Jurus Maut Joseph Theodorus Menyulap Joger Menjadi Brand Abadi

Jurus Maut Joseph Theodorus Menyulap Joger Menjadi Brand Abadi

Image dari Pengusaha.us
Image dari Pengusaha.us

Sedang jalan-jalan ke pulau Bali? Jika rekan-rekan bertanya pada tour guide atau siapa saja yang pernah berkunjung sebelumnya, tentu nama Joger menjadi salah satu referensi tempat yang wajib dikunjungi. Menjadi salah satu toko souvenir yang sangat populer, lebih dari itu nyatanya Joger kini telah menjelma bak ikon surga belanja di pulau dewata.

Brand abadi! Mungkin tidak berlebihan jika Joger dikatakan layak menyandang predikat tersebut. Bayangkan saja setelah dikembangkan selama hampir puluhan tahun, kini Joger tetap dan terus dikenal oleh semakin banyak orang. Kekuatan brand yang telah mengakar, menjadikan Joger seakan tak terpisahkan jika kita membicarakan wisata pulau Bali.

Pada artikel sebelumnya, sudah diulik bersama mengenai profil sang kreator toko kerajinan Joger yakni Joseph Theodorus Wulianadi alias Mr. Joger. Dengan usaha serta kreatifitasnya yang seakan tanpa batas, ia perlahan membangun Joger hingga menjadi kerajaan bisnis yang sukses.

Artikel lain: Joseph Theodorus Wulianadi, Penggagas Bisnis Joger Toko Souvenir Populer di Bali

Lalu sebenarnya bagaimanakah resep rahasia Mr. Joger hingga mampu mengembangkan usahanya sebesar saat ini? Setidaknya ada 5 hal yang menjadi senjata Joseph Theodorus dalam menjalankan bisnisnya.

1. Keunikan adalah Nomor 1!

Dalam kamus hidup Mr. Joger, orisinalitas dalam berkarya menjadi satu hal yang haram ditinggalkan. Dalam setiap apa yang ia lakukan, pria nyentrik tersebut selalu menanam benih keunikan di dalamnya. Baik dalam hal mencipatakan produk hingga startegi bisnis, orisinalitas sudah menjadi nafas yang melekat dari brand Joger.

Ketika menciptakan sebuah produk, ia tidak serta merta mengejar kuantitas namun lebih pada bagaiman agar setiap produk yang dibeli oleh pelanggan mampu membawa kebanggaan serta yang lebih penting yakni kebahagiaan.

2. Fokus Pada Kebahagiaan, bukan Keuntungan

Jurus kedua dari seorang Mr. Joger adalah tujuan bisnis yang lebih berfokus pada kebahagiaan dibanding keuntungan. Tentu untuk kebanyakan pebisnis, ini terdengar sangat naïf. Namun menurut saya pribadi, kata-katanya tersebut telah dibuktikan dengan bagaimana ia mengelola Joger.

Sebagai contoh kecil, ia rutin memberikan break time bagi para karyawan untuk melakukan semacam senam unik yang tujuannya untuk memberikan refreshing bagi para karyawan. Meski dalam keadaan toko ramaipun, ia tetap menyempatkan memberikan hiburan ringan pelepas penat baik bagi karyawan dan tentunya juga bagi para konsumen. Efeknya? Kinerja usaha meningkat dan pelangganpun kian terpikat.

3. Menjual Konten

Jika rekan-rekan berkunjung ke Joger, mungkin sejauh mata melihat yang nampak hanyalah produk kerajianan dan oleh-oleh seperti kaos, sandal, aksesoris yang jamak ditemui ditempat lain. Namun mengapa toko tersebut begitu menarik?

Jawabannya adalah yang dijual oleh Joger bukanlah kaos, sandal atau produknya. Melainkan kata-kata dan makna yang terkandung di dalamnya lah yang mencari incaran para Tamu VVIP (sebutan bagi para pengunjung Joger).

Inilah sisi lain yang bisa kita pelajari, dalam bisnis kreatif, terkadang kita bisa menyulap barang yang nampak biasa menjadi barang dengan nilai jual yang luar biasa. Yang terpenting adalah temukan konten yang tepat sebagai identitas produk tersebut. Dan jika pelanggan sudah “klik” dengan konten yang anda jual, maka kesuksesan tinggal menunggu waktu.

4. Hindari Keserakahan

Poin ini masih terkait pada jurus yang kedua yakni bagaimana menjadi pebisnis yang terkendali. Seperti diketahui, hingga saat ini Toko Joger hanya membuka satu gerai saja yang terletak di Jalan Raya Kuta, Bali. Padahal jika dilihat sekilas, dengan kekuatan brand sebesar ini, tentu bukan perkara sulit untuk mengembangkan lebih banyak gerai Joger lain di wilayah lain.

Namun ini masih menjadi pantangan bagi Mr. Joger, karena ia tidak ingin terjebak pada keserakahan bisnis. Karena ketika sudah terjebak di dalamnya, maka tujuan utamanya untuk mendapatkan kebahagiaan dalam berbisnis tentu akan lenyap karena terlalu sibuk mengejar produktifitas bisnis.

5. Profil yang Bersahaja

Inilah yang menjadi senjata pamungkas sang Mr. Joger. Kesuksesan besar selalu bermula dari bagaimana kita bisa mengelola pribadi kita sendiri. Beruntungnya, saya pribadi sempat melihat secara langsung sosok Joseph Theodorus sang Mr. Joger pada saat kunjungan saya ke Bali yang pertama kali (dan memang hanya pernah satu kali, hehe).

Baca juga: Yogyakartas, Bisnis Kardus dan Tas Kertas Asli Yogyakarta

Kala itu sangat terlihat bagaimana pribadi Joseph Theodorus yang rendah hati serta humoris menyapa pelanggan Joger. Dengan tidak sungkan, ia bahkan menggoda seorang pelanggan dengan mengagetkannya saat sedang asyik memilih barang. Ia pun terlihat sering turun tangan langsung melayani pelanggan.

Begitulah beberapa hal yang bisa kita pelajari dari sosok Joseph Theodorus dalam usahanya membangun brand Joger. Untuk menjadi sesukses seperti Mr. Joger nyatanya bukan hal yang mustahil. Tetap berusaha dan adopsi nilai-nilai di atas secara konsisten, maka kesuksesan besarnya telah menanti di depan sana.

1 KOMENTAR

  1. salut deh sama tu orang,,,hebat hebat,,kapan ya bisa sukses kaya gitu mas maxmanroe

Tinggalkan Balasan