Merasa Gaji Tak Sepadan? Negosiasikan Dengan Tips Berikut Ini

Image dari Thetiquetteschool.com

Image dari Thetiquetteschool.com

Dalam dunia kerja, banyak hal yang menjadi pokok pertimbangan sebelum seseorang memutuskan bekerja di suatu tempat atau perusahaan. Lokasi tempat kerja, lingkungan, kredibilitas serta legalitas adalah beberapa di antaranya yang harus diperhatikan.

Faktor lain yang tak bisa dipungkiri menjadi penentu utama adalah masalah gaji. Bagaimana tidak, karena gaji atau penghasilan merupakan hal dibutuhkan dan menjadi ukuran kinerja yang telah kita lakukan. Jika seseorang mempunyai skill serta tingkat pendidikan tinggi, umumnya tentu akan mendapat gaji yang lebih baik dibanding mereka yang hanya mempunyai kemampuan pas-pas an.

Namun masalahnya adalah tak jarang ada beberapa perusahaan yang tidak memberikan taraf penghasilan yang sesuai. Perusahaan tersebut mematok rate gaji yang di bawah standar umumnya gaji yang bisa diperoleh seorang pegawai dengan kemampuan tertentu.

Di sini mau tidak mau kita harus mengajukan keberatan dan memasang “harga” yang sesuai untuk kualitas kita. Nah, agar peluang kerja tidak malah terbang gara-gara negosiasi gaji yang buruk, berikut ini beberapa tips yang bisa Anda jalankan ketika melakukan tawar menawar gaji dengan perusahaan.

1. Awali Negosiasi Gaji Dengan Mempelajari Profil Perusahaan

Pada tahap awal mungkin bisa disebut sebagai persiapan jika kita menghadapi kondisi di mana kita harus bernegosiasi masalah gaji. Yang harus kita lakukan adalah mempelajari profil dan masalah kepegawaian perusahaan tersebut.




Dengan mengetahui hal ini ada beberapa informasi berharga yang bisa kita dapatkan. Di antaranya yakni tentang rentan gaji pegawai dari perusahaan tersebut. Untuk setiap posisi tentu diberikan taraf gaji yang berbeda. Dan disesuaikan dengan kriteria yang kita miliki, kita bisa menentukan perkiraan kasar dari gaji yang “pantas” kita ajukan.

Artikel lain: Gaji Besar Berarti Sukses? Tunggu Dulu

2. Tunjukkan Bahwa Anda Memang Layak Mendapat Lebih

Ketika masuk pada masalah gaji, terkadang ada perusahaan yang tidak bisa menerima penawaran nominal gaji yang kita ajukan dan meminta kita menurunkan nilai tersebut. Ketika dihadapkan pada masalah seperti ini, Anda tidak perlu panik atau bahkan langsung saja menerima permintaan tersebut.

Kita tentu masih bisa menawarkan negosiasi gaji untuk mempertahankan nilai yang sudah kita patok. Namun dalam hal ini perusahaan tentu tidak bisa begitu saja menerima negosiasi kita tanpa adanya penjelasan yang logis dan meyakinkan.

Langkah yang bisa diambil yakni dengan menjelaskan dengan bukti konkret semisal pengalaman kerja serta prestasi yang pernah kita lakukan sebelumnya, contoh kita pernah sukses memimpin proyek di suatu daerah dan proyek tersebut berhasil dengan sangat baik. Bukti tersebut bisa menjadi daya ungkit nilai yang Anda miliki di mata perusahaan serta tentu menjadi bahan pertimbangan perusahaan untuk menerima nominal gaji yang kita ajukan.




3. Selalu Dasarkan Penjelaskan Dari Fakta

Masih terkait dengan poin sebelumnya, ketika kita mencoba bernegosiasi masalah gaji jangan pernah sampaikan satu hal yang tidak berdasar fakta atau lebih-lebih hanya karangan Anda sendiri. Bicaralah dengan jujur dan selalu lengkapi dengan fakta untuk mendukung argument kita.

Jika hubungannya dengan gaji, kita bisa mengangkat beberapa fakta seperti kondisi kebutuhan hidup di daerah tersebut. Selain itu kita juga bisa memberikan perbandingan logis antara gaji di perusahaan tersebut dengan gaji yang diajukan perusahaan lain untuk posisi serupa.

Ketika kita bisa mempertahankan argumen melalui fakta-fakta yang kita miliki, maka semakin yakin pula perusahaan untuk memberikan gaji yang sesuai. Namun ingat, jangan terkesan memojokkan pihak perunding. Tetap jaga cara negosiasi dan yang pasti tetap bersikap profesional.

Baca juga: Tips HaloMoney Indonesia, Ubah 10% Gaji Anda Menjadi Sebuah Bisnis Potensial!

4. Siapkan Rencana yang Terburuk

Untuk tahap akhir dari proses negosiasi gaji, tak jarang pihak perusahaan tetap bersikukuh dengan nominal yang harus diturunkan. Oleh karena itu, ada 2 pilihan yang bisa dilakukan. Yang pertama adalah menurunkan nominal gaji yang kita berikan, namun tidak sampai menyentuh level yang diharapkan perusahaan.

Ini menjadi jalan tengah ketika negosiasi berjalan alot. Dan mengapa tidak langsung menyetujui permintaan perusahaan, alasannya adalah untuk mempertahankan nilai tawar kita sendiri di mata perusahaan.

Namun, jika kembali angka terakhir tidak disetujui, saran kami adalah melepas pekerjaan tersebut. Anda tidak perlu kawatir, jika memang kita memiliki kualitas pasti akan ada perusahaan lain yang bisa menerima kita. Yang terpenting adalah  memastikan  bahwa kinerja kita nantinya benar-benar sesuai dengan penawaran yang kita ajukan.



1 comment on this postSubmit yours
  1. Info yang sangat bermanfaat dalam hal perencanaan, pelaksanaan dan antisipasi
    thanks

Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2018 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud