Mason Wartman, Ajak Orang Beramal Dengan Membeli Pizza

Mason-Wartman

Berbisnis sambil beramal, begitu istilah yang tampaknya cocok disematkan pada pemuda ini. Dia lebih suka bekerja dan mendirikan usahanya sendiri dari pada menjadi seorang karyawan di perusahaan besar dengan gaji selangit. Ketertarikan dengan kemanusiaan yang nampaknya membuat Mason Wartman kian giat menekuni bisnisnya. Cowok ganteng ini rela keluar dari Wallstreet dengan gaji puluhan juta hanya karena ia ingin lebih berkonsentrasi memberi pada tunawisma.

Mulanya banyak teman dan orang dekat yang heran dan tak sedikit pula yang mencibirnya. Bagaimana tidak, ia rela melepas pekerjaan dengan gaji yang tinggi dan memilih berjualan pizza dengan harga $1. Sebuah pilihan yang dianggap gila bagi sebagian orang, namun tidak bagi Mason Wartman. Dia lebih enjoy mengelola bisnisnya sendiri sembari melakukan amal pada gelandangan yang ada di sekitarnya.

Berawal Dari Keinginan Memberi Tunawisma

Keinginan Mason Wartman memberi sesuatu pada gelandangan membawanya kepada kesuksesan dalam berbisnis pizza. Memang sejak dari awal dia mendirikan gerai pizza kecil-kecilan yang di beri nama Rosa’s Fresh Pizza, Ia sering dan bahkan selalu berbagi pizza dengan gelandangan di sekelilingnya.

Dengan berjalannya waktu, ia mendapatkan sebuah ide brillian dari seorang pelanggannya. Ide itu muncul ketika suatu hari datang pembeli yang berniat membayar sepotong pizza untuk diberikan pada seorang tunawisma. Dari situ muncullah ide untuk mengajak pelanggannya beramal dengan membayar lebih untuk memberi pizza pada gelandangan.

Cara yang dilakukan Mason sangatlah unik dan kreatif dalam mengajak pelanggannya beramal. Mason Wartman selalu mengajak pembeli untuk membelikan orang tunawisma satu potong pizza. Jika pelanggan tersebut menyetujuinya, maka pelanggan akan menempelkan sebuah kertas kecil yang berisi pesan atau harapan pada dinding gerai.

Nah, dari kertas yang ditempel tersebut para tunawisma bisa mengambilnya yang kemudian bisa ditukar dengan satu potong pizza. Semula, metode yang dilakukan Mason Wartman ini hanyalah iseng. Namun ternyata cara seperti ini disambut luar biasa oleh para pelanggan nya, dan tentunya oleh para tunawisma yang berada di sekitar restoran.




Artikel lain: Pengusaha Bermental Wani Piro, Apakah Anda Termasuk?

Suksesnya Bisnis Mason Wartman

Dengan cara menjual pizza seperti itu, Mason Wartman mendapatkan sukses yang berlipat-lipat. Menurut penuturannya ada sekitar 30 sampai 40 pizza yang bisa dibagikan pada gelandangan tiap harinya. Keseluruhan pendapatan yang diperoleh Mason Wartman dari pizza yang dibayarkan untuk para gelandangan tersebut mencapai 10 persen dari penghasilan total Rosa’s Fresh Pizza miliknya.

Dari awal pendiriannya sampai saat ini diperkirakan gerai pizza miliknya telah memberikan 8400 potong pizza gratis pada tunawisma pada tahun 2013. Banyak yang respek dengan cara berbisnis yang dilakukan oleh Mason Wartman ini. Dari aktifitas bisnisnya sangat menginspirasi ini membuatnya sering dipanggil untuk mengisi talk show di berbagai acara baik TV maupun radio.

Strategi Pay It Forward yang dilakukan Mason Wartman cukup membawanya sukses dalam bisnis Pizza. Jika dalam sepuluh bulan Mason berhasil memberikan 9000 potong pizza pada kaum gelandangan, maka jika 1 pizza harganya $1 maka Mason meraup penjualan mencapai US$ 9000.

Itu baru yang dihasilkan dari metode “traktiran” pelanggan yang ia jalankan, belum lagi dari  penjualan kepada konsumen atau pelanggan secara langsung. Itu jika kita nilai dari sukses finansial nya, yang paling bernilai adalah kesuksesan sosial yang berhasil ia dapatkan dari bisnisnya. Banyak para gelandangan yang berterimakasih dengan metode yang dijalankan Mason Wartman.




Banyak testimoni dari para mantan tunawisma yang sangat terbantu dari gerai Maso Wartman tersebut. Bahkan dengan cara berjualan seperti ini bisa menekan angka kejahatan pencurian yang ditimbulkan dari gelandangan yang kekurangan makanan. Jadi bukan hanya sukses finansial yang didapatkan dari ide kreatifnya tersebut, yang paling utama adalah tetap bisa berbagi dan membantu sesama yang membutuhkan dalam menjalankan sebuah bisnis.

Baca juga: Hidup Hanya Sesingkat Sakura

Bagi kalangan yang kekurangan, pizza adalah makanan yang mungkin sangat mahal dan tidak pernah terbayangkan untuk membelinya. Namun dengan cara Mason Wartman, seorang tunawisma dan gelandangan pun sangat mungkin untuk bisa menikmati pizza.



Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2018 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud