Memiliki Gaji Besar Tapi Tetap Merasa Tidak Cukup? Mungkin Ini Penyebabnya

Gaji Besar Tapi Tetap Merasa Tidak Cukup

Image dari Sciencecodex.com

Dalam menjalani kehidupan ini, kadang kita sulit mengatur keuangan sendiri. Besar kecilnya gaji kadang tidak bisa dijadikan jaminan untuk hidup cukup. Meski gaji Anda mungkin tergolong besar, namun perasaan kurang atau tidak cukup selalu menghinggapi Anda. Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari kadang selalu berkembang dan semakin besar setiap waktu.

Sebenarnya jika Anda pandai mengelola keuangan untuk memnuhi kebutuhan hidup, maka tentunya Anda tidak akan mengalami kesulitan meski gaji tidak terlalu besar. Ada beberapa sebab yang memungkinkan seseorang selalu merasa kurang padahal gajinya sudah besar. Coba cek pada diri Anda, apakah penyebab di bawah ini ada pada diri Anda sehingga Anda selalu merasa kurang.

1. Ada Peningkatan Gaya Hidup Anda

Ini yang sering terjadi pada kita, ketika gaji kita meningkat, maka gaya hidup dengan sendirinya menjadi meningkat. Nah, jika selamanya hal ini terjadi pada diri Anda, maka seberapapun besar gaji Anda, Anda tidak akan bisa menikmatinya.

Kenapa? ya karena tuntutan dalam diri Anda sendiri meminta sesuatu yang lebih besar dan lebih besar. Maka dari itu, gaya hidup ini menjadi faktor yang sangat berpengaruh terhadap pola pengaturan #keuangan Anda. Perlu juga Anda sadari bahwa sebenarnya gaya hidup yang sering kita jumpai biasanya tidak jauh dari urusan dunia saja.

Artikel lain: Gaji Besar Berarti Sukses? Tunggu Dulu




2. Tidak Mempunyai Rencana Masa Depan

Merencanakan keuangan yang kita dapat sangat lah penting. Perlu Anda pahami bahwa mengelola keuangan Anda tidak cukup hanya dengan menabung dan menyimpan uang saja. Anda harus memiliki rencana ke depan seperti apa. Akan Anda gunakan untuk apa uang yang selama ini Anda kumpulkan, atau hanya akan Anda habiskan begitu saja tanpa memiliki rencana masa depan.

Karena ketika Anda tidak memiliki sedikit pun rencana untuk masa depan, maka uang yang Anda di bank misalnya, pasti akan Anda ambil sedikit demi sedikit untuk keperluan yang sering kali tidak penting.

3. Anda Terlalu Senang Berhutang

Ini adalah kebiasaan buruk yang harus Anda hilangkan mulai dari sekarang. Meski mungkin Anda berhutang di akhir bulan dan kemudian mengandalkan gaji yang akan Anda peroleh di awal bulan, namun kebiasaan ini sangat buruk sekali.

Usahakan dengan serius bahwa jika memang tidak ada kebutuhan yang sangat mendesak misalnya sakit, atau terkena musibah yang lain, jangan sampai berhutang. Apa lagi hanya karena kebutuhan yang tidak perlu seperti membeli baju padahal masih banyak baju, sebaiknya Anda hindari. Kebiasaan ini terkait erat dengan gaya hidup Anda seperti pada poin pertama di atas.

4. Anda Lupa Beramal

Seringkali kita takut dengan hal ini, kita atau lebih tepatnya saya sendiri, sering takut dengan beramal. Kekhawatiran akan keuangan yang menjadi berkurang dengan beramal, uang menjadi habis dan sebagainya. Padahal itu adalah pandangan yang salah, justru pandangan seperti itu yang akan membuat Anda selalu merasa tidak cukup dengan besaran gaji yang Anda peroleh.




Coba saja Anda beramal, seberapapun besarnya, coba sesekali berikan uang kepada fakir miskin. Di situ nanti Anda akan merasa bahwa Anda menjadi orang yang paling bermanfaat pada orang lain bahkan dengan jumlah uang yang sedikit. Kondisi ini akan membawa Anda kepada perasaan bahwa selama ini dengan gaji yang Anda dapatkan adalah lebih dari cukup untuk hidup.

Baca juga: Merasa Gaji Tak Sepadan? Negosiasikan Dengan Tips Berikut Ini

5. Anda Lupa Bersyukur Atas Gaji yang Diperoleh

Jika Anda tetap merasa kurang dengan gaji Anda, barangkali Anda lupa beryukur. Cobalah untuk menengok saudara-saudara kita yang kurang beruntung nasibnya dalam hal finansial. Lihat tetangga kita, orang-orang di sekitar kita yang hidup dengan penghasilan seadanya.

Melihat ke bawah akan membuat jiwa dan ppikiran kita lebih tenang dan akan membawa kita pada keadaan bersyukur dengan apa yang kita terima saat ini. Jangan lupa bahwa di tempat lain masih banyak orang yang hidup dengan kondisi ekonomi yang jauh di bawah kita.



1 comment on this postSubmit yours
  1. Ini berarti juga selain faktor diatas ada juga faktor kurangnya sikap bersyukur yang dimilikinya

Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2018 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud