Rocafella: Duo Kakak Beradik Sukses Kembangkan Brand Fashion Asal Pulau Borneo

Rocafella

Image dari Facebook.com

Rocafella – Bisnis fashion memang selalu menarik dan membuat banyak orang ingin mencobanya. Besarnya peluang karena permintaan yang tinggi pada bidang fashion inilah yang membuat produk fashion selalu laris manis. Salah satu orang yang juga tertarik menggeluti #bisnis fashion ini adalah Ella Atheresia dan sang adik Efriza Monica.

Dengan modal Rp50 juta, kedua saudara kandung asal pulau Borneo alias Kalimantan ini akhirnya merancang produk fashionnya sendiri dengan brand bernama Rocafella pada akhir tahun 2014 silam. Lalu seperti apakah bisnis fashion Rocafella yang dijalankan oleh Ella dan adiknya Efriza ini? Berikut ulasannya.

Awal Mula Usaha Rocafella

Dengan modal sebesar Rp 50 juta, Ella dan Efriza membuka usaha fashion buatannya sendiri dengan nama brand Rocafella. Bidang fashion sendiri merupakan hobi dan kegemaran mereka. Agar tampil cantik, kerap kali mereka memilih dan membeli baju serta aksesoris lainnya.



Akhirnya terlintas dibenaknya untuk menjadikan perilaku konsumtifnya terhadap kebutuhan fashion tersebut sebagai bisnis. Selain menguntungkan, dengan berbisnis Ella mengaku akan dapat lebih meng-explore ilmunya terhadap fashion.

Artikel lain: Dea Valencia Budiarto ~ Kreator Batik Kultur, Sulap Produk Sisa Jadi Bisnis Fashion Kreatif

Produk Brand Rocafella

Rocafella sendiri adalah sebuah brand fashion yang menjual kebutuhan fashion dan aksesoris fashion bagi wanita remaja dan dewasa. Dengan butik yang dibuka di daerah Balikpapan, Kalimantan Timur ini maka peluang mereka meraih pangsa pasar semakin besar.

Selain permintaan yang tinggi, update fashion yang tergolong terlambat ini pun bisa mereka jadikan peluang untuk meraih banyak pelanggan. Selain desain dan rancangan yang berasal dari diri sendiri, asesoris Rocafella pun ada yang berasal dari buatan tangannya.

Dalam proses pembuatan produk Rocafella ini sangat menarik. Pasalnya proses produksi dan penjualan dilakukan di tempat yang berbeda. Sang adik Efriza yang tinggal di Jakarta bertugas melakukan tahapan proses produksi. Sedangkan Ella hanya bertugas melakukan desain dan penjualan di Balikpapan. Untuk ide membuat produk Rocafella sendiri biasanya didapatkan oleh keduanya dari berbagai sumber dari rangkungan beberapa contoh di dunia maya.

Peluang Bidang Fashion

Menurut Ella, bisnis fashion ini sangat memiliki peluang yang sangt besar hingga menjadikannya tidak akan pernah mati. Selain sebagai salah satu kebutuhan pokok manusia, fashion juga selalu akan hidup karena adanya faktor tren yang selalu harus diperbarui.

Apalagi bagi kaum perempuan yang sangat memperhatikan penampilannya, maka produk fashion ini akan selalu menjadi prioritasnya. Namun untuk tetap menjadikan fashion memiliki peluang yang besar, Anda juga harus memiliki segudang ide dan kreativitas dalam merancang busana yang menarik dan selalu update.

Setelah berjalan hampir satu tahun, usaha brand Rocafella yang dijalankan Ella dan Efriza ini ternyata mengalami perkembangan. Menurut Ella modal awal yang digelontorkan pada awal mula usaha itu sekarang sudah mencapai BEP (Break Even Poin) atau balik modal. Omzet yang bisa diperoleh pun telah mencapai Rp 10 juta per bulan. Bahkan, jika ada event seperti pop up market Ella dan Efriza bisa meraup keuntungan lebih dari Rp 10 juta.

Kendala Usaha yang Dihadapi

Mengenai kendala usaha, Ella mengaku bahwa dirinya merasa sangat kesulitan ketika melakukan produksi di sini. Selain bahannya terbatas biaya jahitnya pun sangat mahal. Di Balikpapan untuk produksi seperti t-shirt atau produk garment sangat susah, biaya produksinya sangat  mahal mungkin bisa 2-3 kali lipat dari harga produksi di Jawa.

Untuk mengatasi kendala ini, maka Ella pun memasrahkan proses produksi Rocafella ke adiknya Efriza yang ada di Jakarta agar mendapatkan harga yang murah. Setelah proses produksi dari Jakarta selesai maka hasilnya pun tinggal dikirim ke tempat Ella di Balikpapan.

Baca juga: Fany Silvia ~ Mengembangkan Fashion Asli Indonesia Bersama Taflo Shoes

Hal lain yang menjadi kendala dan masalah dalam usaha fashion-nya ini menurut Ella adalah tentang branding. Membuat brand khusus, seperti Rocafella tentunya membutuhkan usaha keras agar mempunyai posisi kuat di pasar. Apalagi, ada banyak brand yang sudah populer lainnya yang menjadi kompetitor Anda.

Ke depan Ella memiliki harapan bahwa industri kreatif di Balikpapan ini dapat maju, seperti kota Jakarta, Bandung dan Jogjakarta.  Dengan kemajuan di bidang industri kreatif ini menurut Ella masalah seperti kesulitan bahan baku dan mahalnya proses produksi akan segera teratasi secara otomatis. Selain itu dengan pertumbuhan industri kreatif maka Anak muda di Balikpapan akan memiliki peluang untuk bisa sukses dari hasil industri kreatif yang mereka buat, tambah Ella.





2 total comments on this postSubmit yours
  1. salam,

    Perkenalkan saya danu dari Kompas TV program Big Bang Show, apakah saya bisa tahu kontak person dari pemilik atau pendiri rocafella?

    Mohon bantuan dan kerjasamanya ya.
    Terima kasih

    Regards,

  2. Hebat, ada juga warga borneo yang masuk dalam edisi postingan ini……jadi bangga sebagai warga borneo, maju terus tanah borneo

Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2018 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud