Inilah Tiga Wujud Kesalahan yang Membuat Investasi Apapun Menjadi Rugi

Inilah Tiga Wujud Kesalahan yang Membuat Investasi Apapun Menjadi Rugi

kesalahan dalam investasi
Image dari Brimg.net

Berinvestasi saat ini memang menjadi pilihan banyak orang untuk bisa membuat perekonomian atau keadaan finansial-nya stabil dan juga bertumbuh. Dengan mengeluarkan modal tertentu dan melakukan investasi pada bidang tertentu yang tepat maka uang yang sudah dikeluarkan investor ini bisa berkembang dan berlipat ganda. Namun seperti layaknya menjalankan bisnis, keadaan #investasi juga tak selalu seperti apa yang diperkirakan atau diprediksi.

Maka menjalankan investasi ini tidak selalu membuat Anda untung, namun bisa jadi adakalanya investasi bisa membuat Anda dalam posisi runyam dan keadaan merugi. Dari sinilah Anda sebagai investor haruslah pandai-pandai memilih, mengelola dan memutuskan dalam menjual atau membeli pada waktu-waktu tertentu terhadap investasi yang dijalankannya.

Dari sini saat menjalankan investasi, Anda bisa saja melakukan kesalahan sendiri yang membuat investasi Anda mengalami kerugian. Lalu apa saja bentuk dan wujud kesalahan yang bisa muncul dari bentuk investasi yang bisa merugikan Anda? Berikut ulasannya.

1. Tidak Mengetahui Prinsip Dasar Sebuah Investasi

Bentuk kesalahan pertama yang membuat investasi menjadi rugi adalah karena investor yang tidak mengetahui prinsip dasar sebuah investasi. Sebagian besar para investor memang mengira bahwa bahwa berinvestasi yang sukses berarti harus mampu mengembangkan aset atau uang dalam investasi tersebut.

Memang tidak ada yang salah dari pengertian ini, namun bila Anda ingin lebih sukses dalam berinvestasi maka Anda harus memperluas konsep berpikir Anda tentang investasi. Jadi Investasi itu tidak sekedar ‘mengembangkan’ atau ‘menumbuhkan’ nilai investasi namun lebih dari itu Anda juga harus mampu ‘mengamankan’ investasi yang ada.

Artikel lain: Punya Uang 1 Juta? Inilah Jenis Investasi yang Tepat untuk Anda Pilih

Mengamankan di sini maksudnya adalah Anda sebagai seorang investor memiliki target awal yang terpenting untuk memastikan bahwa aktivitas dalam berinvestasi mampu mengamankan asetnya. Barulah setelah aman aset, Anda bisa mulai mengembangkan dan meningkatkan investasi Anda.

2. Terlalu Jor-Joran dan Menggebu Ketika Mendapat Keuntungan Investasi

Siapa sih yang tidak senang jika investasi yang dilakukan mendapati keuntungan. Mendapati keuntungan memang hal yang membanggakan, namun Anda perlu tahu bahwa Anda harus bisa mengamankan profit yang telah Anda dapat dari investasi tadi.

Sayanganya ternyata masih banyak investor yang lupa bahwa potensi uangnya hilang bisa sedemikian amat besar dalam berinvestasi di satu tempat yang ada. Jadi saat mereka berhasil membuat uangnya berlipat jadi 50 persen lebih banyak, investor ini banyak yang terlalu fokus menumbuhkan investasi lagi dengan modal yang lebih besar di tempat yang sama.

Padahal menilik prinsip dasar investasi di atas seharusnya seorang investor melakukan pengamanan pada keuntungan yang didapat. Laba atau keuntungan yang didapat sendiri bisa diinvestasikan kembali namun harus ditempat yang berbeda yang jauh lebih aman. Dengan mengamankan keuntungan investasi yang ada maka Anda akan mampu meminimalisir kerugian dalam jumlah yang besar. Sebab Anda harus ingat bahwa investasi tidak akan selalu berjalan mulus seperti apa yang sebelum-sebelumnya Anda lakukan.

3. Menganggap Bahwa Dunia Investasi Adalah Dunia Ilmu Pasti

Terakhir, bentuk kesalahan yang membuat investasi menjadi rugi adalah anggapan investor bahwa dunia investasi adalah dunia ilmu pasti. Karena semua hal dalam investasi aset dan keuangan umumnya menggunakan angka, maka tidak sedikit investor yang menganggap bahwa investasi adalah sebuah jurusan matematika.

Dalam ilmu matematika, memang perhitungan berjalan dengan pasti dan nyata. Namun ternyata investasi bukanlah bagian dari matematika, tapi investasi adalah bagian dari ekonomi, yang meski menggunakan angka, hasilnya belum tentu seperti apa yang diperkirakan (tidak pasti).

Baca juga: Inilah 5 Wujud Investasi Seorang Blogger yang Seharusnya Dilakukan

Dalam dunia ekonomi, pergerakan finansial memang begitu dinamis. Semua bisa berubah dalam hitungan menit bahkan dalam satuan detik karena sebuah faktor “x”. Apalagi saat ini di era keterbukaan informasi yang bisa membuat sebuah gosip dan fakta bisa gempar. Dari sebuah fakta atau akibat sebuah gosip belaka ini bisa jadi pasar bergerak cepat dan mempengaruhi investasi yang sedang Anda jalankan.

Maka dari itu Anda sebagai investor harus memahami hal ini. Menjadi investor yang terlalu percaya diri dengan kepastian dalam investasinya akan justru akan membuat ia terperosok dalam jurang kerugian. Lebih dari itu Anda harus berinvestasi dengan fakta historis yang telah dipelajari dan tentunya dengan pengamatan yang lebih mendalam akan potensinya ke depannya.

1 KOMENTAR

  1. yang nomer 2 itu problemnya. sering kebawa emosi waktu sudah untung. pengennya dapat lebih banyak lagi. invest nya ditingkatin lagi.

Tinggalkan Balasan