Tawarkan Konsep Periklanan Unik, Sticar Ubah Mobil Anda Menjadi Billboard Berjalan

sticar

Image dari Sti-car.com

Salah satu aspek yang sangat penting dalam dunia bisnis adalah masalah pemasaran melalui iklan. Dan saat ini salah satu alternatif media periklanan yang paling banyak digunakan oleh bisnis berskala besar adalah dengan menggunakan papan reklame atau media luar ruangan lain seperti baliho, videotron hingga poster dan selebaran. Dengan menggunakan media tersebut, banyak pemilik bisnis yang masih merasa bahwa tingkat keefektifitasnya tetap tinggi terutama di kawasan kota besar.

Namun yang harus dipahami adalah ternyata media periklanan luar ruangan seperti ini, menimbulkan beberapa permasalahan.  Selain itu, jika ditinjau dari kondisi pasar yang ada. Ternyata penggunaan media periklanan semacam ini juga semakin tergusur dengan beberapa alternatif periklanan yang lebih kreatif.

Permasalahan Media Periklanan

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, diakui atau tidak masih banyak permasalahan yang timbul akibat adanya #media periklanan luar ruang seperti papan reklame besar, baliho, videotron serta lain sebagainya. Permasalahan tersebut antara lain seperti permasalahan pajak, kemungkinan kecelakaan yang timbul akibat robohnya media periklanan tersebut, hingga yang paling menonjol adalah tampilan tata kota yang menjadi kurang sedap dipandang mata karena terlalu banyak dijejali dengan media promosi.

Selain itu dalam hal efektivitas, penggunaan media periklanan yang bersifat statis nyatanya juga tidak selalu memberikan hasil maksimal bagi pengiklan. Sifatnya yang statis,  membuat media perikanan ini cukup sulit jika diukur secara real time dan cenderung membosankan. Padahal jika dihitung kembali, penggunaan dana untuk media perikanan semacam ini juga menyedot biaya yang tidak sedikit.

Artikel lain: Aplikasi Obeng ~ Aplikasi yang Akan Membantu Anda Cari Lokasi Bengkel Kendaraan Saat Mudik

Dari sinilah kemudian muncul beberapa gagasan terkait dengan penyediaan alternatif media periklanan yang mampu memberikan hasil yang lebih efektif bagi para pengiklan serta minim resiko seperti yang telah disebutkan di atas. Salah satunya, coba dikemukakan oleh sebuah #startup digital bernama Sticar.

Solusi Media Periklanan Dari Startup Sticar

Setelah mengetahui beberapa permasalahan yang mungkin timbul dikarenakan adanya media periklanan luar ruang konvensional, beberapa  putra bangsa memiliki solusi untuk semakin mempermudah para pengiklan mempromosikan bisnisnya. Mendirikan sebuah startup yang diberi nama Sticar, tiga foundernya Rio Darmawan, Enzo Hutabarat dan Eric Rammada, menawarkan konsep baru media periklanan dimana nantinya bisa memanfaatkan kendaraan pribadi dalam hal ini mobil sebagai saran promosi.

Bagaimanakah konsepnya? Secara sederhana Sticar mengajak para pemilik kendaraan terutama roda empat untuk menjadikan tunggangannya tersebut sebagai alternatif media periklanan layaknya sebuah billboard berjalan.

Dengan memasang sebuah iklan visual tertentu di badan mobil, para pemilik mobil tersebut nantinya akan mendapatkan sejumlah fee berdasarkan jarak tempuh yang telah mereka lalui. Dari situlah sebuah solusi periklanan luar ruang yang inovatif, relatif aman, dan sangat terukur dapat dinikmati oleh para pemilik bisnis.

Menggunakan basis layanan melalui situs website serta sebuah #aplikasi mobile, nantinya pengawasan dan juga tracking terhadap perkembangan kampanye iklan yang dilakukan oleh sebuah brand atau pemilik bisnis tertentu, dapat diawasi secara realtime. Keuntungan bagi pemilik bisnis tentu dapat menyesuaikan target bisnisnya dengan sangat efektif serta keperluan biaya promosi yang relatif lebih rendah.




Cara Kerja Sticar

Mengenai detil terkait cara kerja startup nantinya para pemilik mobil yang ingin bergabung dengan Sticar, bisa langsung mengunduh aplikasinya dan mendaftarkan diri. Mengenai persyaratan, setiap pemilik mobil harus berusia di atas 21 tahun dan kendaraan yang dipakai mempunyai tahun pembuatan di atas tahun 2010 serta dilengkapi dengan asuransi aktif.

Setelahnya, para pemilik mobil bisa memilih jenis iklan yang ingin di tampilkan di mobil mereka mulai dari full wrap atau menutupi body mobil sepenuh, half wrap serta panel wrap yang hanya akan mengambil panel kaca mobil sebagai media iklan.

Ketika proses pemasangan iklan sudah dijalankan oleh tim Sticar, pemilik mobil tinggal melakukan check in pada aplikasi mobile ketika akan menjalankan mobilnya. Dari situ, akan tampil jumlah perolehan penghasilan yang didapat untuk setiap kilometer yang telah dilalui oleh pengemudi.

Baca juga: Go-Car ~ Layanan Terbaru Go-Jek untuk Kendaraan Roda Empat via Aplikasi yang Saingi Uber dan Grab

Hingga saat ini, startup Sticar telah didukung oleh pendanaan dari sebuah perusahaan family office investment, RnB Fund. Dari situ tim yang dipimpin oleh sang CEO,  Rio Harta Darmawan berharap dapat semakin  meningkatkan cakupan bisnis Sticar pada level yang lebih tinggi bahkan hingga mencapai pasar manca negara.

Tertarik mencobanya? Silahkan unduh aplikasi Sticar melalui Google Play Store atau bagi yang ingin menjadi rekanan pengiklan bisa mengunjungi situs resminya di www.Sti-Car.com.




1 comment on this postSubmit yours
  1. Menarik sekali untuk di coba! tentunya harus saya pelajari terlebih dahulu supaya pinter. Terima kasih Bang atas informasinya!

Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2018 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud