Beberapa Mitos dan Fakta Penggunaan Media Sosial Pinterest

Media-Sosial-Pinterest

Sosial media telah menjadi bagian penting dari gaya hidup masyarakat modern. Kapanpun, dimana pun, masyarakat pengguna #media sosial pasti berusaha terhubung dengan akun sosial media nya untuk mencari tahu seputar berita terbaru atau bahkan hanya untuk sekedar bersantai sambil melihat-lihat isi timeline. Hal inilah yang memacu kreativitas para developer untuk senantiasa berinovasi dan mengembangkan sosial media terbaru dengan pola fitur yang disesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan masyarakat modern.

Dari sekian banyak sosial media, Pinterest.com merupakan salah satu sosial media yang unik. Pinterest adalah sosial media yang dikhususkan untuk konten-konten berupa gambar yang unik, menarik atau inspiratif. Kendati demikian, Joy Jenkins sebagai head engineer Pinterest mengatakan bahwa Pinterest bukanlah sebuah sosial media yang mampu menghubungkan komunikasi seseorang dengan orang lain.

Media sosial Pinterest justru diarahkan untuk memfasilitasi para penggunanya agar dapat mengakses hal-hal yang menarik bagi mereka. Nah, mungkin saja sebagian besar pengguna #Pinterest, termasuk anda belum memahami benar mengenai persepsi ini. Agar anda dapat menerjemahkan esensi dari penggunaan Pinterest, coba simak dulu beberapa mitos seputar penggunaan Pinterest berikut ini:

Artikel lain: 5 Tips Manfaatkan Pinterest Untuk Meningkatkan Brand Bisnis

1. Pinterest adalah Sosial Media dan Sarana Komunikasi

Fakta: Pinterest ternyata tak sama dengan #Instagram atau #Facebook.  Bila Anda dapat berinteraksi secara intens dengan suatu akun bisnis di Instagram atau Facebook, lain halnya dengan yang terjadi di Pinterest. Ketika seseorang melakukan repin terhadap konten yang Anda posting, mereka melakukannya untuk memenuhi keinginan mereka dan bukan untuk memulai percakapan dengan Anda.

2. Pinterest adalah Sarana Bisnis untuk Melakukan Penjualan Produk

Fakta: Banyak orang yang mencoba membuat review tentang Pinterest. Sebagian besar orang juga menyatakan bahwa Pinterest dapat menjadi salah satu sosial media yang efektif untuk memperkenalkan bisnis dan memperbesar pengaruh positif bagi omset penjualan. Namun ternyata hal tersebut bukanlah sebuah tujuan yang ingin dicapai oleh Pinterest. Fungsi krusial yang ingin dicapai Pinterest adalah agar seseorang dapat memiliki story board yang mencerminkan pribadi dan point of interest mereka.

Sebuah perusahaan bahkan mencoba menggantikan penggunaan Pinterest yang tadinya sebagai brand-marketing tools perlahan-lahan menjadi explicit sales tools. Dan hasilnya perusahaan tersebut langsung kehilangan beberapa followers dalam waktu yang singkat. Hal ini menunjukkan bahwa upaya untuk melakukan sales tidak dapat diterima secara habit oleh para pengguna Pinterest.

3. Pinterest Diciptakan Sebagai Sarana Komunikasi Visual

Fakta: Berbagi pengalaman visual bukan hanya satu-satunya tujuan yang ingin difasilitasi oleh Pinterest. Penggunaan keterangan (caption) sangat penting untuk mendeskripsikan konten yang sedang di posting. Oleh sebab itu, penggunaan caption harus dipertimbangkan secara matang agar maksud penyampaian konten dapat diterima dengan baik oleh para pengguna Pinterest lainnya.

4. Pinterest Merupakan Referral Traffic Terbesar

Fakta: Sebuah penelitian menunjukkan hasil yang fantastis bahwa Pinterest mendorong lebih banyak referral traffic (rujukan informasi) dibandingkan dengan sosial media lainnya seperti #Twitter, #Google+,  atau #YouTube. Hal ini tentu merupakan berita positif bagi para pelaku bisnis yang memanfaatkan Pinterest untuk membangun branding.

Namun ternyata lebih dari 75% pengguna Pinterest menggunakan tablet PC atau smartphone untuk mengakses Pinterest. Sehingga konten branding yang komunikatid juga harus diimbangi dengan penggunaan situs-situs mobile-friendly. Hal ini akan mempermudah pengguna Pinterest untuk mengakses referensi yang anda berikan.

5. Prime Time Pinterest bagi Para Pelaku Bisnis

Fakta: Studi mengenai sosial media menyatakan bahwa prime time Pinterest berada pada akhir pekan dan malam hari (tepatnya pukul 21.00 sampai 01.00). Waktu-waktu tersebut dimanfaatkan para pengguna Pinterest untuk memperoleh informasi terbaru dari sosial media tersebut. Jadi bila anda atau perusahaan anda biasanya melakukan upaya branding melalui pin selama hari kerja, maka di akhir pekan anda akan kehilangan kesempatan yang berharga.

Untuk menyiasati hal tersebut, anda dapat menggunakan aplikasi untuk mengatur jadwal pin secara otomatis. Sehingga anda tinggal menyiapkan konten-konten menarik yang hendak di pin pada waktu-waktu yang telah dijadwalkan.

Baca juga: Belajar Konsep 3C – Sukses Berbisnis via Sosial Media

Intinya, media sosial Pinterest merupakan salah satu sosial media yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan bisnis. Kendati demikian, penggunaannya untuk kepentingan bisnis harus disesuaikan dengan habit para pengguna lainnya agar informasi yang ingin anda kemukakan dapat diterima secara baik.

Maxmanroe

A Blogger, YouTuber, and Trader. Start getting to know Online Business since 2012 and continue to learn about internet business until now. Currently active as a content writer at Maxmanroe.com.

6 thoughts on “Beberapa Mitos dan Fakta Penggunaan Media Sosial Pinterest”

  1. Suka banget dengan pinterest, semoga kedepan pinterest bisa lebih keren dengan fitur2 yang baru. Dan tidak senasib dengan g+ (sedih)

    Reply
  2. Akhirnya per hari ini saya punya Pinterest mas.
    Sah & meyakinkan, tanggal 5 September 2014 wekeke..

    Reply
  3. Saya pakai pinterest saat ini sebagai penyaluran hobi saya dan dapat menemukan orang-orang dengan hobi yang sama.

    Reply
  4. Saya termasuk kuper dalam menggunakan media sosial. Belum pernah mencoba yg namanya Pinterest. Ampe skrg aja baru punya Fb & juga baru bikin Twitter :p

    Reply
  5. Dari mulai booming sampai sekarang masih bingung sama Pinterest.
    Tapi sepertinya Pinterest jadi salah satu Social Media fafvorit yang cocok buat promosi Website.

    Reply

Leave a Comment