Pentingnya 3 Budaya Kerja Untuk Membangun Sebuah Startup

Pentingnya 3 Budaya Kerja Untuk Membangun Sebuah Startup

budaya kerja

Startup saat ini sedang menjadi trend hampir diseluruh belahan dunia manapun, apalagi Indonesia. Di Indonesia saat ini pertumbuhan startup sangat menggurita, hampir setiap minggunya ada saja startup baru yang muncul dengan karakter unik dan khas yang mereka usung. Bagi sebagian orang mungkin asing dengan istilah startup, untuk membantu anda memahami makna dari startup silahkan pahami penjelasan berikut.

Apa itu Startup? Startup merupakan sebuah kata serapan dari Bahasa Inggris yang berarti tindakan atau proses memulai sebuah organisasi baru atau usaha bisnis. Menurut Wikipedia,

“Startup merujuk pada perusahaan yang belum lama beroperasi. Perusahaan-perusahaan ini sebagian besar merupakan perusahaan yang baru didirikan dan berada dalam fase pengembangan dan penelitian untuk menemukan pasar yang tepat”

Meski Startup di artikan sebagai perusahaan rintisan namun pengelolaan dan pengembangannya pun tidak semudah yang kita bayangkan, Perlu sebuah ketekunan dan pemahaman. Bukan itu saja sebagai seseorang yang membangun startup Anda harus memiliki budaya kerja yang baik dan energik.

Bahkan menurut Techcrunch, sebuah startup media online #teknologi yang telah memiliki pamor, budaya kerja merupakan faktor penting kesuksesan sebuah startup. Mustahil tanpa sebuah budaya kerja startup dapat sukses dan berkembang pesat. Lalu apa saja budaya kerja yang harus dimiliki sebelum membangun sebuah startup? Simak penjelasan berikut.

1. Buatlah Sebuah Tujuan yang Jelas

Buatlah sebuah tujuan yang memiliki kejelasan. Sebuah tujuan yang jelas dan memiliki kekuatan akan memberikan sebuah startup arah yang jelas dan baik untuk menyatukan sebuah tim untuk bekerja sama membesarkan startup tersebut.

Apabila seluruh individu di dalam sebuah startup sudah memiliki sebuah visi yang sama maka efeknya bisa menjadi sangat besar bagi keberhasilan startup tersebut dimasa mendatang. Sebagai contoh, #Google adalah salah satu bukti terbaiknya. Sejak mereka berdiri sampai dengan sekarang, produk-produk mereka selalu mendapatkan tempat spesial di pasar dan di hati para konsumen yang menggunakan produk mereka.

Keterampilan yang dibutuhkan untuk mengembangkan produk tersebut datangnya dari tim yang unik dan terdiri dari individu yang berbeda, mulai dari web developer hingga insinyur hardware. Mereka bersatu untuk tujuan mendefinisikan bagaimana tujuan tersebut akan disampaikan dan dapat membawa tim sukses bersama.

Artikel lain: 5 Ahli Yang Mutlak Anda Butuhkan Dalam Membangun Sebuah Startup

2. Selalu Budayakan Transparansi atau Keterbukaan

Komunikasi yang terbuka adalah salah satu kunci untuk menjalankan sebuah hubungan kerja yang baik, dan hal ini tidak dapat terbantahkan. Sebuah komunikasi yang baik adalah komunikasi yang selalu berlandaskan kejujuran dan keterbukaan.

Bukan berarti setiap orang yang ada dalam startup itu harus tahu mengenai semua keadaan perusahaan, tetap ada batasan dan kapasitasnya. Akan tetapi keterbukaan di sini lebih berbicara kepada keyakinan bahwa aktivitas yang dikerjakan setiap orang dalam organisasi secara independen sejalan dengan tujuan startup tersebut dibangun.

Keterbukaan membantu setiap individu di dalam tim startup dapat memahami alasan di balik keputusan penting yang dalam mengembangkan startup tersebut.

Baca juga: Sukses Bersama Startup di Tahun Pertama? Bukan Hal yang mustahil lho

3. Belajarlah Menjadi Seseorang yang “GILA”

Unsur terakhir adalah kegilaan, gila disini bukan berarti anda harus menjadi seseorang yang terganggu mentalnya. Namun gila disini yakni sebuah budaya kerja yang di dalamnya menyatukan unsur dari lelucon lucu hingga pengetahuan industri. Pasalnya hal ini mampu menciptakan sebuah atmosfir yang menyenangkan dalam menjalankan #startup.

Aspek tersebut memberikan sebuah penegasan bahwa perusahaan Anda menerima dan menampung setiap kreatifitas yang dimiliki orang – orang yang ada dalam startup. Budaya seperti ini sudah diterapkan pada perusahaan-perusahaan di Silicon Valley, yang terkenal dengan memasukkan unsur “gila” dalam budaya mereka meskipun dengan sebutan yang berbeda.

Dengan adanya budaya kerja di atas karyawan akan tahu bahwa ketika hal yang tidak diinginkan terjadi, ada tim di belakang mereka yang akan mendukung mereka dan tertawa bersama.

Jadi sebelum Anda membangun sebuah startup, ada baiknya anda bangun dulu sebuah budaya kerja yang baik dan menyenangkan. Karena dengan budaya kerja yang menyenangkan dan tidak monoton, hal tersebut dapat memberikan sebuah efek yang sangat besar bagi startup yang anda bangun dikemudian hari.

1 KOMENTAR

  1. menjadi “gila”… pijakan terpenting dalam berbisnis… asalkan gilanya terukur… jangan sampe keluar dari waktu-waktu ibadah.. :)

Tinggalkan Balasan