Beberapa Waktu Mendatang, Bahasa Inggris Diramalkan Bakal Makin Jarang Digunakan di Internet

bahasa inggris

Image dari Philcooke.com

Jika mendengar bahasa Inggris mungkin yang ada dalam pikiran kita semua adalah bahasa internasional. Hal ini memang sah-sah saja jika kita kaitkan dengan kehidupan nyata. Namun bila kita bicara dunia maya (internet) maka kita akan menemukan fakta mengejutkan bahwa saat ini bahasa Inggris telah mengalami degradasi (pelemahan atau pengurangan) jumlah penggunaan.

Fakta ini memang cukup mengejutkan sebab di tahun-tahun sebelumnya bahasa Negeri Ratu Elizabeth ini masih menguasai lebih dari separuh dari konten di #internet menggunakan bahasa Inggris. Lalu seperti apakah kisah degradasi bahasa Inggris di dunia maya ini? Berikut ulasannya.

Sebuah Fakta dari Penelitian Alvaro Blanco dari Funredes

Fakta mengejutkan ini sendiri dirilis dan diperoleh dari penelitian yang dilakukan oleh Alvaro Blanco dari Funredes yang merupakan lembaga nirlaba yang mengkaji penggunaan #teknologi di negara berkembang. Menurut Alvaro Blanco, popularitas bahasa Inggris di dunia maya diperkirakan tidak akan lama lagi. Maka dari sini kemudian muncul sebuah prediksi bahwa persentase penggunaan bahasa Inggris di masa depan akan semakin menurun dan berkurang.

Data yang diperoleh Alvaro Blanco memang menunjukkan perubahan penggunaan bahasa Inggris di konten internet sekarang. Hal ini tentu sangat berbanding terbalik jika melihat data Alvaro di tahun 1996 yang menunjukkan bahwa ada 80 persen konten online berbahasa Inggris.

Artikel lain: 6 Fakta Yang Tak Terbayangkan di Dunia Internet




Tren Penurunan Bahasa Inggris di Dunia Maya

Setelah hampir satu dekade, ternyata tren penggunaan bahasa Inggris di dunia maya ini terus mengalami penurunan. Hingga akhirnya pada saat ini penggunaan bahasa Inggris di internet telah tercatat telah mengalami pengurangan hingga 45 persen. Penurunan ini ternyata tidak termasuk dari aktivitas akun media sosial seperti #Facebook dan Twitter. Pasalnya, search engine (mesin pencari) saat ini hanya menyusun kurang lebih sekitar 30 persen dari keseluruhan situs web.

Permasalahan Lainnya

Selain penggunaan konten bahasa Inggris yang makin menurun, muncul permasalahan lain seputar hal ini yaitu kurangnya keragaman bahasa yang ada di internet. Sedikitnya keragaman bahasa di dunia maya ini sendiri disebabkan pengguna bahasa populer yang sekarang masih mengalami kendala saat membaca konten online.

Dalam hal ini kita bisa melihat kasus bahasa Mandarin. Meski merupakan salah satu bahasa yang paling banyak digunakan di dunia, tapi faktanya di internet konten berbahasa bahasa Mandarin hanya mencapai 2,1 persen. Begitu pula dengan bahasa Spanyol yang juga menjadi bahasa yang populer di dunia.

Nyatanya di dunia maya konten bahasa asal negeri matador ini hanya memiliki porsi 4,8 persen. Selain itu bahasa Hindi yang cukup banyak penggunanya di dunia nyata, ternyata di internet bahasa ini hanya memiliki porsi 0,1 persen saja.

Bahasa Inggris yang Dicemaskan oleh UNESCO

Lebih lanjut mengenai hal ini, UNESCO sebagai organisasi dunia yang menangani bidang pendidikan, keilmuan, dan kebudayaan merasa sangat cemas dengan fenomena konten bahasa Inggris ini. Lebih lanjut bahkan UNESCO menyatakan bahwa keberadaan bahasa ini dapat mengganggu keberadaan bahasa lain yang kurang populer.




Beberapa aktivis sendiri menyatakan keprihatinan dan kecemasannya bahwa dominasi bahasa Inggris di internet dapat berkontribusi pada kepunahan bahasa pribumi.

Baca juga: Menguak 6 Inovasi Terburuk Di Bidang Internet yang Pernah Ada

Mesin Penerjemah Sebagai Solusi

Menanggapi permasalahan ini, beberapa ahli memiliki sebuah jalan keluar atau solusi untuk mengatasinya. Solusi untuk hal ini sendiri adalah menggunakan mesin penerjemah yang baik. Dalam menanggapi fenomena ini Ray Kurzweil, seorang futuris, bahkan memprediksi bahwa dalam dua dekade ke depan, fungsi mesin penerjemah ini akan mampu berperan penting.

Maka diprediksi nanti seluruh perangkat komputer yang ada akan dilengkapi fitur ‘kalkulator bahasa’. Dengan adanya fitur ‘kalkulator bahasa’ ini maka disebut-sebut perangkat ini akan mampu menafsirkan teks yang dijumpai di internet dengan tingkat akurasi yang mendekati penerjemah manusia.

Prediksi lain juga menyatakan bahwa berkurangnya penggunaan konten bahasa Inggris secara online ini juga dapat mengakibatkan dunia internet di masa depan lebih demokratis. Hal ini dikarenakan, pengguna internet nantinya tidak lagi perlu lagi mengandalkan bahasa tertentu untuk menikmati sebuah konten online.



3 total comments on this postSubmit yours
  1. Andai bahasa Indonesia jadi bahasa internasional..

  2. setuju saya, kalau saya berkunjung ke blog atau website yang berbahasa inggris. pasti saya terjemahkan pakai mesin google ke bahasa indonesia ;-)

    tapi saya rasa, Bahasa Inggris tetap menjadi bahasa nomor #1 di dunia.

  3. Walah menarik ni :) mungkin sekarang lebih banyak orang yang menulis dengan bahasa yang digunkan sehari2 ketimbang pakai bahasa Inggris tapi salah melulu :)

Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2018 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud