Folder: Pengertian, Fungsi, Tips Cara Membuatnya dalam Komputer

Advertisement-Scroll to Continue

Ketika kita mendengar atau membaca kata folder, biasanya yang terpikirkan adalah sebuah tempat penyimpanan. Baik itu tempat menyimpan kertas berkas ataupun file. Tapi sebenarnya apa itu folder?

Folder adalah salah satu elemen paling fundamental dalam pengelolaan dan organisasi file di dunia digital. Merupakan wadah virtual yang memungkinkan pengguna untuk mengelompokkan dan menyusun berkas-berkas dengan cara yang terstruktur dan mudah diakses.

Artikel ini akan membahas apa itu folder dan berbagai aspek penting seputar penggunaan folder, mulai dari teknik pengaturan yang efektif hingga strategi pengelolaan file yang dapat memaksimalkan produktivitas dan efisiensi pengguna.

Pengertian Folder Adalah

Pengertian Folder
Ilustrasi sebuah folder dalam perangkat komputer

Apa yang dimaksud dengan folder? Secara umum, pengertian folder adalah suatu tempat penyimpanan yang digunakan untuk menyimpan dokumen atau bahkan folder lain yang berisi file-file. Istilah ini sering digunakan dalam bidang kearsipan dan komputer.

Dalam bidang kearsipan, folder adalah tempat untuk menempatkan arsip atau sekelompok arsip di dalam file. Folder umumnya berwujud lembaran berlipat seperti map yang terbuat dari bahan kertas atau karton manila.

Dalam bidang komputer, pengertian folder adalah wadah atau kontainer virtual yang digunakan untuk mengorganisir, mengelompokkan, dan menyimpan berkas atau file di sistem komputer atau perangkat digital lainnya. Fungsinya mirip dengan folder fisik dalam kehidupan sehari-hari yang digunakan untuk menyimpan kertas, dokumen, atau barang-barang lainnya.

Folder memungkinkan pengguna untuk menciptakan struktur hierarki dalam penyimpanan file mereka, sehingga mereka dapat dengan mudah menavigasi dan mengakses berkas-berkas yang disimpan. Biasanya, folder dapat berisi berkas atau folder lainnya, sehingga struktur organisasinya dapat menjadi sangat kompleks sesuai dengan kebutuhan pengguna.

Folder berisi file-file berupa gambar, teks, angka, video, program, slide dan jenis file lainnya. Jika tidak ada folder, mungkin file-file yang tersimpan di komputer tidak tertata dengan baik dan cenderung berkumpul menjadi satu. Oleh karena itu, penggunaan folder dapat membantu memudahkan untuk mengarsipkan data.

Dengan adanya folder, pengguna dapat mengatur berkas-berkas mereka ke dalam kategori-kategori tertentu, membuat penyusunan yang lebih terstruktur, dan dengan mudah menemukan informasi yang mereka perlukan. Ini adalah alat penting dalam pengelolaan dan organisasi file dalam lingkungan digital.

Baca juga: Pengertian Manajemen File dan Fungsinya Pada Sistem Operasi

Fungsi Folder Pada Komputer

Folder biasanya digunakan untuk menyimpan file atau dokumen. Ada banyak sekali jenis file dan dokumen yang bisa disimpan dalam folder, bahkan di dalam folder bisa juga disimpan folder lain atau sub-folder.

Folder memiliki beberapa fungsi penting dalam pengelolaan berkas dan dokumen dalam lingkungan digital. Berikut adalah beberapa fungsi utama folder:

1. Mengorganisir Berkas

Fungsi utama folder adalah untuk mengorganisir dan mengelompokkan berkas-berkas ke dalam kategori-kategori tertentu. Ini memungkinkan pengguna untuk menciptakan struktur hierarki yang memudahkan penemuan dan akses file yang diperlukan.

2. Pemisahan dan Klasifikasi

Folder memungkinkan pengguna untuk memisahkan dan mengklasifikasikan berkas berdasarkan jenis, proyek, topik, atau kriteria lainnya. Dengan cara ini, pengguna dapat dengan cepat mengidentifikasi dan membedakan berkas-berkas yang berbeda.

3. Navigasi yang Mudah

Pengguna dapat dengan mudah menavigasi melalui berkas-berkas mereka dengan bantuan folder. Mereka dapat membuka folder yang sesuai untuk menemukan berkas yang mereka butuhkan tanpa harus mencari melalui seluruh koleksi file mereka.

4. Perlindungan dan Privasi

Folder dapat digunakan untuk mengatur izin akses ke berkas-berkas tertentu. Pengguna dapat memberikan hak akses yang berbeda kepada individu atau kelompok, sehingga mereka dapat menjaga privasi dan keamanan berkas-berkas sensitif.

5. Pengarsipan dan Penyimpanan

Folder juga berperan dalam pengarsipan dan penyimpanan file. Folder membantu pengguna untuk menyimpan berkas-berkas dalam struktur yang dapat diatur dengan baik sehingga mudah diakses di kemudian hari.

