Liga Digital Indonesia ~ Kompetisi Kreator Aplikasi Asli Indonesia

Liga Digital Indonesia
Image dari Unibi.ac.id

Semakin berkembangnya dunia #teknologi dan informasi di Indonesia dewasa ini menjanjikan sebuah potensi bisnis digital yang luar biasa besar ke depan. Banyak startup tumbuh berkembang dengan sendirinya tanpa ada suatu wadah dan habitat yang memadai. Selain itu juga banyak sekali muncul developer-developer aplikasi yang sebenarnya sangat bermanfaat bagi masyarakat berdiri secara mandiri.

Taruh saja misalnya GoJek, sebuah inisatif transportasi yang berbasis pada #aplikasi pada smarthpone. Ini merupakan sebuah terbosan yang sangat bagus dan berguna untuk masyarakat. Dan tidak menutup kemungkinan ke depan jika mendapatkan tempat berkembang yang ideal, bakal ada banyak aplikasi yang muncul di Indonesia dan tentunya berguna bagi mereka.

Melihat fakta semakin bertumbuhnya kreator aplikasi di Indonesia, Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia, Masyarakat Industri Kreatif Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia, Klik Indonesia dan Teknopreneur Indonesia membuat suatu ajang pertandingan untuk mewadahi para pembuat aplikasi tersebut.

Artikel lain: Inilah 5 Faktor Pendukung Kesuksesan Developer Lokal di Indonesia

Sebuah ajang pertandingan untuk para developer aplikasi yang diberi nama Liga Digital Indonesia. Ajang seperti ini sangat bagus bagi perkembangan developer-developer aplikasi lokal untuk meningkatkan kemampuan baik secara teknis maupun strategis. Lalu apa dan bagaimana sebenarnya Liga Digital Indonesia ini? Simak informasi lengkapnya di bawah ini.

Tujuan Digelar Liga Digital Indonesia

Tentu saja event seperti ini sangat bagus untuk mendorong kemunculan aplikasi-aplikasi baru yang saat ini semakin banyak di Indonesia. Secara spesifik tujuan diadakannya pertandingan Liga Digital Indonesia adalah untuk memfasilitasi para developer aplikasi agar nantinya bisa muncul aplikasi nasional unggulan.

Dan tidak berhenti di situ saja, aplikasi yang bagus ini nantinya akan didorong untuk lebih bisa bersaing dengan produk-produk global. Selain itu program ini dilakukan juga dalam rangka untuk memperkuat jaringan ekosistem digital nasional yang belum terkoordinasi dengan baik.

“Liga ini memang dibentuk agar developer-developer lokal meningkat. Sehingga revenue masuknya ke developer lokal bukan ke developer global,” demikian jelas Sarwani Dwinanto, Kabid. Content & Ecosystem APJII.

Liga Digital Nasional ini memang dikhususkan untuk aplikasi mobile, bukan dekstop #komputer. Jelas sekali karena memang saat ini peminat dan pemakai mobile dan smartphone sangat tinggi dan lebih tinggi dari pemakai dekstop. Menurut Adie Marzuki, sebagai CEO Teknopreneur Indonesia, Liga Digital Nasional nantinya juga akan memfasilitasi penyediaan platform bagi para peserta. Ini dimaksudkan untuk memberikan bantuan langsung kepada para peserta saat para peserta memasuki pasar pada tahap-tahap awal.

Fasilitas Liga Digital Nasional Untuk Para Pemenang

Selain memfasilitasi membantu menyediakan platform bagi para peserta, nantinya untuk para pemenang dalam liga ini akan diberikan kesempatan dalam publikasi secara luas, investasi dan inkubasi bisnis, bahkan sampai kepada pre-install pada #smartphone lokal. Untuk Liga Digital Nasional dibagi dalam lima kategori utama yaitu permainan, komunikasi atau media sosial, produktivitas, edukasi dan lainnya.

Menurut Adie sendiri, sebenarnya anak-anak muda Indonesia sangat mampu membuat aplikasi yang sama bahkan lebih bagus dari pada aplikasi asing. Tinggal masalahnya adalah bagaimana aplikasi lokal bisa diterima dengan baik di pasar sendiri.

“Sebenarnya agar aplikasi lokal bisa diterima di pasar sendiri itu tergantung orang Indonesia mau atau tidak mau. Karena sebenarnya masyarakat Indonesia mampu membuat aplikasi yang sama bahkan aplikasi yang lebih canggih dibandingkan aplikasi asing yang sudah beredar dipasaran,” demikian Adie menjelaskan.

Baca juga: 8 Startup Developer Game Smartphone Tersukses Di Indonesia

Promosi Kompetisi Lewat Roadshow Nasional

Untuk memperkenalkan event ini secara luas, terutama di kalangan developer Indonesia, penyelenggara mengadakan beberapa roadshow. Acara roadshow terbaru baru-baru ini diadakan di Yogyakarta beberapa waktu yang lalu. Kenapa Yogya, karena sejauh ini Yogyakarta dianggap sebagai kota yang sudah mampu membuat aplikasi mobile.

Selain itu, saat ini di Yogya Digital Valley juga sudah terkumpul sekitar 100 perusahaan yang masing-masing mempunya skala yang berbeda. Ini sangat bagus dan cocok sekali untuk mempromosikan event seperti Liga Digital Indonesia ini.

Ajang-ajang seperti ini sebenarnya harus digalakkan untuk mewadahi developer-developer yang sangat banyak di Indonesia. Karena sejauh ini seperti kita ketahui bersama bahwa habitat untuk para developer di Indonesia memang belum terkondisikan dengan baik.

Tasbihul Mamnun

Tasbihul Mamnun adalah content writer di Maxmanroe.com. Aktif di dunia pendidikan dan hobi mengeksplorasi informasi di internet, terutama yang berhubungan dengan digital media.

Leave a Comment