Kamera Panono ~ Kamera Hebat Dengan Kemampuan Fotografi 360 Derajat

Kamera Panono kamera 360 derajat

Tahukah anda bahwa telah ditemukan #teknologi terbaru, yaitu kamera 360 derajat, yang bisa memotret segala sudut pandang momen pada saat itu. Dengan kamera ini, maka semua hal yang ada di sekitar kamera pada momen tersebut akan terabadikan. Nama kamera 360 derajat tersebut adalah Panono.

Uniknya, bentuk dari kamera 360 derajat ini adalah bola. Ya benar, memang 360 derajat identik dengan bola. Dan dengan bola kamera tersebut, kini kita bisa memotret tidak hanya dari satu sudut pandang saja melainkan seluruh sudut pandang yang ada. Lebih lengkap mengenai teknologi #fotografi kamera Panono, telah kami rangkum dalam artikel berikut ini.

Inspirasi Terciptanya Kamera Panono

Pencipta dari #kamera Panono adalah Jonas Pfeil. Awalnya dia menciptakan kamera 360 derajat ini dengan tujuan untuk menyelesaikan tugas akhir atau skripsi kuliahnya. Dia mendapatkan inspirasi menciptakan Panono saat dia berekreasi bersama keluarganya.

Di sana, terlintas di pikirannya untuk mengabadikan panorama yang dilihatnya tanpa ada batasan sudut pandang. Di sanalah terlintas ide pembuatan kamera 360 derajat. Dengan kamera 360 derajat, maka seakan – akan kita berada di tempat itu pada saat itu. Jadi, dia ingin menciptakan kamera yang mana sama dengan mata kita memandang. Dan akhirnya, dia lulus dengan gelar insinyur komputer Technische Universität Berlin, Jerman.

Artikel lain: Podo, Kamera Tempel Mungil Yang Efektif Untuk Kegiatan Foto Selfie

Cara Kerja Kamera Panono

Pertama, kita lemparkan bola kamera Panono ke atas.  Setelah dilempar ke udara, sensor akselerometer di dalam kamera akan mengukur percepatan pelemparan kamera untuk menghitung saat kamera berada pada titik tertinggi di mana di titik itulah kamera dalam keadaan diam. Pada saat berada pada titik diam inilah Panono akan memotret panorama dengan dimensi 360° x 360° atau 36 sudut berbeda bagi foto kamera biasa.

Kamera-kamera pada Panono akan  menangkap obyek panorama secara bulat penuh tanpa ada yang terbatasi. Bahkan, benda yang bergerak sekalipun terlihat jelas dan tidak samar saat dipotret. Setelah memotret atau saat jatuh, Panono akan mengirimkan hasil potret ke layar ponsel atau laptop atau perangkat lain melalui WiFi.

Hasil bidikan dari kamera ini juga bisa langsung dikirim dengan menggunakan kabel USB atau WiFi, dan secara otomatis akan ditampilkan pada aplikasi Panono Panoramic Viewer. Foto-foto yang telah diambil dapat segera dilihat, diedit, dan dibagikan lewat smartphone melalui aplikasi Panono yang tersedia untuk iOS dan #Android.

Kamera Panono tidak hanya bisa dioperasikan dengan cara dilempar ke udara. Kamera bola Panono  juga bisa  berfungsi sebagai kamera biasa atau memotret saat terpasang pada tiang. Selain memotret di luar ruangan pada siang hari, pengguna juga dapat menggunakan kamera di dalam ruangan atau dalam kondisi gelap. Selain itu kamera Panono juga bisa digunakan dengan tongkat seperti monopod atau yang orang Indonesia kenal sebagai ‘tongsis’.

Diciptakan dalam 2 Versi Berbeda

Untuk versi pertama merupakan ciptaanya saat dia mengerjakan tugas akhir. Kameranya berbentuk seperti bola sepak dengan berat 440 gram. Terdapat 36 kamera fix focus tertanam di dalamnya dengan resolusi 2 MegaPixels. Untuk bagian kulit bolanya, Jonas menggunakan busa yang diberi corak atau ukiran. Busa ini berfungsi sebagai penahan jika bola terjatuh di atas tanah.




Dan pada versi terbaru merupakan yang dijual secara massal di perusahaannya. Spesifikasi kamera tetap berbentuk bola, tetapi dengan ukuran lebih kecil berdiameter hanya 11cm dan berat 300 gram. Tetap dengan 36 kamera fix focus namun dengan resolusi kamera semuanya 108 MegaPixels, sehingga gambar benar-benar bagus sama seperti mata manusia memandang.

Pada model baru ini, Jonas tidak menanamkan busa sebagai penahan kamera Panono ini. Tetapi kamera bola Panono terbuat dari bahan plastik bening yang tebal dan kuat, yang tidak akan pecah dari ketinggian yang cukup tinggi.

Terkait memori Internal kamera ini dapat menampung sebanyak 400 gambar panorama pada memori internalnya. Selain itu kamera ini juga tahan pada air dengan jumlah sedikit alias berbentuk cipratan saja. Jika hujan kamera ini masih dapat terlindungi, namun ingat jangan coba-coba membawanya sambil berenang (dipakai di bawah air).

Baca juga: 5 Smartphone Dengan Fitur Kamera Berkualitas Tinggi

Kamera Panono dipatenkan dan dijual secara massal oleh Jonas Pfeil bersama kedua temannya, Björn Bollensdorff dan Qian Qin. Mereka bertiga mendirikan sebuah perusahaan bernama Panono GmbH yang menjual kamera Panono beserta tablet untuk mengoperasikannya.

Harga yang dipatok untuk satu kamera Panono tahun 2015 ini adalah sekitar $499. Harga yang cukup murah bagi kamera dengan spesifikasi tinggi. Jonas pun berkata bahwa terdapat 1000 pemesan ketika dia baru saja membuka penjualan kamera Panono ini. Bagi rekan-rekan yang tertarik bisa mendapatkan informasi lebih lanjut di situs resminya www.panono.com.




1 comment on this postSubmit yours
  1. Waw ajib. . . Semoga segera dirilis dengan skala besar dan segera masuk pasar indonesia.. . ..

Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2018 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud