Moshe Kai Cavalin ~ Remaja Jenius Yang Mendapat Kepercayaan Besar Dari NASA

Image dari Nextshark.com

Image dari Nextshark.com

Kecerdasan seseorang memang tidak bisa diukur dari usianya. Ada banyak di dunia remaja atau bahkan anak kecil yang memiliki tingkat kecerdasan melebihi orang dewasa. Dalam berbagai bidang sepertinya selalu ada anak-anak jenius yang bermunculan, di bidang seni, musik, teknologi atau bidang yang lain. Nah, keberadaan anak-anak jenius ini selalu menjadi incaran perusahaan-perusahaan besar di dunia untuk direkrut menjadi bagian di dalamnya.

Seperti halnya yang terjadi pada Moshe Kai Cavalin, seorang remaja yang masih berusia 17 tahun yang sudah diberi tanggung jawab besar dari NASA. Anak 17 tahun tersebut diberikan kepercayaan dari NASA untuk mengembangkan teknologi pengawasan pesawat serta #drone. Tentu bukan remaja sembarangan yang dipilih NASA untuk diberikan tanggung jawab yang sangat berat ini. Bagaimana sebenarnya latar belakang Moshe Kai Cavalin, simak kisahnya di bawah ini.

Perjalanan Jenius Pendidikan Cavalin

Kejeniusan Moshe sudah nampak ketika ia masih kecil. Di usia yang masih muda, Cavalin sudah mampu menerbangkan pesawat, padahal saat itu ia masih belum mempunyai lisensi untuk membawa mobil karena usia masih belum cukup. Bahkan dalam usia yang masih sangat muda Cavalin sudah mampu meraih gelar sarjana. Di usia 11 tahun Cavalin mampu lulus dari universitas komunitas. Empat tahun kemudian, Cavalin mampu meraih gelar Sarjana Matematika dari University of California, Los Angeles, AS.



Sebenarnya untuk tahun ini, Cavalin akan mengambil kelas secara online untuk mendapatkan gelar master di bidang keamanan Cyber di Brandeis University, Boston, AS. Namun karena ada tawaran dari NASA, terpaksa Cavalin harus menunda keinginannya untuk mendapatkan gelar S2-nya. Ia dituntut untuk bisa fokus terhadap tanggung jawab barunya yang dimandatkan kepadanya oleh NASA.

Artikel lain: Ben Silbermann ~ Pemuda yang Sukses Co-founder Pinterest

Meski Banyak Prestasi, Cavalin Menolak Disebut Anak Jenius

Berbagai prestasi telah didapatkan oleh Cavalin, tak hanya prestasi secara akademik saja. Namun prestasi olahraga ia juga memperolehnya, ini dibuktikan dari banyaknya piala dan penghargaan dari berbagai turnamen bela diri yang ia ikuti. Selain berbagai prestasi yang ia peroleh, Cavalin juga meluncurkan dua buku sendiri yang didasarkan kepada pengalamannya sehari-hari. Buku yang satu berisi tentang ia yang pernah menjadi korban bullying sedangkan satunya berisi tentang berbagai kisah orang yang pernah ia dengar.

Dengan segudang prestasi yang sudah ia peroleh, ia menolak disebut dengan anak jenius. Ia lebih merasa menjadi anak biasa seperti anak-anak yang lainnya. Ia mengatakan bahwa segala yang sudah ia peroleh sejauh ini adalah karena peran orang tuanya yang selalu memberi dukungan dan motivasi setiap waktu.

“Kasus saya tak spesial. Ini hanya kombinasi dari peran orang tua, motivasi dan inspirasi,” begitu kata Cavalin suatu ketika.

Target Besar yang Ingin Dicapai Moshe Kai Cavalin

Meskipun saat ini ia sudah aktif di NASA, namun secara pribadi ia tetap memiliki target untuk masa depannya. Target pertama yang akan segera dilaksanakan adalah segera mengurus lisensi untuk membawa kendaraan setelah berulang tahun ke 18 nanti.

Kemudian di akhir tahun juga akan segera mengurus lisensi penerbangan. Setelah itu ia akan melanjutkan dan menyelesaikan studi S2 nya di Brandeis University. Segera setelah itu, ia akan melanjutkan ke S2 bisnis di Massachusetts Institute of Technology (MIT). Dari semua target tersebut, tujuan akhirnya adalah Calavin ingin membangun perusahaan keeamanan cyber miliknya sendiri.

Baca juga: Alex Tew ~ Inspirasi Kesuksesan Pemuda Cerdas Si Raja Pixel

Semua target yang akan ia kerjakan tersebut dengan kapasitas dan etos yang ia miliki rasanya akan mudah dicapai. Menurut mentor Calavin di NASA, Ricardo Arteaga, Calavin adalah seorang remaja dengan etos kerja yang sangat luar biasa. Ia memiliki energi lebih kepada bidang matematika, komputer dan juga #teknologi penerbangan. Arteaga kemudian menjelaskan bahwa pihaknya ingin lebih mengembangkan Calavin pada kemampuan intuitifnya. Ricardo Arteaga menggambarkan sosok Calavin adalah sebagai seorang pekerja yang sangat serius yang memiliki rasa humor di sela-sela keseriusannya.

Pertanyaanya kemudian bagaimana dengan teman-teman? Sudahkah memiliki rencana ke depan dengan target yang sudah ditentukan?






3 total comments on this postSubmit yours
  1. sangat tersentuh dan tentu nya menjadi teguran keras kepada kita khusus nya saya generasi muda yg sampai saat ini masih bersantai-santai dan tetap menikmati kesantaian itu tadi serta tetap bertahan hanya menjadi seorang yg konsumstif saja, tanpa ada usaha brpkir bagaimana mnciptakan yg belum ada saat ini.

    nice artikel bg max manroe ;)

  2. @Maxmanroe…..terimakasih sudah banyak menulis artikel2 yg bermanfaat dan inspiratif. di website ini…..saya suka sekali kisah diatas……

    *salam jenius buat Moshe Kai Cavalin…….. :-)

Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2018 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud