Ratu Yuliana ~ Perjuangan Dari Waitress Hingga Sukses Berbisnis Aksesoris

Image dari Vemale.com

Image dari Vemale.com

Kesuksesan bisnis adalah hak semua orang, baik laki-laki maupun perempuan memiliki kesempatan yang sama. Dengan ketersedian berbagai #peluang bisnis yang semakin berkembang saat ini, sangat mungkin bagi siapa saja untuk meraih sukses. Dalam dunia modern seperti saat ini, memungkinkan bagi siapa saja menjalankan bisnis dan meniti karir secara multitasking. Banyak sekali peluang usaha yang bisa Anda kerjakan sesuai dengan passion yang Anda miliki secara bersamaan.

Seperti apa yang dilakukan Ratu Yuliana seorang wanita dari Banten yang begitu menyukai segala sesuatu yag berhubungan dengan aksesoris. Dari kesukaan inilah kemudian berkembang menjadi sebuah bisnis yang sangat menjanjikan. Bagaimana kisah awal mula bisnisnya berkembang, simak ulasannya di bawah ini.

Bermula Kesukaan Membeli Aksesoris

Sebelum fokus menekuni bisnis aksesoris, Ratu Yuliana dulunya adalah seorang waitress yang bekerja pada sebuah restoran. Ide bisnis bermula ketika ia dulunya suka membeli aksesoris. Karena begitu suka dengan aksesoris, bukan saja membeli, namun Ratu Yuliana juga pandai memperbaiki aksesoris dan membuat kalung perhiasan. Dari situ, kemudian ia mempunyai ide untuk mencoba mengembangkan sebuah bisnis yang bergerak di bidang penjualan aksesoris. Kemudian muncullah nama Rumah Ratu untuk bisnis yang baru ia kembangkan itu.




Tidak hanya menjual saja, namun Ratu Yuliana juga memiliki ketrampilan memperbaiki dan membuat perhiasan sendiri. Awalnya ia mencoba membuat sebuah perhiasan yang dijual kepada teman-temannya. Ternyata respon dari teman-teman Ratu Yulian mendapatkan respon yang bagus, teman-teman nya banyak menyukai perhiasan yang ia buat.

Artikel lain: Valkrisda Caresti Botha ~ Hasilkan Jutaan Rupiah Dari Kreasi Limbah Kain

“Dulu aku malah pernah kerja di restoran jadi waitress, terus aku suka beli aksesoris, aksesoris rusak juga aku perbaiki sendiri. Misal jika kaitan kalungnya putus, aku perbaiki. Terus aku coba-coba bikin, dan teman-teman suka, hingga akhirnya aku jual ke teman dan berlanjut jualan hingga kini,” begitu cerita Ratu Yuliana.

Berhenti Dari Pekerjaan Lama, Fokus Pada Usaha

Dengan berjalannya waktu, usaha yang dirintis Ratu Yuliana pun semakin berkembang dan semakin besar. Dengan melihat keadaan itu, akhirnya Ratu pun kemudian memutuskan untuk fokus pada usahanya dan keluar dari pekerjaan nya dulu sebagai wiatress. Usaha yang dikembangan Ratu Yulian sampai saat ini sudah membuat lebih dari 100 kalung dengan berbagai bentuk yang berbeda-beda tentunya. Semua perhiasan kalung yang ia buat tersebut adalah hasil karya nya sendiri yang dibantu oleh keluarga dan beberapa karyawannya.

“Awalnya aku sendiri, sama dibantu keluarga dan pacar, sekarang aku sudah punya karyawan freelance 12 orang. Karena sehari itu bisa produksi 250 kalung, jadi perlu tenaga lebih,” demikian jelas Ratu Yuliana.

Hasil dari kerja kerasnya membangun usaha aksesoris tersebut menurutnya dirasa sangat mencukupi untuk kebutuhan hidupnya. Bahkan sebagai tulang punggung keluarga, Ratu Yuliana mampu membantu mencukupi kebutuhan keluarganya. Tidak itu saja, selama bekerja sendiri dengan bisnis aksesoris tersebut, Ratu Yuliana mampu membeli mobil sendiri.

Baca juga: Retno Hastuti ~ Raup 30 Juta Tiap Bulan Dari Bisnis Kerajinan Limbah Pinus

Ratu Yuliana Mengembangkan Varian Aksesoris yang Unik

Menurut Ratu Yuliana, ke depan persaingan dalam bisnis aksesoris tentu akan semakin ketat. Namun dengan menawarkan aksesoris yang berbeda dari yang lain, ia yakin bisnis yang ia geluti saat ini akan tetap bisa bersaing. Aksesoris yang dijual oleh Ratu Yuliana memang sangat beragam, seperti memadukan unsur etnik dengan bermacam-macam kain dan warna, menjadi nilai lebih pada aksesoris yang ia jual.

Selain itu, menurutnya yang terpenting lagi adalah masalah harga. Ia mengaskan bahwa harga tidak perlu terlalu mahal, yang penting semua orang mampu membelinya. Selama ini bisnis yang ia jalankan ini lebih sering hadir di berbagai bazar-bazar yang ada. Menurutnya, lebih menyenangkan ketika menjual di bazar, karena sering bertemu dengan orang-orang yang berbeda, sehingga tentunya tidak membosankan.

Satu tips darinya untuk bisa tetap konsisten dan bertahan dalam setiap bisnis yang digeluti adalah cinta. Ia menuturkan bahwa sebelum memutuskan berbisnis, cintai dulu apa yang Anda lakukan. Maka dengan mencintai apa yang dilakukan, kita akan lebih siap ketika suatu saat menghadapi hal yang tidak kita inginkan.



Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2017 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud