Ini Si “Pembunuh” Virus WannaCry yang Donasikan Semua Hadiah Miliknya

Image dari Boombastis.com

Dalam waktu sekitar 1 minggu belakangan, salah satu topik yang sedang hangat dibicarakan adalah tersebarnya virus ransomware WannaCry yang menyerang ratusan pihak di berbagai negara. WannaCry  memang menjadi sensasi tersendiri karena persebarannya yang sangat masif serta kemungkinan untuk merugikan korban lewat hilangnya data pribadi.

Namun jika berurusan dengan dunia teknologi, ketika ada masalah tentu ada penyelesaian yang bisa dilakukan. Demikian juga untuk kasus WannaCry, tidak sedikit dari ahli teknologi yang berupaya untuk mencari solusi. Dan salah satunya yang berhasil menghentikan penyebaran ransomware tersebut adalah seorang ahli IT dengan nama samaran MalwareTech.

Tentang Penyebaran Ransomware WannaCry

Sebagai informasi, selama beberapa hari terakhir dunia digambarkan dengan penyebaran virus bernama WannaCry. Secara umum virus ransomware tersebut bakal menjangkiti komputer utamanya yang menggunakan sistem operasi Windows. Jika sebuah komputer telah terkena serangan WannaCry, maka data yang terdapat di dalam komputer tersebut makan terenkripsi sehingga tidak bisa dibuka oleh pengguna.

Jika sudah begitu, sang hacker akan meminta sejumlah uang sebagai tebusan atas data-data yang terenkripsi. Jika, pengguna ingin data tersebut kembali maka mereka harus membayar sejumlah dana tersebut.

Artikel lain: Inilah Alternatif Ampuh Cara Basmi Ransomware Crysis, Anda Wajib Tahu

Melihat dari korbannya, dikabarkan bahwa ransomware ini telah menyerang di lebih dari 150 negara. Beberapa perusahaan serta instansi besar seperti Badan Kesehatan Nasional Inggris, perusahaan Fedex, Nissan, Telefonica dan masih banyak perusahaan lain telah masuk dalam daftar korban WannaCry.

Solusi Dari Ketidaksengajaan

Dari situlah cukup banyak pengamat ataupun ahli di bidang teknologi, yang mencoba untuk mencari solusi akan permasalahan WannaCry. Salah satunya adalah pengguna dengan nama alias MalwareTech. Pengguna yang kemudian diketahui merupakan pria berusia 22 tahun tersebut, berhasil menemukan solusi untuk menghentikan penyebaran WannaCry.

Yang menarik, MalwareTech akui bahwa cara tersebut terjadi secara tidak sengaja. Pada awalnya, ia mendaftarkan sebuah domain yang digunakan untuk penyebaran WannaCry. Ketika domain tersebut didaftarkan, maka secara otomatis terjadi mekanisme yang menghentikan penyebaran ransomware tersebut, atau yang biasa disebut dengan istilah “Kill Switch”.

Tidak Menyukai Publikasi

Dari situlah, nama MalwareTech mulai tersebar di dunia maya bahkan diliput oleh banyak media besar asing. Beberapa media mencoba untuk mengungkap seperti apa data diri pribadi dari pengguna akun MalwareTech tersebut.

Namun justru ini menjadi hal yang dirasa sangat mengganggu oleh MalwareTech. Ia menyampaikan bahwa, sebenarnya dirinya tidak terlalu suka dengan publikasi ataupun pemberitaan secara berlebihan. Bahkan ketika, ada media yang sudah melanggar privasi dengan cara mendatangi secara personal ke rumahnya, maka dia tidak segan untuk mencap media tersebut sebagai media yang tidak bertanggung jawab.




Namun bagaimanapun, apa yang dilakukan oleh MalwareTech tentu bukan hal yang biasa. Karena berkat temuannya tersebut, cukup banyak orang atau pihak yang tertolong serta masih ada pula jutaan orang yang mungkin terselamatkan dari resiko penyebaran ransomware WannaCry.

Dari situlah, apresiasi juga dilakukan dengan cara lain yakni dengan memberikan hadiah. Hal ini dilakukan oleh salah satu platform online bernama HackerOne. HackerOne sendiri adalah tempat dimana kita bisa melaporkan jika mengetahui adanya masalah keamanan pada sistem atau software. Dari situ, para ahli keamanan yang menemukan celah akan diberi balas jasa dalam bentuk sejumlah uang.

Dan khusus untuk kasus WannaCry, HackerOne memberikan hadiah kepada MalwareTech sebesar 10.000 USD atau setara dengan Rp 133 juta.

Baca juga: Pengembang Game Ini Punya Cara Unik Untuk “Paksa” Orang Mainkan Gamenya

Yang inspiratif dan patut dicontoh adalah, hadiah yang diberikan kepada MalwareTech tidak lantas dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi. Karena ketika berupaya untuk memutus rantai ransomware, yang dia pikirkan adalah bagaimana bisa memberi manfaat bagi orang lain.

Oleh karena itu, ia berencana memberikan hadiah tersebut kepada organisasi atau badan amal tertentu. Selebihnya, uang tersebut juga akan digunakan untuk membeli buku yang kemudian disumbangkan kepada anak-anak kurang mampu.

Cerdas, solutif dan humanis!



4 total comments on this postSubmit yours
  1. Saya suka gayanya…
    Pintar dan dermawan… :D
    Salam,

  2. Syukurlah akhirnya masalah ini teratasi. Data dalam komputer saya tidak banyak dan tidak sangat penting, tapi kalau sampai hilang ya tetep saja bikin pusing.

  3. Perkembangan teknologi memang sangatlah pesat jadinya ya seperti ini, banyak malware. Tapi saya sangat salut dengan usaha MalwareTech. Apalagi uang tanda terima kasih dari HackerOne ada yabg dibuat untuk membeli buku dan disumbangkan. Sungguh sangat mulia. Btw, nice info mas. Terima kasih.

  4. mantabs malware tech, patut dicontoh

Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2018 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud