Tenggelamnya Blackberry Dan Warisan Masa Depan

blackberry

Image dari Bizjournals.com

Seperti diketahui bahwa saat ini perusahaan teknologi yang memproduksi perangkat smartphone, BlackBerry telah memasuki masa suram bahkan terancam untuk gulung tikar. Kondisi tersebut tidak terlepas dari semakin menurunnya jumlah penjualan perangkat smartphone BlackBerry dan juga berbagai lini bisnis perusahaan yang berbasis di Kanada tersebut.

Memang berat untuk menerima terpuruknya perusahaan yang pernah sangat berjaya beberapa tahun yang lalu. Namun bagaimanapun, ini merupakan sebuah siklus bisnis yang harus diterima tidak hanya oleh mereka yang terlibat secara langsung dengan perusahaan #BlackBerry namun juga para pelaku bisnis serta konsumen teknologi di seluruh dunia.

Namun yang unik ternyata, kita harus memahami bahwa karamnya kapal bisnis BlackBerry ternyata meninggalkan warisan yang begitu berharga utamanya bagi negara Kanada sebagai tanah kelahirannya. Informasi selengkapnya bisa rekan-rekan simak pada artikel berikut ini.

Mengulas Kembali Masa Jaya Blackberry

Pada saat perangkat smartphone atau ponsel pintar mulai berkembang dimulai dari benua Amerika, kala itu BlackBerry hadir sebagai salah satu pemain besar yang memegang kunci perkembangan industri teknologi yang satu ini. Bagaimana tidak dengan total penjualan yang mencapai jutaan unit kala itu, #smartphone bertenaga sistem operasi BlackBerry laris manis diburu oleh pengguna tidak hanya di kawasan Amerika namun hingga ke seluruh dunia.

Alasan mengapa BlackBerry begitu laris di pasaran kala itu adalah, kelebihan aplikasi chatting-nya yakni BlackBerry Messenger yang memang sangat efektif untuk menjalankan beragam kebutuhan masyarakat. Tidak hanya sebagai alat komunikasi digital, BlackBerry Messenger nyatanya juga telah bertransformasi menjadi media bisnis serta marketing yang efektif. Banyak eksekutif di seluruh dunia yang bahkan menggunakan BlackBerry sebagai identitas digital ketika memperkenalkan bisnis mereka.




Artikel lain: Tahun 2016, Apa Kabar BlackBerry? Inilah Kabar dan Berita dari Perusahaan Asal Kanada Tersebut

Namun apa yang terjadi ketika booming produksi perangkat ponsel pintar terjadi di berbagai wilayah di dunia. Tidak hanya di Amerika, di Asia seperti Korea dan Tiongkok, hingga perusahaan teknologi yang ada di Eropa juga ikut berlomba untuk memproduksi perangkat smartphone yang sesuai dengan minat dan juga trend konsumen.

Inilah yang menjadi awal mula kemunduran bisnis BlackBerry. Karena tidak mampu bersaing baik dalam hal harga maupun kualitas, akhirnya banyak pengguna yang memilih untuk berpaling menggunakan perangkat smartphone lain. Dalam hal ini, sistem operasi Android ditunjuk menjadi salah satu “pembunuh” utama dalam kasus tewasnya bisnis BlackBerry.

Ditilik dalam hal statistik, jika dulunya perusahaan yang juga dikenal dengan nama Research in Motion atau RIM ini mempunyai cukup banyak perusahaan cabang di seluruh dunia yang dijalankan oleh 20.000 karyawan, kini bahkan jumlah total karyawannya hanya mencapai tak lebih dari 5%, atau sekitar 6000 orang saja.

Warisan Blackberry

Dari tenggelamnya bisnis BlackBerry ini, tentu banyak pihak yang merasa bahwa satu-satunya pelajaran yang bisa diambil adalah, tentang beragam kekurangan perusahaan BlackBerry untuk bisa bertahan dalam ketatnya persaingan. Seakan tidak setuju dengan hal tersebut, nyatanya cukup banyak pula hal positif yang terjadi selepas menurunnya traksi bisnis perusahaan  ini.