Baca juga: Manajemen File

Cara Membuat Folder Pada Komputer

Setelah memahami pengertian folder dan fungsinya, tentunya kita juga perlu mengetahui cara membuat folder di dalam komputer. Berikut ini adalah cara membuat folder di dalam komputer yang menggunakan sistem operasi Windows:

1. Membuat Folder di Drive Tertentu

  1. Langkah pertama adalah masuk ke My Computer, dapat dilakukan dengan menekan tombol Windows + E pada keyboard secara bersamaan.
  2. Tentukan drive atau lokasi tempat kita membuat folder baru (misalnya pilih drive E).
  3. Arahkan kursor ke area kosong di drive E, klik kanan mouse, lalu arahkan kursor ke New > pilih Folder.
  4. Berikan nama pada folder yang baru dibuat, atau bisa juga dengan rename folder tersebut.
  5. Folder selesai dibuat.

2. Membuat Folder di Desktop

Kita juga bisa membuat folder di desktop. Umumnya membuat folder di desktop bertujuan untuk memudahkan membuka file yang sering digunakan sehingga tidak perlu repot-repot masuk ke drive di dalam komputer. Berikut ini cara membuat folder di desktop:

  1. Setelah menghidupkan PC atau laptop, klik kanan pada area kosong di desktop, lalu arahkan kursor ke New > klik Folder.
  2. Berikan nama pada folder yang baru dibuat,  folder bisa juga di-rename setelah dibuat.
  3. Folder selesai dibuat.

Tips Manajemen Data yang Baik dengan Membuat Folder

Bagi beberapa orang, melakukan manajemen data dengan membuat folder terkadang masih sulit dilakukan. Apalagi jika file-file yang perlu diarsipkan sangat banyak atau bahkan ada duplikat file, biasanya hal seperti ini akan membingungkan.

Nah, berikut ini tips manajemen data yang baik di dalam folder:

1. Menggunakan File Ekstensi yang Sesuai

Sebaiknya menghindari file ekstensi yang tidak bisa dibuka pada dua sistem operasi sekaligus yaitu Linux dan Windows. Misalnya pada dokumen word, Anda bisa menggunakan ekstensi *.doc, dan jangan menggunakan *.odt karena hanya bisa dibuka dengan Open Office saja.

2. Membuat Konsep Penataan

Dengan membedakan masing-masing file sesuai ekstensinya, maka nantinya setiap ekstensi bisa dibuat folder masing-masing untuk memudahkan pencarian. Dalam hal ini Anda perlu membuat konsep penataan folder yang tepat untuk mengorganisasi file yang jumlahnya banyak.

3. Penamaan File dan Folder

Sesuai dengan pengertian folder sebelumnya di mana tujuannya untuk mengatur file dengan baik maka usahakan selalu membuat nama folder dengan benar, jelas, tanpa disingkat dan tidak terlalu panjang.

Bahkan jika memungkinkan buatlah format penamaan file, sebagai contoh format berikut: (nama konsumen)_(asal)_(jenis pesanan).

Dengan membuat format file khusus, ini akan memudahkan pencarian file nantinya. Namun, jika file terlihat acak dan tidak membentuk pola bisa menggunakan nama file dengan panjang 3-5 kata saja.

4. Pengelompokan File dalam Folder

Meskipun file-file tertentu sejenis atau berada pada satu kelompok folder, namun jika terdiri dari ekstensi yang berbeda-beda sebaiknya dibuat sub folder untuk memudahkan pembacaan. Misalnya dalam folder X terdiri dari 4 sub folder dari masing-masing ekstensi.

5. Menggunakan Ikon Folder yang Unik

Anda bisa mengganti ikon default dengan ikon folder yang unik. Tujuannya agar lebih bagus dilihat dan memudahkan pencarian. Misalnya dalam folder berisi file-file foto, Anda bisa mengganti ikon folder dengan gambar kamera.

6. Hindari Duplikat File

Sebaiknya menghindari adanya file ganda, karena saat Anda mencari suatu file dengan menu seach, maka akan keluar beberapa file dengan nama yang sama. Tentu saja hal tersebut akan membingungkan karena Anda lupa mana file yang update terakhir.

Jika memang mengharuskan adanya file ganda sebaiknya gunakan format nama file yang berbeda. Sebagai contoh: Laporan Keuangan 2017 (file 1) dan Laporan Keuangan 2017 _ Revisi 1 (file 2). Dengan contoh tersebut akan memudahkan Anda untuk mendapatkan file terupdate.

7. Back Up File

Karena kita tidak pernah tahu kapan komputer mengalami eror atau bahkan mati total, sebaiknya sering-sering melakukan back up data. Misalnya dalam kurun waktu 1-2 minggu sekali data-data di backup dengan CD atau DVD.

Baca juga: Pengertian Database dan Contohnya, Fungsi, Manfaat, Jenis, dan Komponen

Folder merupakan salah satu elemen paling sederhana dan krusial dalam pengorganisasian berkas-berkas kita. Seperti rak buku dalam perpustakaan, folder membantu kita mengorganisir, mengamankan, dan mengakses informasi dengan lebih efisien.

Dengan pemahaman yang baik tentang fungsi dan manfaat folder, kita dapat menciptakan struktur yang lebih teratur dalam dunia digital yang seringkali kompleks. Tak hanya itu, folder juga mendukung kolaborasi, produktivitas, dan pengamanan data.

Itulah penjelasan singkat tentang pengertian folder, fungsi, cara membuat folder, dan tips manajemen data yang baik di dalam folder. Semoga bermanfaat untuk Anda yang sedang mencari tips mengelola file dengan rapi.

Advertisement
Rio Brian

Rio Brian adalah content writer, editor, dan sekaligus co-admin di Maxmanroe.com. Memiliki minat besar pada bisnis online, social media, dan blogging.

Leave a Comment