3 Cara Unik Memanfaatkan Pokemon Go Sebagai Ladang Marketing Bisnis Anda

3 Cara Unik Memanfaatkan Pokemon Go Sebagai Ladang Marketing Bisnis Anda

pokemon-go-marketing
Image dari Mdgadvertising.com

Dengan jumlah unduhan lebih dari 75 juta kali dalam kurun waktu kurang dari 3 minggu saja, game mobile Pokémon Go sudah bisa dipastikan menjadi sebuah fenomena terbaru dalam industri digital. Bagaimana tidak, angka yang luar biasa besar tersebut diperkirakan masih akan terus tumbuh, bahkan ketika sebagian pihak menilai game ini akan mulai kehilangan pemainnya jika tidak ada pembaruan atau update terbaru yang dikeluarkan oleh pihak pengembang.

Karena pada kenyataannya, Niatic sebagai developer pengembang game #Pokemon Go telah mengkonfirmasi bahwa game ini akan segera mendapat pembaruan dari sisi fitur, gameplay serta berbagai pernak-pernik lain yang tentunya akan semakin menambah keseruan bermain game tersebut. Melihat optimisme ini kemudian banyak pebisnis yang melihat Pokémon Go justru sebagai ladang marketing bisnis yang potensial.

Permasalahannya adalah, tidak semua pemilik bisnis mengetahui dengan pasti bagaimana cara memanfaatkan game tersebut untuk mendongkrak upaya marketing bisnis mereka. Sebagian mungkin terfikir cara konvensional seperti menjual item atau produk lainnya, namun sebagian lagi yang sudah mengenal bagaimana game Pokemon Go ini dijalankan, bukan tidak mungkin bisa memanfaatkan game ini lebih baik lagi.

Dan berikut, 3 ide sederhana dalam memanfaatkan game Pokemon Go untuk kepentingan marketing bisnis.

1. Manfaatkan Adanya Poke Stop

Bagi yang sudah pernah atau bahkan gemar memainkan #game Pokemon Go, tentu tahu adanya fitur yang diberi nama poke stop. Poke stop merupakan sebuah fitur digital yang menjadikan sebuah tempat ditandai sebagai tempat khusus dimana para pemain Pokemon Go bisa mendapatkan poin jika mengunjungi tempat tersebut. Tempat ini bisa dimana saja, namun umumnya poke stop lebih banyak berada di tempat khusus seperti patung, tugu, gapura, atau tempat simbolik lain.

Nah lalu bagaimana cara memanfaatkan poke stop ini untuk mendongkrak marketing bisnis kita? Cara yang paling sederhana yakni dengan membuka tempat penjualan produk  di area poke stop tersebut. Seperti contohnya jika kita menjual makanan, kita bisa membuat gerai mini dan tentunya bisa mendatangkan keuntungan tambahan bagi bisnis kita. Atau yang lebih unik lagi, kita bisa menjual berbagai pernak-pernik Pokemon Go serta keperluan untuk memainkan game mobile tersebut.

Artikel lain: Menilik Besarnya Potensi Marketing Via Social Game

2. Kombinasikan Dengan Event

Karena game Pokemon Go sangatlah populer, tentu ada kesempatan yang besar jika kita dengan kreatif bisa mengkolaborasikan penyelenggaraan sebuah event dengan game tersebut. Nantinya dalam sebuah event, utamanya yang diikuti oleh generasi milenial alias generasi muda, kita bisa menambahkan agenda khusus untuk bermain Pokemon Go bersama. Bisa dibayangkan, keseruan yang akan muncul saat event digelar dan ada kegiatan berburu Pokemon secara “berjamaah” di sana.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, dipercaya mampu meningkatkan keterkaitan bisnis Anda dengan konsumen muda, ketika event bisnis digelar. Di dalamnya nanti, kita juga bisa menjual berbagai hal serupa dengan poin yang pertama. Tinggal bagaimana kita mengemas acara yang disuguhkan secara fun dan beda dengan yang lain.

3. Booster Reputasi Di Mata Konsumen Muda

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, game Pokemon Go memang mayoritas digemari oleh generasi muda. Dengan begitu, memasukan game mobile ini ke dalam bisnis kita tentu akan menjadi faktor lain untuk meningkatkan reputasi bisnis di mata konsumen muda.

Memang benar jika efek yang didapatkan tidaklah secara langsung. Namun dengan membangun sebuah keterkaitan antar bisnis Anda dengan apa yang digemari oleh konsumen muda, maka lambat laun akan terjalin keterikatan yang kuat dalam jangka waktu lama.

Baca juga: Inilah Pekerjaan Di Industri Game Yang Semakin Prospektif Di Masa Depan

Alasan mengapa Pokémon go sangat tepat untuk menarik minat konsumen muda adalah yang pertama mampu membangun aktivitas kebersamaan, selain memainkan game secara Individual. Di sisi lain, game berbasis petualangan ini juga mengharuskan pemainnya untuk gemar berpergian menjelajahi spot baru yang mungkin belum pernah dikunjungi. Dan ciri tersebut sangatlah cocok untuk mendeskripsikan para konsumen muda.

Berdasarkan 3 tips di atas, kita bisa mengembangkan lebih banyak #strategi marketing lain dalam memanfaatkan euphoria game Pokemon Go. Dan tidak hanya game ini saja, mungkin dalam beberapa waktu ke depan akan muncul game sejenis lain dan juga tak kalah potensial dimanfaatkan sebagai media marketing bisnis. Jadi jangan berhenti untuk bereksplorasi dalam bisnis!

TIDAK ADA KOMENTAR

Tinggalkan Balasan