Projek ~ Aplikasi untuk Menjual Properti dengan Konsep Ojek Online

projek

Hingar bingar tentang dunia teknologi dan jaringan internet saat ini memang sangat luar biasa. Bagaimana tidak, kehidupan manusia dengan penggunaan PC, laptop dan smartphone telah banyak merubah gaya hidup serta kebudayaan manusia menjadi jauh lebih terkoneksi dengan dunia maya. Apalagi saat ini hubungan harmonis antara perangkat teknologi dan jaringan internet ini telah didukung oleh beragam aplikasi dan asesoris penunjang lainnya.

Dari sini keberadaan #teknologi berbasis online pun makin tak terbendung. Bahkan saking tak terbendungnya, manusia mau tak mau harus menyesuaikan dirinya agar tak tertinggal jauh dari dunia yang semakin canggih.

Salah satu komponen pendukung dari kemajuan teknologi berbasis online ini adalah #aplikasi. Saat ini aplikasi memang telah hadir dengan jumlah yang sangat banyak. Aplikasi yang ada ini memang dibutuhkan manusia untuk bisa mempermudah hidupnya. Salah satu aplikasi online terbaru yang kini makin membuat dunia online makin meriah adalah Projek. Lalu seperti apakah aplikasi projek ini sebenarnya? Berikut ulasannya.

Latar Belakang Peluncuran Projek

Projek yang resmi diluncurkan pada 27 November 2015 kemarin memangakan membuat para developer dan konsumen sama-sama mendapat kemudahan dalam urusan properti mereka masing masing. Menurut Chief Operating Officer (COO) Projek, Ronny Wuisan menyatakan bahwa juga akan membantu mereka para developer yang ingin memiliki cakupan bisnis lebih luas di seluruh Indonesia. Dengan adanya jaringan internet maka dunia akan makin terbuka dan akan membuat seseorag memiliki jaringan yang luas.

Lebih lanjut Ronny menyatakan bahwa Projek ini membidik dan menyasarkan dirinya pada produk properti kelas premium. Maka tak ayal bila para anggotanya adalah developer kelas kakap seperti Podomoro Golf View Cimanggis yang merupakan member pertama Projek.




Artikel lain: Aplikasi Navitime ~ Merintis Kesuksesan di Bidang Informasi Transportasi Umum Indonesia

Melingkupi Ranah Bisnis Properti

Projek sendiri adalah aplikasi yang bergerak di ranah #bisnis properti yang juga makin berkembang pesat. Dengan aplikasi ini maka pengembang yang ingin menjual produk propertinya akan dipermudah. Selain bisa mempermudah untuk menjual properti sendiri, dengan aplikasi ini  pengembang juga bisa menjalin kerja sama langsung dengan agen properti.

Di sisi lain konsumen yang sedang membutuhkan atau memerlukan sebuah properti juga akan terbantu ketika menggunakan aplikasi ini. Dari sini maka akan terihat bahwa cara kerja aplikasi Projek ini sama seperti layanan ojek online dimana penjual dan pembeli bisa terhubung secara online dengan sangat efektif.

Peluang Sektor Properti yang Masih Sangat Potensial

Sektor properti sendiri memang nampak masih sangat sangat potensial. Kebutuhan manusia akan perumahan atau tempat tinggal memang tak bisa lagi dielakkan. Dari sinilah bisnis properti setiap tahunnya selalu bertumbuh dan meningkat.

Dengan kombinasi antara cerahnya prospek bidang properti dengan penggunaan platform online yang makin mendapat tempat di masyarakat maka aplikasi Projek akan sangat menjadi solusi tepat bagi siapapun yang sedang menggerakkan dirinya di bidang properti.




Penggunaan Internet dan Fenomena Belanja Online

Berdasarkan data Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) tahun 2015 saat ini demografi pengguna #internet di Indonesia telah mencapai sedikitnya 73 juta atau sekitar 29 persen dari total populasi. Dari jumlah pengguna internet itu ada sekitar 58,4 persen merupakan orang-orang di usia 12 hingga 34 tahun. Pihak Chief Operating Officer (COO) Projek sendiri Ronny Wuisan mengakui bahwa penggunaan internet ini makin meningkat setiap tahunnya.

Belum lagi faktor penunjang belanja online yang saat ini sudah menjadi fenomena baru gaya hidup manusia modern. Dari dua faktor ini maka jelas peluang dan potensi bisnis properti melalui aplikasi akan semakin cerah dan menguntungkan.

Baca juga: KeMana ~ Layanan Informasi Jalur Trans Jakarta Yang Berbasis Aplikasi Mobile

Penggunaan Data via Ponsel Pintar (Smartphone)

Di Indonesia fenomena ini makin menjadi-jadi saat tercatat persentase terbanyak (20 persen) pengguna smartphone di Indonesia adalah orang-orang  yang”rakus data”. Orang-orang dikategori ini sendiri selalu menghasbiskan data yang mencapai 249 MB per hari.

Waktu yang digunakan untuk berselancar di dunia maya untuk menghabiskan dataya sendiri mencapai 126 menit per hari dengan waktu-waktu utama di malam hari (jam 19-22). Dari sini maka peluang aplikasi Projek menurut Ronny Wuisan akan semakin cerah dan bagus.  Aplikasi Projek sendiri saat ini bisa diunduh secara gratis di Google Playstore pada link di sini.



1 comment on this postSubmit yours
  1. Keren

Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2018 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud