Apa Itu Testimoni? Memahami Arti Testimoni dan Manfaatnya Bagi Bisnis

Arti Testimoni

Arti Testimoni – Sebenarnya, apa yang dimaksud dengan testimoni atau testimonial? Bagi mereka yang sering melakukan pemasaran dan bertransaksi online pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah ini.

Meskipun istilah ini cukup sering digunakan, ternyata tidak semua orang mengerti apa itu testimoni dan apa manfaatnya bagi pemasaran sebuah bisnis.

Di artikel ini saya akan mengulas secara ringkas dan jelas apa itu testimoni, apa manfaatnya, beberapa contohnya, serta tips mudah cara mendapatkan testimoni positif dari konsumen.

Arti Testimoni Secara Umum

Dalam pemasaran dan periklanan, arti testimoni adalah suatu kesaksian seorang konsumen yang merasa puas terhadap suatu produk atau jasa yang telah mereka beli.

Dengan kata lain, testimoni adalah pernyataan atau pesan konsumen mengenai pengalamannya selama bertransaksi dengan penjual, baik itu cara pelayanannya maupun kualitas barang/ jasa yang dibeli.

Sebagai contoh, seorang konsumen membeli produk herbal dari sebuah toko online atau marketplace.

Selama proses transaksi, mulai dari komunikasi, pembayaran, hingga barang tiba di tempat pembeli, semuanya berjalan dengan lancar. Ditambah lagi produk herbal yang dibeli pun terasa manfaatnya.

Selang beberapa waktu, konsumen mengirim pesan kepada pemilik toko online tersebut dan membagikan pengalamannya yang merasa puas terhadap kualitas produk dan pelayanan selama bertransaksi.

Nah, pesan dari konsumen inilah yang disebut dengan testimoni. Sampai di sini Anda tentunya sudah paham ya apa itu testimoni dalam pemasaran.

Lalu, mengapa testimoni itu penting bagi sebuah bisnis? Yuk kita simak lebih lanjut.

Baca juga: Arti Endorse

Manfaat Testimoni Bagi Bisnis

Setelah memahami arti testimoni, tentunya kita juga perlu mengetahui apa saja manfaatnya bagi bisnis.

Secara umum, orang-orang akan bersikap skeptis atau ragu terhadap produk yang belum pernah digunakannya. Terutama produk-produk yang dapat mempengaruhi hidup seseorang, misalnya produk kecantikan, produk kesehatan, dan lain-lain.

Semua pebisnis mengetahui hal tersebut. Itulah sebabnya para pebisnis biasanya meletakkan testimoni dari pengguna produknya di halaman penjualan dengan harapan pernyataan dari pengguna sebelumnya dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap produk yang dijual.

Manfaat testimoni

Dari penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa testimoni sangat bermanfaat bagi proses pemasaran suatu produk. Berikut ini adalah beberapa manfaat testimoni bagi sebuah bisnis:

1. Meningkatkan Rasa Percaya Calon Konsumen

Secara umum, testimoni dari pengguna sebelumnya dapat mempengaruhi emosi/ pikiran calon pembeli baru. Dengan begitu, maka calon pembeli baru akan merasa lebih percaya terhadap kualitas produk yang dijual.

Seperti kita ketahui, setiap bisnis hanya bisa maju dan berkembang bila ada rasa percaya dari para konsumen dan calon konsumen baru.

Dengan adanya testimoni positif dari para konsumen sebelumnya, maka reputasi seorang penjual atau pebisnis akan semakin baik di mata publik. Penjualan yang memiliki reputasi baik tentunya akan meningkatkan kepercayaan konsumen dalam melakukan transaksi.

2. Media Pemasaran Gratis

Pada dasarnya testimoni merupakan cara pemasaran yang sangat efektif bagi semua jenis bisnis. Selain meningkatkan reputasi penjual dan menambah rasa percaya calon pembeli baru, testimoni juga bisa sebagai alat pemasaran bisnis secara gratis.

Testimoni merupakan salah satu bentuk promosi dari mulut ke mulut (word of mouth marketing). Seringkali testimoni seseorang disampaikan kepada kerabatnya, keluarga, dan seterusnya, sehingga pesan yang disampaikan semakin menggema.

3. Sebagai Bahan Materi Iklan

Satu testimoni positif yang real dapat memberikan dampak besar bagi strategi pemasaran sebuah bisnis. Salah satunya adalah dapat digunakan sebagai bahan materi iklan.

Testimoni yang dikirim oleh pengguna sebelumnya dapat berupa screenshoot pesan di WhatsApp, update status di media sosial, video ulasan di YouTube, artikel ulasan di blog, melalui email, atau dengan cara lainnya.

Semua potongan pesan pelanggan di media tersebut dapat dijadikan materi pemasaran yang unik. Hal ini tentunya akan memberikan dampak yang lebih “menggigit” bagi sebuah proses pemasaran.

4. Sebagai Bahan Evaluasi

Kita harus sadari bahwa tidak semua konsumen akan memberikan testimoni positif. Terkadang ada saja pembeli yang memberikan respon mengecewakan, misalnya memberikan kritik terhadap kemasan atau proses pengiriman yang lambat.

Hal ini dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi agar pebisnis melakukan perbaikan-perbaikan yang memang diperlukan.

Testimoni negatif tidak selalu berarti buruk, dan harus disikapi dengan bijak demi perbaikan dan perkembangan bisnis di masa depan.

5. Bentuk Apresiasi Kepada Konsumen

Seperti kita ketahui, pada umumnya manusia suka mendapatkan perhatian atau dianggap penting oleh orang lain. Dan faktanya, ternyata tidak sedikit lho pembeli yang suka membaca testimoninya sendiri di sebuah toko online.

Dengan menampilkan testimoni pembeli, hal itu dapat dianggap sebagai bentuk penghargaan atau apresiasi kepada pembeli.

Konsumen yang puas dan merasa dihargai akan menjadi semakin loyal sehingga memungkinkan terjadinya pembelian ulang (repeat order).

Contoh Testimoni

Seperti yang disebutkan sebelumnya, testimoni dapat dinyatakan dalam berbagai cara. Misalnya secara tertulis via pesan aplikasi chatting (WhatsApp, Line, Facebook Messenger, Telegram), video YouTube, dan media lainnya.

Nah, berikut ini adalah beberapa contoh testimoni:

1. Testimoni di Aplikasi Chatting WhatsApp

contoh testimoni
Contoh testimoni di WhatsApp via jeskobatik.com

2. Testimoni di Halaman Website

Contoh testimoni di website via umy.ac.id

3. Testimoni di Marketplace

ulasan di Marketplace
Contoh ulasan di Marketplace, via homeparty.id

4. Testimoni Dalam Bentuk Video di YouTube

Contoh testimoni di YouTube via Kelas Musik Channel

Cara Mendapatkan Testimoni Positif dari Konsumen

Pada dasarnya setiap testimoni positif berawal dari pengalaman rasa puas yang dialami oleh konsumen setelah menggunakan suatu produk/ jasa yang dibeli.

Jika tidak ada pengalaman ini maka pebisnis atau penjual jangan pernah berharap akan mendapatkan testimoni positif dari mereka.

Menurut situs SearchEngineLand.com, sekitar 88% konsumen online memutuskan untuk membeli sebuah produk setelah melihat ulasan dan testimoni pengguna sebelumnya.

Begitu pentingnya testimoni positif, karena itu para pebisnis harus tahu cara mendapatkannya. Berikut ini adalah cara mendapatkan testimoni dari konsumen:

1. Berinteraksi Dengan Konsumen

Menjual produk berkualitas adalah awal yang sempurna, namun jika tidak dibarengi komunikasi yang baik dengan konsumen maka hasilnya tidak maksimal.

Melakukan follow up dan meminta testimoni atau ulasan dari para konsumen secara langsung merupakan langkah berikutnya yang harus dilakukan.

Ini bisa dilakukan melalui email, telepon, aplikasi chatting, dan media lainnya. Interaksi ini juga menjadi bentuk perhatian kepada konsumen, selain untuk mendapatkan testimoni mereka tentunya.

2. Hargai Setiap Testimoni Konsumen

Testimoni dari konsumen memiliki dampak besar bagi pemasaran. Itulah sebabnya sangat disarankan untuk menghargai ulasan atau testimoni mereka.

Penghargaan tersebut bisa dalam bentuk ucapan terimakasih atau memberikan bonus atau hadiah kepada konsumen yang memberikan testimoni jujur.

3. Merespon Positif Terhadap Testimoni Negatif

Seperti disebutkan sebelumnya, akan ada konsumen yang memberikan respon negatif, baik itu kritikan maupun ungkapan kekecewaan mereka.

Meskipun testimoni negatif dapat memberikan efek buruk, sebaiknya jangan merespon negatif dengan membatasi diri dengan berbagai pembelaan.

Cara terbaik untuk menghadapinya adalah dengan memberikan respon positif, misalnya meminta maaf dan menyelesaikan masalah sesegera mungkin.

4. Aktif di Media Sosial

Sebagian besar konsumen suka membagikan pengalamannya di media sosial, termasuk pengalamannya ketika berbelanja online.

Itulah alasannya mengapa pemilik toko online harus punya kanal media sosial yang populer untuk mendapatkan dan mengumpulkan lebih banyak testimoni dari konsumen.

Dengan adanya interaksi yang baik antara konsumen dan pebisnis di media sosial maka proses pemasaran akan menjadi lebih mudah, dan tentunya lebih murah atau bahkan gratis.

Baca juga: Contoh Iklan Layanan Masyarakat yang Unik

Dari penjelasan arti testimoni di atas dapat kita pahami bahwa testimoni punya peranan yang sangat penting dalam tumbuh kembangnya sebuah bisnis. Efek dari testimoni bahkan dapat mempengaruhi atau mengubah keputusan seorang calon konsumen.

Oleh karena itu, setiap testimoni harus disikapi dengan baik. Jika testimoni positif dapat berperan bagi proses pemasaran, maka testimoni negatif dapat berperan bagi upaya perbaikan dan peningkatan kualitas sebuah bisnis.

Maxmanroe

A Blogger, YouTuber, and Trader. Start getting to know Online Business since 2012 and continue to learn about internet business until now. Currently active as a content writer at Maxmanroe.com.

1 thought on “Apa Itu Testimoni? Memahami Arti Testimoni dan Manfaatnya Bagi Bisnis”

  1. Benar sekali. Testimoni masih menjadi tolak ukur kualitas dan kredibilitas dari si penjual.

    Reply

Leave a Comment