Penetrasi Ke Indonesia, Aplikasi Streaming Live.me Usung Target Besar

Image dari Liveme.com

Jika dibandingkan beberapa tahun yang lalu ketika fasilitas internet belum begitu baik, banyak layanan berbasis online yang belum bisa diakses secara maksimal oleh pengguna di Indonesia. Namun kini untuk beberapa lokasi terutama yang berada di kawasan kota besar, akses internet sudah semakin lancar sehingga memungkinkan masyarakat untuk mengakses layanan yang lebih luas.

Salah satu layanan yang membutuhkan akses internet baik adalah aplikasi live streaming.  Layanan semacam ini memang semakin populer terutama di kalangan anak muda. Sebagai wujud eksistensi diri, atau untuk memantau kegiatan artis serta publik figur idola, aplikasi live streaming merupakan media yang dirasa sangat tepat.

Yang terbaru, ada penyedia layanan #aplikasi live streaming anyar yang ingin mencoba peruntungan di pasar Indonesia, yakni aplikasi Live.me. Melihat besarnya potensi di Indonesia, Live.me memiliki target yang cukup besar untuk meraih kesuksesan.

Resmi Aktif Di Indonesia

Disampaikan oleh SVP Product Live.me, Yuki He, Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki jumlah penduduk pengguna #smartphone aktif terbesar di dunia. Terlebih dengan semakin majunya akses internet, menjadi alasan mengapa aplikasi live streaming Live.me sangat tertarik untuk menjajal pasar nusantara.

Selain itu, untuk bisa bersaing dengan layanan sejenis yang sudah lebih dulu beroperasi, Live.me lebih mengutamakan pengawasan konten serta menciptakan wadah komunitas yang mampu memberi dampak positif bagi generasi muda.




Artikel lain: Meerkat ~ Aplikasi Mobile Untuk Live Streaming Video

“Live.me bertekad untuk membangun komunitas muda, bersih, sehat, dan positif di seluruh dunia. Kami juga ingin membantu pemerintah menciptakan wadah siaran langsung yang sehat serta meningkatkan penetrasi internet di Indonesia,” ujar He.

Seperti diketahui meskipun Indonesia mempunyai potensi besar untuk menjadi target pengguna aplikasi mobile, masih terdapat beberapa permasalahan seperti maraknya konten bersifat negatif seperti pornografi atau yang berhubungan dengan informasi palsu. Inilah hal yang harus dihadapi oleh pengembang Live.me agar nantinya bisa menawarkan sesuatu yang berbeda dan memenangkan persaingan.

Menargetkan Para Insan Kreatif

Lebih lanjut He menyebut bahwa saat ini tren penggunaan aplikasi live streaming sudah menjangkiti masyarakat dunia. Bahkan, dalam data diungkap bahwa satu dari 5 pengguna ponsel pintar di Amerika tertarik untuk melakukan streaming video secara langsung.

Di bawah Amerika, ada beberapa negara lain yang juga mempunyai kecenderungan serupa. Negara tersebut adalah India, Brasil serta Indonesia. Dari situ diprediksi dalam 12 tahun ke depan, penggunaan ponsel pintar untuk melakukan video live stream sudah semakin mudah.




Namun, untuk beberapa tahun ini salah satu target yang ingin di pasar adalah dalam hal pertumbuhan konten kreatif yang ada di dalam platform tersebut. Untuk itu, Live.me berupaya untuk merangkul semakin banyak kreator video Lokal yang memiliki kreativitas tinggi mulai dari public figure, musisi, entertainer atau penggunaan kreatif lain seperti event dan kejadian live streaming.

Di lain sisi, Live.me juga berupaya mendekati serta menjalin kerjasama yang luas dengan para pemangku kepentingan dan pemain industri di Indonesia. Langkah ini ditempuh dengan tujuan untuk membangun ekosistem yang ramah bagi pertumbuhan tren live streaming.

Mengutamakan Pengawasan Konten

Menyambung apa yang telah disampaikan sebelumnya, salah satu masalah yang kerap dihadapi oleh pengembang layanan berbasis online adalah, banyaknya konten yang dirasa tidak sesuai dengan kebijakan platform. Tidak hanya aplikasi live streaming, platform lain seperti media sosial juga mengalami masalah serupa. Beberapa jenis konten yang dirasa mengganggu antara lain yang berbau pornografi, kekerasan, hoax, ujaran kebencian dan lain-lain.

Baca juga: Ingin Menangi Persaingan Streaming Online? Lakukan Lokalisasi Konten

Untuk itulah, Live.me mempunyai langkah tersendiri yakni dengan membuat tim pemeriksa serta sistem pemantau yang aktif selama 24 jam nonstop. Dengan adanya mekanisme pengaman seperti ini, diharapkan konten yang tidak sesuai dengan panduan layanan bisa semakin dibatasi bahkan secara otomatis dihilangkan dari layanan Live.me.

“Konten tidak layak dilarang secara tegas dalam aplikasi Live.me. Upaya ini juga untuk mematuhi ketentuan pemerintah, serta untuk menciptakan aplikasi inovatif yang dapat menyajikan konten positif bagi para pengguna, khususnya di Indonesia,” tegas He.




1 comment on this postSubmit yours
  1. Sekarang sudah jamannya semua aplikasi sosial media tersedia live streaming, yang jelas karena terbukti menyita banyak orang. Tapi itu dia, sesuai yang Admin bilang sayangnya banyak konten yang tidak sesuai dengan platform.

Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2018 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud