanding Sumber Energi Lainnya

Industri tenaga surya dianggap mampu memberikan konsumen manfaat tertentu yang tidak didapatkan oleh industri energi lainnya. Energi surya cepat dipasang dan harganya bisa lebih murah.

Properti komersial dan perumahan akan mendapatkan manfaat dari sisi penghematan biaya penggunaan. Inilah yang akan membuat banyak konsumen beralih dari sumber energi tradisional ke energi matahari.

Selain itu, penggunaan energi matahari juga menawarkan insentif dan potongan pajak tambahan. Tidak seperti industri minyak, batu bara, dan gas alam, yang tidak memberi keuntungan seperti ini kepada konsumen mereka.

Tenaga Surya Tersedia Luas

Industri energi matahari telah berkembang pesat di Amerika Serikat. Di sana ada banyak retailer, perusahaan independen, dan penjual online yang memasarkan produk solar panel mereka. Ini keuntungan tersendiri bagi konsumen karena mereka lebih banyak pilihan.

Di Indonesia sendiri, saat ini sudah cukup banyak pengecer yang menjual produk paket tenaga surya. Bila Anda penasaran, silahkan buka situs marketplace seperti Bukalapak dan Tokopedia.

Dengan biaya sekitar Rp2 juta, masyarakat bisa mendapat pembangkit listrik tenaga surya di rumah mereka. Saat ini ada solar cell roof top berukuran 1 meter persegi yang dapat menghasilkan listrik sekitar 100 Watt setiap hari‎ dan membuat masyarakat lebih hemat biaya listrik.

Baca juga: Mengintip Trend Penggunaan Teknologi Dalam Ekonomi Digital

PENUTUP

Disadari atau tidak, suatu saat nanti kita akan masuk ke era dimana kita tidak lagi menemukan tiang listrik dengan kabel yang menjuntai di jalanan. Tenaga surya akan menjadi energi utama yang ramah lingkungan dan terjangkau bagi masyarakat Indonesia.



2 total comments on this postSubmit yours
  1. Negara kita sangat potensial dlm menangkap sinar matahari namun permasalahannya adalah biaya solar cell yg masih melambung di awang2 mas. Mau nbikin sendiri paling kapasitasnya masih rendah.

  2. Perluh perhatian khusus biar kedepannya lebih di maksimalkan lagi.

Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2018 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud