6 Tips Mengembalikan Semangat Kerja Paska Cuti Melahirkan

semangat kerja paska melahirkan

Bagi rekan-rekan wanita karir yang baru saja melahirkan, terkadang mengalami beberapa kendala ketika akan menjalankan kembali rutinitas kerja. Mulai masalah fisik yang masih belum fit hingga beban fikiran meninggalkan sang buah hati tentu menjadi penghambat untuk bisa segera kembali ke meja kerja.

Hal tersebut tentunya sangat wajar dan bisa dipahami, karena sebagai seorang wanita nyatanya mempunyai tanggung jawab yang besar terhadap tumbuh kembang putra putrinya. Namun seperti kita tahu, tidak semua wanita karir mendapatkan waktu cuti melahirkan yang cukup. Bahkan ada beberapa unit kerja yang hanya memberikan tenggat cuti selama beberapa minggu paska melahirkan.

Nah, bagi rekan-rekan yang sedang hamil atau tengah menghadapi keadaan di atas, bisa mencoba beberapa tips berikut ini agar proses back to work paska melahirkan bisa berjalan lebih lancar.

1. Melatih Diri Sejak Dini

Bagi yang masih mengandung, melatih diri sebelum melahirkan merupakan hal yang sangat baik untuk dilakukan. Melatih diri di sini maksudnya adalah mencoba membayangkan seperti apa nantinya repotnya kegiatan yang harus dijalankan setelah Anda melahirkan.

Poin pentingnya adalah menghitung waktu yang harus dihabiskan mulai dari urusan kebersihan bayi, makanan, hingga menidurkan sang bayi. Jika kita sudah mempunyai pandangan rentan waktu dan kesibukan apa saja yang akan kita hadapi, setidaknya akan membantu menyiapkan mental dan semangat kerja anda ketika hari H tiba.

Artikel lain: Menjadi Wanita Karir Berpenghasilan Besar? Inilah Pilihan Profesinya!

2. Pastikan Tanggal Masuk Kerja

Hal berikutnya yang harus diperhatikan adalah menentukan tanggal masuk kerja kembali. Hal ini tentunya sangat penting, utamanya berkaitan dengan keberlanjutan karir Anda.

Menentukan tanggal pasti kapan akan mulai bekerja kembali juga bermanfaat agar semua kebutuhan sang bayi sudah terpenuhi sebelum mulai bekerja. Karena semua sudah kita siapkan sebelumnya, maka semangat kerja paska melahirkanpun akan belipat. Dan menjelang hari masuk kerja, usahakan mulai kurangi beban fisik, lebih utamanya persiapan mental.

3. Tentukan Pengasuhan Anak

Ini menjadi salah satu masalah paling krusial bagi keluarga yang baru mendapatkan putra, siapa yang akan mengurus anak? Idealnya tugas tersebut tentunya menjadi kewajiban pokok kedua orang tua, untuk secara langsung merawat dan mengamati perkembangan anak di hari-hari awal kelahirannya.

Namun tuntutan hidup terkadang memaksa keadaan ideal tersebut harus sirna. Lalu pilihan yang biasa diambil adalah menitipkan pada orang tua. Menitipkan  buah hati pada orang tua nampaknya menjadi win-win solution yang paling mudah. Selain tidak perlu menyewa jasa, yang terpenting adalah kepercayaan dan keamanan sang bayi.




Tapi jika orang tua kita sudah tidak mampu merawat atau sudah tidak mempunyai orang tua, mau tidak mau maka kita harus menyewa jasa baby sitter. Tipsnya, lebih baik mencari tenaga baby sitter dari jasa penyalur yang resmi dan memberikan jaminan. Dan saat ini untuk mencari penyalur nampaknya juga bukan hal yang sulit.

4. Komunikasi Mampu Tingkatkan Semangat Kerja

Ketika telah masuk kantor untuk mempertahankan semangat kerja, yang bisa kita lakukan adalah tetap menjaga komunikasi dengan orang di rumah. Meski hanya selama jam rehat kantor atau ketika ada waktu luang, bisa mendengar suara buah hati tentu akan menjadi booster semangat kerja.

Terlebih saat ini #teknologi telah membuka lebar banyak fasilitas komunikasi. Jika ingin melihat keadaan anak, kita bisa menggunakan fitur video call atau memasang layanan CCTV yang terhubung secara online sehingga bisa kita pantau kapan saja.

5. Masuk ke Komunitas

Saat ini telah banyak #komunitas online untuk para ibu hamil atau ibu yang baru melahirkan. Di sana anggotanya bisa saling berbagi tentang segala hal terkait masalah dan solusi bagi pada ibu. Selain bisa menjadi ajang curhat untuk melegakan batin, tentunya kita akan mendapatkan banyak manfaat berharga dari sesama member komunitas online tersebut.

Baca juga: Perjuangan Bisnis Kartini Muljadi, Wanita Terkaya di Indonesia

6. Mencoba Tetap Rileks

Mungkin hal ini terdengar klise, namun menjelang hari kembali masuk kerja, kita memang harus menyiapkan fisik dan fokus. Tentunya baik lingkungan maupun orang-orang di sekitar kita akan sangat berbeda. Jika dirumah mungkin Anda mendapat perlakukan istimewa baik dari suami maupun orang terdekat, namun di medan kerja semua kembali professional.

Yang bisa kita lakukan adalah mencoba rileks dan melepaskan beban fikiran apapun sembari mempersiapkan diri dengan tugas yang akan dihadapi. Coba dengarkan musik atau menikmati kuliner favorit, bisa menjadi pilihan sempurna untuk menurunkan tensi mental Anda.



Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2018 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud