Plug and Play Indonesia Fasilitasi Startup Dapatkan Bimbingan Gratis

Image dari Technologue.id

Semakin hari pertumbuhan industri #startup di Indonesia nampaknya semakin menjanjikan. Tidak hanya kreatif menghasilkan produk maupun jasa, startup asli Indonesia juga mampu mengadaptasi potensi lokal untuk kemudian dikembangkan menjadi ide bisnis potensial.

Inilah alasan mengapa cukup banyak pihak swasta baik dari dalam negeri maupun luar negeri yang tertarik untuk memfasilitasi perkembangan industri startup di Indonesia. Salah satunya yakni perusahaan Plug and Play dan Gan Kapital, yang baru saja menjalankan kerjasama untuk membentuk sebuah akselerator perusahaan rintisan baru yang diberi nama Plug and Play Indonesia.

Akselelator startup baru ini mempunyai tujuan untuk semakin memajukan industri startup teknologi di Indonesia terutama untuk dua bidang yakni bidang mobile serta fintech.




Mencari Startup Potensial

Setelah kerjasama antara Plug and Play dan Gan Kapital resmi dijalankan, kedua perusahaan tersebut menargetkan untuk bisa membimbing sejumlah startup potensial di Indonesia agar bisa bersaing di kancah yang lebih luas lagi. Oleh karena itu, dalam beberapa waktu ke depan Plug and Play Indonesia akan mengadakan program khusus untuk mencari sejumlah startup yang bakal mendapat pembinaan khusus secara gratis.

Program pencarian startup ini sudah mulai dijalankan dan akan ditutup pada tanggal 24 Maret 2017. Dalam rencana yang telah disusun, Plug and Play Indonesia akan mencari 10 startup terpilih untuk mendapat bantuan funding hingga mentorship yang tentunya sangat berguna bagi tumbuh kembang perusahaan rintisan tersebut.

Artikel lain: Besarnya Dana Awal Dari Investor Bukan Jaminan Suksesnya Startup

Program Gelombang Pertama

Terkait dengan program bimbingan startup yang akan dilakukan, awalnya Plug and Play Indonesia bakal memilih 10 startup untuk menjalani program selama beberapa waktu ke depan. Mengenai proses pemilihan, mulai saat ini hingga tanggal 24 Maret ke depan, pengelola startup bisa mulai mendaftarkan diri langsung lewat tautan berikut ini http://apac.plugandplaytechcenter.com/startup-application/




Setelah mendaftarkan diri, nantinya akan dipilih sebanyak 100 startup untuk memasuki tahap pitching. Dari 100 startup terpilih, proses seleksi dilanjutkan dengan mendaftarkan video yang akan disaring menjadi 25 startup teratas. Dan pada tanggal 12 April 2017, akan diadakan live pitching untuk menentukan 10 startup yang akan mendapatkan program pembekalan. Acara program accelerator tersebut diadakan pada tanggal 27 April 2017.

Disampaikan oleh Accelerator Director di Plug and Play Indonesia Nayoko Wicaksono salah satu tujuan yang ingin dicapai oleh pihaknya adalah memberikan ekosistem pertumbuhan startup yang utuh bagi industri teknologi nasional. Untuk mewujudkan tujuan tersebut jalan yang di tempuh adalah dengan memasukkan keterlibatan perusahaan lewat sistem korporat innovation.

Yang menarik dari program akselerator Plug and Play Indonesia adalah komposisi dari pelatihan yang ditawarkan. Mengambil konsep “Silicon Valley in a box”, nantinya setiap peserta accelerator bisa mendapat tidak hanya bimbingan, namun juga logistical support, mentoring, investment serta tidak ketinggalan corporate inovation yang menjadi pembeda dengan akselerator startup lain.

Didukung Perusahaan Besar

Hingga saat ini beberapa perusahaan besar yang telah menjadi rekanan dalam program akselerator Plug and Play Indonesia antara lain, BizDev Opportunities, Co-working space, Strategic Partners, Mentor and Experts, sampai Access Silicon Valley and global programs. Selama 3 bulan, seluruh peserta akan digodok hingga akhirnya menjalankan program demo day pada tanggal 14 Agustus 2017.

Plug and Play sendiri sudah menjadi brand akselerator yang populer bahkan menjadi salah satu yang terdepan di kawasan Amerika Serikat. Lebih dari 100 perusahaan dipertemukan dengan potensi baru dari startup baik lewat kerjasama korporasi maupun investasi. Beberapa nama startup besar yang pernah merasakan dampak dari akselerator ini adalah Paypal, Dropbox serta Lending Club.

Baca juga: Tips Membangun Startup Ketika Belum Mendapatkan Pendanaan Investor

Sebagai informasi, kerjasama yang dirilis oleh Plug and Play Indonesia ini tidak terlepas dari upaya yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo.

Pada awal tahun 2016 silam, Presiden Jokowi sempat mengunjungi kantor pengembang akselerator Plug and Play ketika melakukan kunjungan di Silicon Valley. Harapan yang ditanamkan oleh Presiden yakni nantinya mampu mengangkat perekonomian digital Indonesia hingga mencapai angka 130 miliar dollar di tahun 2020.



1 comment on this postSubmit yours
  1. harus siap siap menghadapi ekonomi digital

Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2017 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud