Classic Rock Cafe ~ Kemitraan Bisnis Cafe Pecinta Musik Rock Asal Kota Bandung

Classic Rock Cafe

Image dari Flickr.com

Kafe saat ini memang bukanlah sekedar tempat minum kopi saja. Namun lebih dari itu saat ini kafe juga telah menjadi tempat untuk melepas lelah dan penat setelah bekerja seharian. Selain tempat melepas lelah dan penat, kafe sekarang ini juga makin disukai sebagai tempat berkumpul dan ngobrol bersama teman-teman dan keluarga. Dari banyaknya penggemar kafe inilah kemudian #peluang bisnis tercipta dan membuat beberapa pihak memanfaatkannya untuk membuka usaha kafe.

Dan salah satu bisnis kafe yang telah muncul meramaikan jagat usaha ini adalah Classic Rock Cafe di Bandung. Seperti apakah bisnis Classic Rock Cafe yang juga telah membuat kemitraan bisnis ini? Berikut ulasannya.

Manjakan Pengunjung Lewat Sajian Lagu Rock Klasik

Sesuai dengan namanya, Classic Rock Cafe ini menghadirkan tempat dengan konsep kafe yang berbalut musik lagu-lagu rock klasik. Inilah yang menjadi ciri khas Classic Rock Cafe yang berlokasi di Bandung, Jawa Barat. Selain menyajikan musik dan lagu-lagu rock klasik, Classic Rock Cafe juga menghadirkan desain kafe yang membuat pengunjung betah menghabiskan waktu berjam-jam di sana.

Untuk lagu-lagu yang disajikan dalam Classic Rock Cafe ini antara lain hard rock, 80’s rock, 70’s classic rock, tribute nite, Indo classic rock hingga rock n’ roll, blues. Dari sajian musik yang dihadirkan inilah maka Classic Rock Cafe terlihat bahwa dirinya menyasarkan usahanya pada segmentasi pasar kalangan menengah ke atas berusia di atas 30 tahun.

Artikel lain: Street Gourmet ~ Resto Unik, Jalan Jalan Sambil Kulineran di Bumi Parahyangan

Menampilkan Sejumlah Artis dan Musisi Atas Legendaris Indonesia

Tak sekedar jargon mengusung nama klasik rock, kafe yang didirikan tahun 2004 oleh Sukwoto Gampang ini juga telah menghadirkan sejumlah legenda musik rock tanah air. Beberapa musisi legendaris yang pernah tampil tersebut adalah Ahmad Albar, Andi Rif, Pas Band, Abadi Soesman, Ian Antono, Edane, Elpamas, Doddy Katamsi dan Candil. Dengan adanya para musisi yang pernah tampil di kafe ini maka Classic Rock Cafe makin menunjukkan eksistensinya sebagai kafe yang berkonsep kafe musik.

Tawarkan Kemitraan Usaha

Sejak tahun 2015 yang lalu, Sukwoto telah membuka #kemitraan usaha Classic Rock Cafe bagi siapa saja yang berminat bekerjasama. Kemitraan ini dibuka oleh Sukwoto agar gerai kafe yang dimilikinya makin bertambah banyak dan usahaya makin meluas. Maklum sampai saat ini gerai yang dipunyainya baru memilki satu kafe milik pusat.

Paket #investasi yang ditawarkan sendiri berkisar antara Rp 400 juta hingga Rp 500 juta. Biaya investasi sebesar itu nantinya terdiri dari franchise fee Rp 100 juta per lima tahun, pelatihan karyawan, serta desain interior dan eksterior. Namun biaya investasi ini belum termasuk sewa tempat yang disarankan memiliki luas sekitar 150 m² hingga 200 m² dan bisa menampung hingga 100 kursi.

Ketentuan Kemitraan Classic Rock Cafe

Setelah mitra mengambil paket kemitraan, maka mitra akan menjalankan sendiri manajemen operasionalnya. Namun dalam kemitran ini pihak pusat Claasic Rock Cafe memberlakukan beberapa ketentuan seperti biaya royalti sebesar 3,5% dari omzet.

Selain biaya royalti, pihak pusat juga memberikan ketentuan bahwa karyawan di bagian food and beverages serta tim server wajib menjalani pelatihan langsung dari manajemen pusat. Dan setiap enam bulan sekali pihak pusat juga akan melakukan supervisi langsung ke lokasi mitra usaha. Semua dari hal-hal diatas dilakukan untuk membuat mitra bisa sukses dalam menjalankan kemitraan Classic Rock Cafe.




Baca juga: Kafe Markobar – Bisnis Kuliner Martabak Manis Dengan Keunikan Toping 8 Rasa

Menu dan Perhitungan Usaha Kemitraan Classic Rock Cafe

Selain sajian musik, Classic Rock Cafe juga menawarkan sajian atau menu kuliner yang menarik. Menu yang ada disini terdiri dari masakan asli Indonesia hingga kuliner ala Eropa dengan nama-nama unik yang diambil dari judul lagu. Sebut saja nama steik, nachos, sop buntut dan lain-lain. Harga menu makanan ini sendiri adalah mulai dari Rp 25.000 hingga Rp 40.000.

Adapun harga minuman yatiu mulai dari Rp 15.000 hingga Rp 2 juta untuk open bottle. Dengan harga menu yang ada dan jumlah investasi yang dikeluarkan maka menurut Sukwoto mitra bisa mengantongi omzet sekitar Rp 125 juta per bulan. Dan setelah dikurangi beberapa biaya operasional maka mitra bisa mendapatkan laba bersih dari bisnis ini mencapai 30% dari omzet.




Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2018 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud