Saat Atasan Menegur Keras, Hadapi Dengan 5 Tips Ini

Atasan Menegur Keras

Boss marah via Getty Images

Atasan menegur keras karyawan nya pasti sering terjadi di mana saja. Ini bukanlah hal yang baru lagi dalam dunia kerja karena setiap hari pasti ada saja karyawan yang mendapat teguran bahkan makian dari atasan mereka.

Dalam membangun karir di dalam dunia kerja, tentu banyak suka duka yang pernah Anda alami. Mungkin tidak menjadi soal ketika Anda sedang dalam keadaan suka. Namun akan menjadi masalah ketika Anda dalam kondisi duka, seperti sedih, berkonflik dengan teman atau mungkin saja Anda sedang ditegur atasan dengan serius.

Sesuatu yang kurang nyaman seperti teguran dari atasan tersebut kadang bisa membuat kerja kita menjadi tidak semangat. Yang pada akhirnya tentu hasil dari apa yang kita kerjakan juga tidak akan maksimal.

Nah, jika atasan menegur keras Anda, ada beberapa hal yang harus Anda lakukan, jangan terbawa emosi dulu.

  1. Setelah Atasan Menegur Keras, Tenangkan Diri Anda Dulu

Bagaimanapun juga, atasan ketika memberikan teguran, kritikan, atau marah terhadap Anda, pasti ada alasannya. Maka dari itu, ada baiknya jika Anda menahan diri terlebih dahulu, jangan terbawa emosi dan membalas teguran atasan dengan argumen.

Menahan diri selain bisa mendinginkan suasana, juga akan membuat atasan tidak semakin menjadi menegur Anda. Baru ketika suasana sudah kondusif, dan Anda diberikan kesempatan untuk berargumen, maka Anda bisa menyampaikan argumen atau pembelaan.

Tentunya Anda menjelaskan argumen dengan nada yang sedang saja, jangan nada tinggi.

Artikel lain: 5 Kesalahan Sepele yang Bisa Membuat Karyawan Dipecat

  1. Terima Dengan Lapang Dada dan Dengarkan

Terima saja teguran dari atasan dengan lapang dada. Lalu dengarkan apa yang disampaikan oleh atasan Anda. Dari teguran atasan tersebut nantinya Anda akan mengerti sendiri apa kesalahan yang telah Anda lakukan.

Jika sudah mengetahui, maka Anda harus bisa memperbaiki kesalahan tersebut agar tidak terulang lagi di kemudian hari. Atau jika Anda diberikan waktu oleh atasan, mintalah saran dan masukan terkait pekerjaan Anda.

Hal ini akan sedikit membantu Anda dalam mencari solusi atas kesalahan yang telah Anda lakukan.




  1. Jangan Biarkan Pikiran Negatif

Ini mungkin sulit dilakukan, namun Anda harus bisa. Jangan sampai Anda memiliki pikiran negatif terhadap apa yang sedang terjadi. Jangan sampai Anda juga merasa bahwa apa yang sudah Anda lakukan, kerja keras, memeras otak atau yang lainnya tidak dihargai oleh atasan maupun oleh perusahaan.

Anggap saja teguran keras dari atasan tersebut merupakan kritik yang membangun untuk kemajuan diri Anda sendiri. Karena, jika Anda biarkan pikiran negatif menguasai Anda, itu tidak akan membuat keadaan menjadi semakin baik.

Justru sebaliknya, pikiran negatif hanya akan menghabiskan energi Anda yang pada akhirnya akan berpengaruh kepada kinerja Anda sendiri.

  1. Anda Harus Melakukan Perbaikan

Mau tidak mau Anda harus melakukan perbaikan. Jika tidak ingin ditegur lagi, atau bahkan mungkin dipecat, Anda sesegera mungkin harus memperbaiki kinerja Anda.

Jangan hanya pada pekerjaan yang dianggap salah, namun Anda harus juga melakukan evaluasi diri secara menyeluruh. Ini dilakukan selain untuk membangun diri Anda sendiri, juga untuk berjaga-jaga jika saja atasan memeriksa kembali keseluruhan pekerjaan Anda.

Jika Anda sudah melakukan perbaikan secara menyeluruh, maka Anda bisa sedikit bernafas lega, meski belum tentu juga bisa menghindarkan Anda dari teguran atasan. Setidaknya bisa membuat Anda lebih tenang dan tetap bisa menjalankan pekerjaan seperti sedia kala.

Baca juga: 6 Tanda Atasan Tidak Menyukai Anda, Waspadalah

  1. Jangan Ragu Meminta Maaf

Meminta maaf tidak akan menjatuhkan harga diri Anda. Jadi jangan ragu meminta maaf kepada atasan dengan tulus, meski mungkin Anda tidak merasa bersalah atas apa yang Anda lakukan. Meminta maaf akan bisa membuat suasana lebih kondusif lagi dan meredakan amarah atasan Anda.

Atasan Anda pun akan lebih respek kepada Anda jika Anda tak ragu meminta maaf. Memang terkadang sulit meminta maaf, apalagi dalam keadaan yang tidak menyenangkan seperti ketika ditegur atasan. namun percayalah, permintaan maaf Anda kepada atasan tidak akan pernah sia-sia.

Sebagai seorang karyawan, Anda tentu harus sadar bahwa setiap pekerjaan yang Anda lakukan selalu dimonitor oleh atasan. Maka dari itu sebaiknya Anda bekerja dengan sungguh-sungguh agar hasilnya juga maksimal sehingga bisa terhindar dari teguran dari atasan.



Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2018 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud