Mau Mulai Merintis Startup? Cermati 5 hal Berikut Ini Agar Suskes

merintis startup

Image dari Carlsondash.com

Sebagai sebuah bisnis rintisan berbasis teknologi, kini startup memang semakin menjadi primadona masyarakat masa kini, terutama kaum mudanya. Ya, pengguna perangkat teknologi yang semakin tumbuh setiap harinya menjadikan bisnis startup ini semakin memiliki peluang besar untuk sukses besar. Bukti kesuksesan bisnis startup ini sendiri sudah banyak yang sudah mencapainya, sebut saja  Path, #Gojek atau Tokopedia yang telah memperoleh pangsa pasar yang membuat keuntungannya meningkat berkali-kali lipat.

Meski awalnya dijalankan dengan segala sesuatu yang penuh keterbatasan, seperti pada modal, sumber daya manusia dan pendukung bisnisnya, namun dengan sejumlah ide dan strategi pemasaran yang cemerlang, maka bisnis ini pun akan mampu mencapai kesuksesan. Namun demikian meski memiliki peluang yang besar, bisnis startup pun seperti bisnis-bisnis yang lain juga memiliki kemungkinan untuk gagal. Nah dari sinilah maka Anda yang akan coba memulai bisnis #startup ini haruslah berhati-hati dan mencermati beberapa hal berikut ini agar sukses.

1. Konsep dan Layanan

Hal pertama yang peru dicermati saat akan merintis startup adalah konsep dan layanan. Hal ini sesuai dengan pernyataan dari Takahiro Suzuki selaku General Manager Cyber Agent Ventures Indonesia yang mengatakan bahwa startup harus menawarkan sesuatu yang orisinal untuk bisa bersaing dan membesar.

Lebih lanjut ia juga menyatakan bahwa dibandingkan melayani perusahaan besar, layanan startup harus lebih bisa menjangkau kebutuhan konsumen. Mengapa demikian? Sebab menurut Takahiro Suzuki, startup yang bisa berkontribusi ke banyak orang akan memiliki lebih besar peluang untuk berkembang. Hal ini dikarenakan juga bahwa tak bisa dipungkiri bahwa konsumen merupakan sumber omset atau penghasilan sebuah perusahaan.

Artikel lain: Startup Sukses Dimulai dari Kerjasama 3 Pihak Utama Ini Lho




Maka dari itu Takahiro Suzuki mengusulkan agar setiap founder startup harus punya pemikiran untuk memenangkan pasar sejak dari awal. Meski itu harus dimulai dari pasar lokal, namun dengan seiring pertumbuhan perusahaan maka mereka bisa merambah ke pasar yang lebih luas lagi. Jangan lupa juga untuk menerapkan strategi dan skenario pengembangan bisnis yang realistis.

2. Modal

Setiap bisnis pasti membutuhkan modal, termasuk startup. Nah untuk Anda yang akan memulai bisnis startup ini Anda juga harus mencermati masalah modal. Jangan hanya modal nekat saja yang Anda bawa, tapi pastikan ada modal dalam wujud uang yang sebelumnya telah Anda hitung dan perkirakan.

Untuk bisnis startup, termasuk di Indonesia, Anda memang berkesempatan untuk bisa menarik investor guna mendanai startup Anda asal ide dan “nilai jual” startup Anda terbilang bagus. Dan untuk  pendanaan dari investor ini Anda bisa mendapatkan dana atau modal dari ratusan juta rupiah bahkan lebih dari Rp1 triliun.

3. Tim

Ya, Anda memang tak bisa menjalankan bisnis startup ini sendirian. Anda butuh tim atau orang-orang yang membantu pekerjaan Anda. Nah untuk itu cermatilah faktor atau komponen SDM (Sumber Daya Manusia) yang akan bekerja bersama-sama Anda membangun bisnis rintisan ini. Agar sukses, Anda mau tak mau memang harus memilih tenaga kerja yang tepat dan mumpuni di bidangnya masing-masing.

Jangan sampai salah rekrut. Setelah mendapatkan orang-orangnya, jangan lupa untuk membentuk konsep kerja tim yang saling bersinergi. Terapkan konsep kerja tim yang solid dan saling mendukung satu sama lainnya.




4. Perangkat Pendukung

Berikutnya, hal yang perlu dicermati saat membangun sebuah startup adalah perangkat pendukung. Maksudnya saat bekerja, tentu akan ada beberapa peralatan dan perlengkapan kerja yang dibutuhkan. Nah sinilah peran komponen perangkat pendukung ditentukan.

Semakin baik perangkat pendukung dalam roda bisnis startup maka semakin besar pula peluang Anda untuk mampu menjadikan bisnis startup Anda tumbuh dan berkembang, dan begitu sebaliknya. Karena bisnis startup ini umumnya berhubungan dengan teknologi maka cermat lah saat akan membelinya. Perhatikan spesifikasi, kemampuan, harga dan juga kebutuhan perusahaan Anda.

Baca juga: Rahasia Di Balik Kesuksesan Startup di Silicon Valley

5. Passion

Terakhir, hal yang perlu dicermati saat membangun sebuah startup yaitu passion. Ya,bisnis startup ini memang membutuhkan passion dari foundernya untuk bisa sukses. Lynn LeBlanc , seorang  yang sudah bergelut sejak lama di dunia startup (CEO dan pendiri HotLink) mengatakan bahwa bisnis startup pasti akan sering mengalami pasang surut.

Nah untuk menghadapi pasang surut inilah tidak hanya dibutuhkan modal dan perangkat pendukung yang mumpuni saja, tapi juga sebuah passion atau kesenangan untuk menjalankan startup.



Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2018 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud