Perangi Konten Kualitas Rendah, Youtube Terapkan Peraturan Baru

Image dari Linkedin.com

Sebagai salah satu platform media sosial yang paling banyak digunakan saat ini, Youtube tentunya mempunyai peluang yang sangat besar untuk dikembangkan. Terutama bagi mereka yang ingin menghasilkan tambahan pundi keuangan lewat bisnis berbasis online, #Youtube bisa dibilang sebagai salah satu alternatif yang menggiurkan.

Bagaimana tidak, dengan berbekal kreativitas menciptakan konten video setiap orang bisa mulai menghasilkan pendapatan salah satunya lewat program periklanan YouTube. Sebagai bukti, saat ini semakin banyak penggiat Youtube dengan berbagai macam konten video mulai dari video tutorial, vlogging harian hingga berbagai jenis konten video lainnya.

Namun sayang sekali, nampaknya upaya untuk mencari uang lewat YouTube akan semakin sulit. Jika sebelumnya siapa saja bisa langsung mendaftar dengan syarat yang cukup mudah untuk mulai menjadi mitra YouTube, kini ada beberapa syarat tambahan yang mungkin bakal cukup menyulitkan terutama pagi para pemula.

Syarat 10.000 Views

Dari informasi terakhir yang dikeluarkan oleh pihak pengembang platform media sosial YouTube, menyampaikan bahwa saat ini bagi siapa saja yang ingin menghasilkan uang lewat YouTube harus memenuhi syarat yakni telah mencapai total 10.000 views pada channel pengguna.

Peraturan tersebut sudah mulai aktif untuk semua pengguna yang ingin bergabung pada YouTube Partner Program (YPP). YPP sendiri bisa dibilang sudah menjadi ladang pencarian pendapatan tambahan lewat sarana online.

Lalu apa dampak dari peraturan tersebut?

Secara umum tentunya hal ini akan memberi batasan tersendiri bagi para youtuber baru. Adanya syarat 10.000 views, sebenarnya bukan angka yang terlalu besar. Namun bagi mereka yang sama sekali belum pernah membuat konten atau mendapat informasi bagaimana mengembangkan konten yang menarik, angka ini tentu cukup memberatkan.

Artikel lain: Bagaimana Cara Mendapatkan Uang Dari Youtube?

Selain itu, untuk beberapa kasus terkadang ada juga kondisi dimana youtuber yang mengeluh bahwa channel yang mereka buat sudah ditangguhkan atau dibanned bahkan sebelum menyentuh angka 10.000 views. Tak sedikit pula dari para kreator tersebut yang mengaku bahwa konten yang mereka buat merupakan konten original.

Untuk masalah ini, tentu pembahasanya akan lebih panjang karena harus melihat apakah konten yang diunggah oleh pengguna benar-benar tidak melanggar aturan dari YouTube.

Untuk Membatasi Konten Reupload

Disampaikan dalam salah satu posting blog resmi YouTube, pemberian batasan 10.000 views memiliki tujuan utama yakni untuk semakin menekan pertumbuhan konten berkualitas rendah yang ada di platform berbagi #video tersebut. Seperti diketahui saat ini semakin banyak oknum yang masuk ke platform YouTube dengan tujuan utama untuk mendapatkan keuntungan namun dengan tindakan tidak bertanggung jawab.

Tindakan yang dimaksud adalah dengan mengupload ulang konten milik orang lain atau yang umum disebut dengan aktivitas reupload. Untuk mendapatkan uang dari YouTube tentu bukan hal yang salah, namun ketika upaya yang dilakukan jelas melanggar peraturan, tentu harus mendapat tindakan.

Hal seperti ini faktanya telah merugikan banyak pihak. Yang pertama tentu dari pihak pemilik konten asli. Mereka yang telah membuat dengan susah payah serta tak jarang membutuhkan modal tersendiri, tiba-tiba kontennya diambil tanpa pemberitahuan. Yang kedua, kerugian juga dialami oleh pihak YouTube, dimana kemudian banyak konten yang tidak memiliki kualitas baik.

Dan dampak terakhir dialami oleh para penonton. Tentunya penonton YouTube menginginkan konten yang berkualitas bukan hanya konten upload ulang yang terkadang sangat banyak kekurangan.

Disampaikan lebih jauh, nantinya setelah sebuah channel memenuhi syarat 10.000 views, tim YouTube akan melakukan review ulang apakah channel tersebut memang memberikan video yang berkualitas. Baru setelahnya mereka bisa mulai memunculkan iklan pada setiap video channel tersebut.

Baca juga: Cara Download Video YouTube Tanpa Software

Melengkapi Fitur Pengamanan

Sebelumnya Youtube memang sudah mempunyai algoritma khusus yang bisa melakukan pengawasan terhadap konten reupload. Selain itu ada juga fitur pelaporan untuk mereka yang merasa kontennya dicuri.

Namun dengan sistem baru yang diterapkan, ini akan melengkapi sistem yang sudah ada sehingga semakin banyak kreator bodong yang bisa dibasmi dari platform YouTube.

Jadi intinya sebenarnya pembatasan 10.000 views bukan hal yang lalu besar jika kita memang mempunyai upaya serta niat untuk menghasilkan lewat YouTube. Karena jika konten kita memang berkualitas, angka tayangan 10.000 bisa kita lewati dengan cukup mudah.

M Majid

Mochamad Majid adalah content writer sekaligus editor di Maxmanroe.com. Menyukai dunia digital media dan fotografi.

2 thoughts on “Perangi Konten Kualitas Rendah, Youtube Terapkan Peraturan Baru”

  1. Lalu bagaimana untuk channel lama yang baru berisi 3 video penonton belum nyampe 10k viewes, akan tetapi monetisasi video sudah tersedia / aktif.

    Reply
  2. Walah… Saya aja belum sempet mulai bikin video, malah syaratnya sudah semakin di perketat. Tapi bagus itu. Pelajaran buat para pencuri kontem.

    Reply

Leave a Comment