Ini Alasannya Mengapa Followers Palsu Dapat Merusak Bisnis Anda

followers palsu

Banyaknya jumlah followers suatu brand bisnis di #media sosial sering dijadikan sebagai salah satu tolak ukur kesuksesan bisnis. Rasanya tentu takjub saat melihat sebuah brand bisnis memiliki puluhan atau ratusan ribu followers. Hal yang tampak begitu besar ini seringkali ditempuh dengan jalan pintas yaitu memanfaatkan followers atau fans palsu.

Kini ada beragam cara mudah untuk mendapatkan fans dalam jumlah banyak dengan waktu yang relatif singkat. Tapi sudah tahukah kita kalau followers palsu bisa menimbulkan masalah serius bagi bisnis kita?

Masalah apa yang bisa ditimbulkan oleh fake followers terhadap kelangsungan bisnis? berikut ulasannya.

1. Memberikan Pengalaman Buruk Pada Followers Real

Interaksi dengan pelanggan atau #followers di media sosial adalah salah satu hal penting yang harus dilakukan oleh setiap brand bisnis. Tapi rasanya kita hanya akan menemukan kesulitan untuk berinteraksi dengan followers ketika akun bisnis kita malah dibanjiri dengan keberadaan followers palsu.

Lebih gawatnya lagi, followers real bisa memilih meninggalkan akun media sosial kita karena menganggap bahwa kita akan kewalahan memberikan respon untuk followers yang jumlahnya fantastis. Padahal jumlah followers yang fantastis itu hanyalah angka palsu untuk mencapai reputasi bisnis di media sosial.

Artikel lain: Membeli Followers Social Media Adalah Sebuah Ide Buruk

2. Konten yang Menarik Pun Menjadi Percuma

Membuat konten pemasaran yang begitu menarik menjadi suatu kepuasan tersendiri bila akhirnya konten tersebut memang mampu menarik perhatian banyak pengguna media sosial. Tapi hal ini hanya akan jadi usaha yang sia-sia bila akun media sosial bisnis hanya diisi dengan followers palsu. Kita jadi tidak memiliki kesempatan untuk mengetahui tren dan ekspektasi apa yang diharapkan oleh para pengguna media sosial terhadap kehadiran bisnis kita.

Konten pemasaran yang menarik akan mendapat respon positif dari para followers real, tapi tidak demikian halnya dengan hal yang akan kita dapatkan dari followers palsu yang hanya bisa “meramaikan” akun bisnis tanpa memberikan kontribusi yang sifatnya menyarankan dan membangun.

3. Followers Palsu Juga Bisa Mengacaukan Data Pemasaran

Kita bisa menggunakan perangkat analisis yang disiapkan oleh #Google untuk mengukur seberapa besar antusiasme pengguna internet terhadap brand bisnis kita. Biasanya Google mengumpulkan data mengenai jumlah followers, jumlah like, komentar maupun share yang dilakukan oleh pengguna media sosial terhadap konten yang kita bagikan.

Tidak masalah kalau kita memiliki followers secara real dalam jumlah yang sangat banyak. Tapi justru akan jadi masalah kalau kita memiliki followers dengan jalan pintas. Karena itu berarti data yang dikumpulkan oleh perangkat analisis Google tidak valid dan tidak berasal dari tindakan yang dilakukan oleh followers real.




4. Menurunkan Citra Bisnis

Bisnis yang membeli atau memperoleh followers palsu dengan jalan pintas hanya akan mendapatkan malu kalau ada fakta yang bisa mengungkapkan tentang keberadaan followers palsu tersebut.

Sebagian media sosial seperti Twitter bahkan sudah memiliki tindakan keras dengan menghapus akun-akun followers palsu yang dianggap mengganggu dan mengacaukan proses penggunaan media sosial. Rasanya pasti sangat malu kan kalau tiba-tiba followers akun bisnis kita berkurang drastis dalam waktu cepat hanya karena akun tersebut terdiri dari followers palsu?

Baca juga: Public Figur Dengan Followers Palsu Terbanyak di Twitter, Siapa Saja?

Mulai dari sekarang, sebaiknya kita merencanakan pengembangan brand bisnis secara jujur dan konsisten di media sosial. Tidak ada usaha yang mustahil jika dibarengi dengan sentuhan kreativitas dan kualitas produk bisnis yang memang memadai.

Jauhkan bisnis kita dari keberadaan followers palsu yang hanya bisa memberikan efek kemajuan bisnis yang semu. Luangkan waktu untuk berinteraksi dengan followers real dan membuat konten-konten seru yang disukai oleh para pengguna media sosial.



1 comment on this postSubmit yours
  1. wah bener tuh alasannya,,,, terutama yg nomor 2 :D

Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2018 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud