Beranda Career Pengertian Kompensasi: Memahami Definisi, Tujuan, Jenis, dan Kriteria Pemberian Kompensasi

Pengertian Kompensasi: Memahami Definisi, Tujuan, Jenis, dan Kriteria Pemberian Kompensasi

Pengertian Kompensasi Adalah

Apakah Anda tahu apa itu kompensasi (compensation)? Sebagian besar dari kita menganggap bahwa pengertian kompensasi adalah sesuatu yang diberikan kepada orang lain dalam bentuk uang.

Namun, kompensasi tidak selalu dalam bentuk uang. Bisa juga dalam bentuk lainnya, misalnya; sertifikat penghargaan, asuransi jiwa, dan lain sebagainya.

Pada artikel ini akan dibahas beberapa hal yang berhubungan dengan kompensasi, di antaranya:

  • Pengertian kompensasi, baik secara umum maupun menurut para ahli.
  • Terminologi kompensasi dalam bisnis.
  • Jenis-jenis kompensasi.
  • Tujuan memberikan kompensasi.
  • Dan kriteria yang umum digunakan dalam memberikan kompensasi.

Seperti kita ketahui, kompensasi adalah salah satu pengeluaran utama dalam banyak bisnis. Yuk simak ulasan selengkapnya, agar Anda lebih paham apa yang dimaksud dengan kompensasi.

Pengertian Kompensasi

Istilah kompensasi merupakan kata yang diserap dari bahasa Inggris, Compensation. Menurut asal katanya, kompensasi adalah sesuatu yang diberikan kepada seseorang, biasanya berupa uang, sebagai balasan atas pekerjaan, kehilangan, atau cedera.

Dalam bidang ekonomi dan bisnis, pengertian kompensasi adalah semua imbalan yang diterima oleh seorang pekerja atas jasa atau hasil kerjanya pada sebuah organisasi atau perusahaan di mana imbalan tersebut dapat berupa uang ataupun barang, baik langsung ataupun tidak langsung.

Kompensasi dalam bentuk uang, artinya pekerja tersebut dibayar sejumlah uang kartal atas pekerjaannya. Sedangkan kompensasi dalam bentuk barang, artinya pekerja tersebut dibayar dengan barang tertentu atas jasanya.

Istilah kompensasi sangat berhubungan dengan imbalan-imbalan finansial (financial reward) yang diberikan kepada seseorang atas dasar hubungan kerja.

Biasanya kompensasi diberikan dalam bentuk finansial (uang) karena pengeluaran moneter yang dilakukan oleh sebuah organisasi.

Pemberian kompensasi yang baik kepada pekerja/ karyawan akan memberikan dampak positif pada sebuah organisasi, di antaranya:

  1. Memacu karyawan untuk berprestasi dan bekerja lebih giat.
  2. Perusahaan mendapat pekerja yang berkualitas baik.
  3. Memudahkan proses administrasi dan aspek hukum.
  4. Menjadi daya pikat bagi pencari kerja yang berkualitas.
  5. Perusahaan memiliki kelebihan tersendiri dibanding kompetitor.

Artikel terkait: Memahami Flexible Employee Benefit dan Manfaatnya

Pengertian Kompensasi Menurut Para Ahli

Agar lebih memahami apa itu kompensasi, maka kita dapat merujuk pada pendapat beberapa ahli berikut ini:

1. Sedarmayanti

Menurut Sedarmayanti (2011:239), pengertian kompensasi adalah segala sesuatu yang di terima oleh karyawan sebagai balas jasa kerja mereka.

2. Husein Umar

Menurut Husein Umar (2007:16), pengertian kompensasi adalah segala sesuatu yang diterima oleh pegawai, baik itu berupa gaji, upah, insentif, bonus, premi, pengobatan, asuransi dan lain-lain, dan sejenisnya yang di bayar langsung perusahaan.

3. Wibowo

Menurut Wibowo (2007:461), arti kompensasi adalah kontra prestasi terhadap penggunaan tenaga atau jasa yang telah diberikan oleh tenaga kerja kepada perusahaan.

4. Andrew F. Sikula

Menurut Andrew (di kutip oleh A. A. Anwar Prabu Mangkunegara 2009:83), pengertian kompensasi adalah segala sesuatu yang dikonstitusikan atau dianggap sebagai suatu balas jasa atau ekuivalen.

5. Alex S. Nitisemito

Menurut Alex S. Nitisemito (1986:149), arti kompensasi adalah suatu balas jasa yang diberikan oleh perusahaan kepada para karyawannya yang dapat dinilai dengan uang dan mempunyai kecenderungan diberikan secara tetap.

6. T. Hani Handoko

Menurut T. Hani Handoko (2001:155), pengertian kompensasi adalah segala sesuatu yang diterima para karyawan sebagai balas jasa untuk kerja mereka.

Baca juga: Pengertian Insentif

Terminologi Kompensasi dalam Bisnis

Pengertian Kompensasi Adalah

Dalam bisnis, kompensasi diartikan sebagai bentuk pendapatan berupa uang yang secara langsung diterima oleh karyawan atau anggota bisnis sebagai imbalan atas jasa yang sudah diberikan terhadap perusahaan.

Kompensasi sering dikaitkan dengan gaji, namun tidak semua jenis kompensasi dapat dikatakan sebagai gaji. Ada beberapa terminologi kompensasi dalam sebuah bisnis atau perusahaan yaitu:

1. Upah atau Gaji

Upah/gaji merupakan bayaran wajib yang diterima karyawan dari perusahaannya. Upah/gaji berhubungan dengan tarif per jam, jadi semakin lama bekerjanya dalam hitungan jam, maka upah akan semakin besar atau biasa disebut uang lembur diluar jam kerja.

2. Insentif

Perusahaan biasanya memberikan gaji insentif sebagai bentuk upah diluar gaji pokok. Umumnya diberikan saat perusahaan mendapatkan keuntungan lebih atau karena adanya upaya pemangkasan biaya lain.

3. Tunjangan

Biasanya disebut benefit yang umumnya diberikan kepada karyawan perusahaan dalam bentuk asuransi jiwa dan kesehatan, program pensiun atau lainnya.

4. Fasilitas

Fasilitas perusahaan juga dapat dikatakan sebagai bentuk kompensasi yang berupa kenikmatan dan kenyamanan bagi karyawannya, seperti mobil, tempat gym di kantor, tempat parkir khusus bagi karyawan tertentu dan lainnya.

Baca juga: Manajemen Sumber Daya Manusia

Jenis-Jenis Kompensasi

Jenis Kompensasi

Kompensasi adalah bentuk penghargaan bagi karyawan atau anggota perusahaan yang penting untuk mendapatkan kebijakan khusus. Tanpa adanya kompensasi dapat menurunkan nilai sumber daya manusia dalam perusahaan karena berkurangnya antusias dan ambisi untuk bersaing.

Selanjutnya, kompensasi berdasarkan jenisnya dapat dibedakan menjadi 3 macam yaitu:

1. Kompensasi Finansial Langsung

Bentuk kompensasi berupa gaji atau upah yang dibayarkan karena kewajiban atau pokok, misalnya bayaran pokok, bayaran intensif berupa bonus dan komisi.

2. Kompensasi Finansial tak Langsung

Bentuk kompensasi dalam bentuk bayaran diluar kewajiban. Perusahaan berhak memberikan atau tidak memberikan kompensasi tambahan ini bagi karyawannya kecuali jika memang dibutuhkan seperti cuti kehamilan.

3. Kompensasi non financial

kompensasi yang diberikan hanya jika anggota mampu menyelesaikan pekerjaan tantangan dan bisa mencapai target perusahaan dengan cara inovatif.

Tujuan Memberikan Kompensasi

Compensation

Pada umumnya, jika gaji pokok yang diberikan perusahaan tidak sesuai dengan beban kerja, karyawan akan memilih mencari pekerjaan lain. Padahal merekrut pegawai baru itu lebih sulit daripada mengembangkan apa yang sudah dimiliki perusahaan.

Berikut beberapa tujuan diberikannya kompensasi untuk karyawan:

  1. Sebagai bentuk penghargaan bagi karyawan.
  2. Sebagai jaminan keadilan gaji karyawan.
  3. Sebagai upaya untuk mempertahankan karyawan dan mengurangi turnover pegawai.
  4. Untuk mendapatkan karyawan yang berkualitas.
  5. Upaya untuk pengendalian biaya.
  6. Untuk memenuhi peraturan-peraturan perusahaan juga nasional.

Melalui kompensasi, bagaimana suatu bisnis atau perusahaan dapat dikatakan mampu mencapai keberhasilan suatu sistem yang sudah dibuat, dan apa kriterianya?

Suatu perusahaan bisa dikatakan berhasil dalam mencapai sistem hanya jika mencapai berikut ini:

  • Perusahaan mampu mempertahankan individu-individu yang berkompeten dan berkualitas.
  • Perusahaan mampu mencapai target dan tujuan lebih cepat dari yang direncanakan.
  • Memberikan spektrum yang lebih luas terhadap perilaku dari seluruh anggota perusahaan.
  • Tercapainya keadilan atau persamaan bagi seluruh karyawan tanpa adanya ketimpangan.
  • Sesuai dengan ketentuan peraturan dalam suatu wilayah (misalnya UMR).

Kriteria Pemberian Kompensasi

Pemberian kompensasi tidak mungkin dilakukan secara asal-asalan, harus disertai pertimbangan yang memiliki dasar.

Kebijakan pemberian kompensasi dalam suatu perusahaan didasarkan atas hal-hal berikut ini:

1. Harga atau Nilai Pekerjaan

Penilaian harga pekerjaan harus menjadi prioritas utama dalam menentukan tindakan kompensasi seperti apa yang harus direncanakan perusahaan.

Penilaian harga pekerjaan dapat didasarkan atau dua hal. Pertama, berdasarkan jenis keahlian suatu pekerjaan, tingkat resikonya dan kerumitannya.

Kedua, dengan melakukan survei harga kompensasi dari organisasi lain yang bisa dijadikan patokan untuk menentukan harga.

Survei harga tersebut penting untuk mempertahankan karyawan yang qualified dari kemungkinan pengunduran diri.

2. Sitem Kompensasi

Sistem kompensasi dapat dilakukan melalui dua hal, yakni karena prestasi dan karena waktu.

Anda sebagai pimpinan perusahaan dapat memberikan kompensasi atas dasar prestasi yang mampu dicapai karyawan seperti pencapaian target.

Kompensasi prestasi membuat karyawan Anda akan berlomba-lomba untuk menghasilkan yang terbaik agar mendapatkan bonus.

Namun, pada perusahaan tertentu sulit untuk menentukan kompensasi melalui prestasi, bisa diakali dengan melalui sistem waktu.

Jadi karyawan hanya akan mendapatkan bonus ketika bekerja melebihi waktu, misalnya uang lembur.

Baca juga: Pengertian Modernisasi

Kesimpulan

Dari penjelasan di atas dapat diambil kesimpulan bahwa pengertian kompensasi bisa berbeda, tergantung konteks yang dibicarakan.

Dalam bidang bisnis, kompensasi mengacu pada remunerasi yang diberikan kepada seorang pegawai sebagai imbalan atas jasanya.

Tingkat kompensasi yang diterima seorang pegawai tergantung pada beberapa faktor, seperti; keterampilan dan produktivitas karyawan, peran karyawan di perusahaan, kemampuan keuangan perusahaan, dan lain sebagainya.

Itulah penjelasan terkait pengertian kompensasi, jenis, tujuan, dan kebijakannya dalam suatu perusahaan atau bisnis. Semoga artikel ini bermanfaat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here