Disampaikan oleh perwakilan Pemerintah Ontario, Kanada untuk Inggris, Aaron Rosland, bahwa sebenarnya kejadian ini memberi dampak positif yang luar biasa utamanya bagi negara Kanada. Dipilah perlahan, pertama kita bisa melihat dari besarnya jumlah karyawan BlackBerry yang harus dirumahkan akibat kemunduran bisnis BlackBerry. Dan ternyata, mayoritas dari mereka mantan pekerja BlackBerry tidak berputus asa dan tetap berusaha untuk berkarir di bidang industri teknologi.

Cara yang mereka tempuh juga sangatlah positif, mayoritas dari mereka masuk ke perusahaan teknologi yang jauh lebih matang dengan membawa pengalaman dan juga ilmu selama bekerja di pabrikan BlackBerry. Dan tak sedikit pula dari mereka, yang memulai usaha sendiri dengan mendirikan startup teknologi di berbagai bidang.

Rosland melihat kenyataan ini sebagai warisan luar biasa yang diturunkan oleh BlackBerry untuk perkembangan industri bisnis di negara Kanada. Hasil dari didikan BlackBerry tersebut perlahan menjadi generasi yang sangat bertalenta di bidang teknologi.

“Sejujurnya dari perspektif kami, dampaknya positif. Ketika BlackBerry mengalami kesulitan dan melepas karyawan, hal ini malah membangkitkan sektor teknologi. Orang mereka dipekerjakan di perusahaan teknologi yang lebih baru atau menggunakan pengalaman mereka selama di BlackBerry untuk mendirikan perusahaan sendiri,” kata Rosland.

Baca juga: Coba Peruntungan, Blackberry Bakal Rilis 2 Ponsel Android Berharga Ringan

Saat ini tak kurang dari 19.000 unit bisnis yang bergerak di bidang teknologi sudah ada di negara Kanada. Angka tersebut prediksi akan terus meningkat seiring dengan kemajuan startup teknologi dan juga pemodal asing yang menanamkan uang untuk industri serupa di negara bagian Amerika Serikat tersebut.

Tidak hanya dalam hal sumber daya manusia secara langsung, BlackBerry juga setelah menumbangkan dana yang sangat besar untuk pengembangan universitas terbesar di Kanada yakni University of Waterloo. Dari kontribusi besarnya terus, kini University of Waterloo bisa menjadi universitas berkelas dunia dan dipandang dapat menghasilkan calon tenaga kerja yang skillfull dan profesional.

“Kesuksesan BlackBerry sungguh membuat kami terlihat di dunia dan membuat orang Kanada mengatakan bahwa jika hal semacam itu bisa terjadi, perusahaan Kanada bisa tumbuh sebesar itu, mungkin saja juga akan terjadi di bisnis mereka. BlackBerry memberikan kami rasa percaya diri semacam itu,” pungkas Rosland.



2 total comments on this postSubmit yours
  1. Tapi pada tahun 2017 ini BB mengeluarkan produksinya kembali yakni BlackBerry Aurora yg sdh mempunyai fitur android Nugget dll. BB sepertinya Yg akan menyaingi Nokia 6, iphone 5, dan sony dll. Semoga BB berjaya kembali…..

  2. Saya setuju nih, dibalik setiap kesulitan selalu datang peluang di depanya. Itulah yang bisa saya simpulkan dari ulasan singkat tentang tewasnya bisnis teknologi Blackberry.

    Ponsel BB sendiri saya masih pegang 2 unit di rumah sebagai kenangan…masih bagus, hanya saya nggak di jalankan paketnya.

    Yang paling hebat, mantar karyawan yang tak pernah putus asa bahkan semakin termotivasi untuk terus berkarya.

    Salut

Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2018 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud