Pengertian Stress Serta Faktor, Jenis dan Tips Pencegahannya!

Advertisement-Scroll to Continue

Pengertian stress mungkin tak banyak yang tahu penjelasan spesifiknya. Namun tak jarang banyak orang yang mengalami kondisi tersebut. Tahukah kalian jika stress di kenali dari beberapa faktor juga terbagi menjadi beberapa jenis.

Setiap jenis stress selalu memiliki faktor penyebab yang berbeda. Oleh karena itu memahami kondisi stress tak hanya dari pengertiannya saja. Namun kalian juga harus tahu faktor apa saja yang menjadi penyebabnya serta jenis stress itu sendiri.

Dimana penjelasan akan kondisi stress bisa kalian dapatkan selengkapnya di sini. Bukan hanya pengertiannya saja, namun juga hal lain yang ada kaitannya dengan kondisi tersebut seperti faktor dan jenis stress itu sendiri.

Pengertian Stress Adalah

Pengertian stress

Pengertian stress adalah suatu bentuk ketegangan fisik, psikis, emosi, dan mental, yang dialami oleh seseorang sehingga dapat mempengaruhi kegiatan orang tersebut.

Jika dilihat dari sisi psikologis, pengertian stress dapat disartikan sebagai suatu gangguan mental yang terjadi pada seseorang akibat adanya tekanan, baik itu tekanan dari luar maupun dari dalam dirinya sendiri.

Tahukah kalian jika kondisi stress yang dialami seseorang dapat mengakibatkan menurunnya produktivitas dalam berbagai kegiatan, bahkan dapat menimbulkan rasa sakit pada tubuh.

Baca juga: Pengertian Manajemen Stress Serta Tujuan dan Cara Mengelola Stress

Pengertian Stress Menurut Para Ahli

Jika sebelumnya sudah ada penjelasan mengenai pengertian stress secara umum, maka penjelasan berikutnya adalah pengertian kondisi stress namun menurut para ahli. Ada beberapa ahli yang menjelaskan mengenai pengertian stress seperti beberapa poin berikut.

1. Robbins

Menurut Robbins, pengertian stress adalah suatu kondisi yang menekan keadaan psikis seseorang dalam mencapai suatu kesempatan dimana untuk mencapai kesempatan tersebut terdapat batasan atau penghalang.

2. Woolfolk dan Richardson

Menurut Woolfolk dan Richardson, pengertian stress adalah suatu persepsi dari ancaman atau dari suatu bayangan akan adanya ketidaksenangan yang menggerakkan, menyiagakan atau mambuat aktif organisme.

3. Hans Selye

Menurut Hans Selye, arti stress adalah respon tubuh yang bersifat tidak spesifik terhadap setiap tuntutan atau beban atasnya. Singkatnya, stress terjadi ketika seseorang mengalami beban atau tugas yang berat namun orang tersebut tidak dapat mengatasi tugas yang dibebankan.

4. H. Malayu S.P Hasibuan

Menurut Malayu S. P Hasibuan, pengertian stress adalah suatu kondisi ketegangan pada seseorang yang mempengaruhi emosi, proses berpikir, dan kondisinya. Mereka yang mengalami stress mengalami gugup, merasakan kekuatiran kronis, mudah marah, agresif, dan tidak bisa relaks.

5. Siagian

Menurut Siagian, definisi stress adalah kondisi ketegangan yang berpengaruh terhadap emosi, jalan pikiran, dan kondisi fisik seseorang.

Faktor Penyebab Stress

Ada banyak sekali faktor penyebab stress, baik itu dari dalam diri sendiri maupun dari lingkungan. Secara garis besar ada tiga penyebab kondisi stress seseorang.

1. Faktor Individu

Penyebab stress yang paling dominan adalah berasal dari diri sendiri, keluarga, dan orang-orang terdekat. Seringkali stress yang disebabkan oleh faktor individu akan berlangsung lama.

Beberapa yang termasuk penyebab stress karena faktor individu adalah:

  • Masalah ekonomi
  • Perceraian/ perpisahan dan pertengkaran dengan pasangan
  • Ditinggal oleh orang yang dikasihi
  • Karakter atau kepribadian seseorang yang terbentuk dari keluarga
  • Sakit keras tak kunjung sembuh

2. Faktor Lingkungan

Situasi dan kondisi lingkungan tempat tinggal akan mempengaruhi tingkat stress seseorang. Kebiasaan orang-orang di lingkungan tempat tinggal dan peristiwa yang terjadi di sekitar tempat tinggal dapat membuat seseorang mengalami stress.

Beberapa penyebab stress yang berasal dari faktor lingkungan diantaranya:

  • Tingkat kriminalitas
  • Pola hidup masyarakat
  • Situasi politik
  • Bencana alam yang terjadi (banjir, kebakaran, dan lainnya)
  • Kemajuan teknologi

3. Faktor Organisasi/ Pekerjaan

Lingkungan organisasi, baik formal maupun informal, juga dapat mengakibatkan stress pada seseorang. Salah satu contohnya adalah tekanan dari lingkungan kerja yang begitu tinggi sehingga membuat seseorang mengalami stress.

Beberapa penyebab stress yang berasal dari faktor organisasi/ pekerjaan diantaranya:

  • Target pekerjaan yang tinggi
  • Tekanan dari atasan
  • Persaingan yang tidak sehat antar sesama pekerja di kantor
  • Karir yang tak kunjung meningkat
  • Fasilitas kantor yang tidak memadai

Jenis-jenis Umum Stress

Sebelumnya telah dijelaskan secara singkat jika stress dibagi menjadi beberapa jenis. Dimana setiap jenis stress memliki penyebab yang berbeda-beda. Oleh karena itu penting bagi kita untuk memahami setiap jenis stress agar paham bagaimana ciri atau penyebab hingga cara penangannya.

1. Stress Baik

Stress tidak selalu dipicu oleh pengalaman buruk, terkadang pengalaman baik pun bisa mengakibatkan stress pada seseorang. Misalnya pada saat pernikahan atau upacara kelulusan.

Jenis stress seperti ini berada dalam dosis yang baik untuk sistem imun manusia. Selain itu, stress baik juga membuat seseorang lebih terpacu dan menikmati proses mencapai tujuan atau impian.

2. Distres Internal

Ini merupakan jenis stress yang memberikan dampak buruk bagi orang yang mengalaminya. Distres adalah jenis stress yang bersumber dari pengalaman buruk, ancaman, perubahan situasi yang tak terduga dan tidak nyaman.

Tubuh manusia secara alami membutuhkan perasaan aman dan nyaman. Ketika timbul pengalaman buruk atau situasi yang membuat tidak nyaman, maka tubuh akan mengalami distres.

3. Distress Akut

Jenis stress ini terjadi saat seseorang mengalami peristiwa buruk yang berlalu dengan cepat. Sedangkan stres kronik terjadi saat seseorang berusaha menahan rasa stress dalam jangka waktu yang cukup lama. Kedua jenis stress ini dapat memicu timbulnya hiperstress.

4. Hipostress

Stress juga dapat terjadi ketika seseorang tidak menemukan tantangan atau kekhawatiran dalam hidupnya. Inilah yang disebut dengan hipostress.

Hipostress ini terjadi berawal dari rasa bosan yang ekstrim sehingga tidak memiliki motivasi untuk melakukan apapun dalam hidupnya. Jenis stress ini sering memicu perasaan depresi dan kesia-siaan pada seseorang.

5. Eustress

Jenis stress ini berguna bagi manusia karena akan membuat tubuh kita lebih waspada. Eustress membuat pikiran dan tubuh manusia menjadi lebih siap dalam menghadapi berbagai tantangan, bahkan hal ini bisa terjadi di bawah alam sadar.

Jenis stress ini membantu seseorang dalam membuat keputusan terbaik, dan memunculkan kekuatan tak disadari.

Fakor Resiko Terkena Stress

Meski sebelumnya telah dijelaskan mengenai faktor apa saja yang menyebabkan kondisi stress. Namun ada beberapa kondisi seseorang yang lebih rentan terkena stress seperti beberapa poin berikut.

  1. Seseorang dengan kondisi kurang tidur.
  2. Seseorang yang mengalami kekurangan asupan nutrisi sesuai dengan kebutuhan.
  3. Kondisi kesehatan fisik dan mental seseorang kurang baik.
  4. Adanya kondisi peristiwa traumatik yang terjadi di masa lalu.
  5. Adanya riwayat masalah pada kesehatan mental.

Pengobatan Penderita Stress

Walaupun bisa diatasi secara mandiri, namun tak menutup kemungkinan bisa menghilangkan kondisi stress secara penuh. Ada beberapa tindakan pengobatan yang bisa ditempuh seseorang ketika mengalami kondisi stress.

Beberapa tindakan yang bisa kalian lakukan ketika mengalami stress adalah sebagai berikut.

1. Identifikasi Penyebab Stress

Melakukan identifikasi terhadap penyebab stress adalah salah satu tindakan yang bisa kalian gunakan. Dimana dengan melakukan hal tersebut, kalian akan lebih tahu faktor apa saja yang menjadi pemicu terjadinya kondisi stress tersebut.

Sebagai contohnya adalah seperti kondisi di rumah, hubungan dengan orang terdekat seperti pasangan atau mingin masalah yang ada di kantor.

2. Cari Solusi

Setelah tahu apa saja faktor penyebab terjadinya stress, maka kalian bisa mencoba mencari solusi. Meski ada banyak variabel solusi yang didapatkan. Namun akan lebih baik jika kalian memilih solusi yang paling mudah untuk dilakukan.

3. Bekonsultasi dengan Tenaga Profesional

Ketika dua cara di atas belum juga berhasil, maka kalian bisa mencoba untuk melakukan konsultasi dengan tenaga profesional. Biasanya akan ada beberapa metode yang akan dilakukan oleh dokter. Misalnya dengan konseling, terapi perilagu kognitif atau mungkin melakukan tindakan EFT atau terapi emotional freedom technique.

Akan tetapi jika masalah tersebut lebih condong ke kondisi medis, maka dokter akan memberikan resep obat. Saat ini banyak orang mulai menggunakan dokter atau tenaga prfesional guna membantu mereka untuk mengurangi rasa stress yang sedang dihadapinya.

Tindakan Pencegahan Kondisi Stress

Melakukan pengobatan memang bisa dilakukan dalam penanganan kondisi stress. Namun sebenarnya ada beberapa tindakan yang bisa dilakukan oleh kalian guna mencegah terjadinya kondisi stress pada diri sendiri. Tindakan ini juga tergolong bisa dilakukan dengan mudah.

  1. Dapatkan kualitas tidur yang cukup setiap hari.
  2. Selalu luangkan waktu untuk melakukan hal-hal yang menjadikan mood lebih senang seperti hobi.
  3. Selalu pastikan tubuh mendapatkan asupan gizi yang seimbang.
  4. Lakukan olahraga rutin setiap hari setidaknya dalam waktu 30 menit.
  5. Jangan lupa untuk bersosialisasi dengan orang lain agar bisa menyebarkan energi positif.
  6. Tidak ada salahnya jika ingin menggunakan teknik meditasi.

Baca juga: Pengertian Manajemen Konflik Serta Tujuan, Manfaat, Strategi dan Tipenya

Itulah penjelasan mengenai pengertian stress lengkap dengan cara pengobatan dan pencehan terjadinya kondisi tersebut.

Advertisement
Maxmanroe

A Blogger, YouTuber, and Trader. Start getting to know Online Business since 2012 and continue to learn about internet business until now. Currently active as a content writer at Maxmanroe.com.

Leave a Comment