Inilah Beberapa Rencana Perombakan Layanan Apple

Inilah Beberapa Rencana Perombakan Layanan Apple

update Apple
Image dari Technewstoday.com

Sebagai salah satu perusahaan teknologi terbesar di dunia, Apple bisa dipastikan selalu mempunyai rencana baru untuk terus bertahan pada puncak tangga persaingan industri teknologi. Upaya yang dilakukan oleh #Apple tersebut bisa diwujudkan dalam berbagai bentuk. Salah satunya yakni dengan melakukan perombakan layanan.

Dan dari beberapa isu yang beredar, disampaikan bahwa perusahaan Apple sedang menggodok rencana perombakan yang cukup besar dalam beberapa waktu mendatang. Hal ini tentunya tidak terlepas dari semakin sengitnya persaingan antar perusahaan teknologi daun juga kemunculan beragam inovasi terbaru dari para perusahaan pesaing.

Selengkapnya tentang rencana perombakan layanan Apple, bisa disimak pada artikel di bawah ini.

Menyusul Keputusan Worldwide Developers Conference (WWDC) 2016

Gelaran akbar Apple Worldwide Developers Conference (WWDC) 2016 telah selesai digelar beberapa waktu yang lalu. Dalam event yang merupakan barometer update dan juga perkembangan teknologi Apple tersebut, perusahaan besutan Steve Jobs ini nyatanya tidak banyak mengeluarkan hal baru terkait dengan layanannya. Hal ini tentu menjadi pertanyaan besar, di kala isu yang tersebar bahwa Apple akan melakukan beberapa perombakan yang cukup signifikan.

Beberapa waktu sebelum event WWDC 2016 digelar, kabarnya pihak pengembang Apple akan menjalankan beberapa perubahan layanan seperti salah satunya pada situs aplikasi App Store. Perombakan tersebut kabarnya juga akan sangat mempengaruhi dari sisi finansial tidak hanya bagi perusahaan, namun juga pihak pengembang aplikasi dan tentunya para pengguna perangkat Apple di seluruh dunia.

Artikel lain: Mengintip Persiapan WWDC 2016, Apa yang Akan Dihadirkan Apple?

Perubahan Dalam Sistem App Store

Disampaikan oleh Vice President marketing Apple Phill Schiller, bahwa pembaruan untuk sistem yang diterapkan pada situs App Store memang sudah akan diberlakukan dalam waktu dekat. Perubahan tersebut yakni adanya penerapan sistem berlangganan untuk semua jenis aplikasi.

Seperti diketahui, sebelumnya sistem berlangganan hanya diperuntukkan untuk beberapa jenis aplikasi seperti aplikasi berita, layanan cloud, kencan serta layanan streaming online. Namun pada pembaruan ini, nantinya semua jenis aplikasi termasuk #game, harus menerapkan sistem berlangganan. Meskipun masih akan diberlakukan secara resmi, tentunya sistem berlangganan ini bakal menimbulkan pro kontra terutama bagi para pengguna perangkat Apple.

Pasalnya, dengan adanya sistem berlangganan berarti pengguna perangkat Apple tidak bisa lagi menikmati aplikasi secara gratis. Semuanya harus menggunakan biaya tertentu sesuai yang telah dipatok oleh pengembang aplikasi. Hal ini tentu juga akan mendapatkan respon berbeda dari pihak pengembang aplikasi populer seperti game. Bukan tidak mungkin para developer game #iOS memang akan menerapkan sistem berlangganan, namun dengan harga yang sangat terjangkau. Hal ini tentunya semata-mata hanya untuk memenuhi persyaratan yang diterapkan pengembang Apple.

Masih sehubungan dengan sistem App Store, perubahan juga diperlakukan dari sisi bagi hasil keuntungan antara pihak pengembang Apple dengan developer aplikasi. Setelah ini, prosentase bagi hasil akan menjadi 85% keuntungan untuk pihak developer aplikasi, dengan syarat mereka bisa mempertahankan pengguna untuk terus menggunakan aplikasi tersebut selama kurun waktu 1 tahun.

Baca juga: Proactive Assistant ~ Asisten Virtual Terbaru Milik Apple

Pengubahan Nama Software Apple

Seperti diketahui bahwa saat ini sistem operasi yang dijalankan untuk semua perangkat komputer besutan Apple adalah OS X. Namun nampaknya nama tersebut akan mengalami perubahan juga dalam beberapa waktu mendatang. Dan nama yang kabarnya bakal mengganti OS X adalah MacOS.

Kabar Ini mulai tersiar sejak munculnya tulisan MacOS di situs Developer Apple. Namun terdapat sedikit perbedaan dengan penulisan software besutan Apple yang lain, MacOS ditulis dengan huruf kapital di awal kata. Hal ini berbeda dengan penulisan beberapa produk software seperti tvOS, watchOS, iOS, yang kesemuanya menggunakan huruf kecil di awal kata.

Semua pembaruan tersebut tentu sangat layak ditunggu terutama bagi Anda yang terbiasa menggunakan perangkat Apple. Selebihnya, semoga saja pembaharuan yang dikeluarkan oleh pengembang, tata bisa memberikan keuntungan bagi kita selaku konsumen.

1 KOMENTAR

Tinggalkan Balasan