Kian Gencar Kampanyekan Internet Gratis, Facebook Bidik Wilayah Gurun Sahara

Kian Gencar Kampanyekan Internet Gratis, Facebook Bidik Wilayah Gurun Sahara

Image dari Nunnovation.com
Image dari Nunnovation.com

Seperti yang beberapa kali telah kita ulas sebelumnya, lewat salah satu proyek yakni Internet.org, Facebook nampak semakin serius untuk mewujudkan layanan #internet gratis. Bukan hanya untuk kawasan atau negara maju dan berkembang, namun proyek ini sebenarnya lebih berfokus pada daerah terpencil di seluruh dunia yang selama ini masih asing dengan teknologi internet.

Tidak mengejutkan nampaknya jika mendengar perusahaan kelas dunia seperti Facebook sangat ambisius menargetkan hal tersebut. Karena pada dasarnya selain mengusung misi kemanusiaan dan peningkatan taraf hidup, usaha ini secara tidak langsung juga menjadi jembatan Facebook menuju dominasi bisnis digital di masa depan.

Terlepas dari itu semua, tidak bisa diindahkan bahwa usaha ini membawa manfaat yang sangat besar, utamanya bagi saudara-saudara kita di negara tertinggal di seluruh dunia. Seperti salah satu yang ada di kawasan sub-sahara benua Afrika, dalam waktu dekat #Facebook akan melebarkan layanan Internet.org mencakup kawasan bersuhu tinggi tersebut.

Siapkan Teknologi Satelit Khusus

Belum lama ini Facebook merilis pernyataan resmi terkait ekspansi proyek Internet.org yang ada di kawasan sub-sahara Afrika. Dalam rilis tersebut disampaikan bahwa Facebook telah mempersiapkan sebuah satelit khusus yang akan menjadi jembatan bagi akses internet di negara-negara tertinggal dan berkembang.

Saat ini Facebook sedang menjalin kerjasama dengan operator satelit dari Perancis, Eutelsat. Dalam keterangan resmi Eutelsat, kerja sama tersebut memang telah dijalin dan nantinya perusahaan tersebut akan menyiapkan sebuah satelit AMOS-6 yang akan terjun dalam misi internet gratis di sub-Saharan Afrika.

Baca juga: Inilah Penyebab Program Internet Murah Facebook ‘Internet.org’ Ditolak Di Beberapa Negara

Tidak hanya bekerja sama dengan Eutelsat, Facebook juga menggandeng sebuah perusahaan operator satelit Spacecom yang berbasis di negara asal pendiri Facebook, Israel. Dalam proyek ini nantinya peran Spacecom ada pada pemenuhan muatan broadband yang akan mengisi satelit AMOS-6.

Jika tidak ada halangan dan kendala apapun, satelit AMOS-6 akan mulai resmi beroperasi pada semester ke2 tahun 2016 mendatang. Sekilas tentang satelit AMOS-6, satelit ini merupakan salah satu satelit dengan #teknologi canggih berjenis geostationary. Dengan teknologi Ka-band spot beams yang dimilikinya, satelit ini mampu memberikan layanan internet broadband bagi pengguna personal maupun  kelompok melalui peralatan penerima sinyal yang lebih sederhana.

Menjadi Kelanjutan Program Internet Gratis di Afrika

Sejak pertama kali diperkenalkan pada tahun 2013 lalu, Internet.org memang telah menjalankan sejumlah proyek di beberapa wilayah. Mulai dari kawasan maju di beberapa negera besar seperti Amerika dan Inggris, proyek tersebut juga dilanjutkan pada wilayah yang lebih terpencil.

Khusus untuk kawasan Afrika, proyek internet gratis sebelumnya hanya dapat dicicipi oleh sebagian negera di benua hitam tersebut. Tercatat ada 7 negara berbeda di Afrika yang sudah disambangi oleh layanan Internet.org yakni diantaranya Ghana, Zambia, Senegal, South Africa, Malawi, Kenya dan Tanzania. Dengan pelebaran cakupan layanan yang terbaru, maka kawasan sub-Sahara sudah akan mendapatkan layanan yang sama.

Dalam sebuah kesempatan, juru bicara Internet.org, Chris Daniels menyampaikan  bahwa misi Facebook adalah untuk menghubungkan seluruh dunia. Dan melalui jaringan satelit yang saat ini dikembangkan, pihaknya percaya ini adalah langkah efektif untuk menghilangkan batasan sulitnya akses internet yang ada di Afrika.

Berkembang di Tengah Kritikan

Tidak ada langkah besar yang berhasil dijalankan tanpa tantangan, demikian juga dengan proyek Internet.org yang digagas oleh Facebook.

Yang paling santer menyerang adalah yang terjadi di negara India. Setelah mencoba berekspansi di negeri Boliwood tersebut, Internet.org justru mendapat tentangan keras dari sejumlah perusahaan yang menarik dukungannya akibat merasa ada tindakan tidak etis yang dilakukan Facebook.

Baca juga: Internet.org ~ Mega Proyek Facebook Dengan Misi Mencerdaskan Dunia

Pada dasarnya yang sangat disayangkan oleh banyak perusahaan swasta adalah, layanan internet gratis hanya bisa digunakan untuk mengakses beberapa situs tertentu. Dikhawatirkan ini hanyalah langkah bisnis dan tidak mengedepankan aspek sosial.

Menilik lagi ke belakang, layanan internet gratis memang terdengar bak oase di tengah gurun bagi banyak orang yang ada di kawasan terpencil dan tertinggal. Dan tentunya dengan memberikan layanan tersebut, akan sangat banyak orang yang terbantu. Melihat usaha Facebook, terlepas dari benar tidaknya upaya penguasaan ranah digital, ini adalah satu langkah maju bagi perkembangan teknologi internet bagi seluruh manusia di dunia.

TIDAK ADA KOMENTAR

Tinggalkan Balasan