Pengembang Game Ini Punya Cara Unik Untuk “Paksa” Orang Mainkan Gamenya

Pengembang Game Ini Punya Cara Unik Untuk “Paksa” Orang Mainkan Gamenya

Image dari Kernelsphere.com

Pada salah satu artikel terdahulu kita sempat membahas tentang salah satu ancaman digital yakni ransomware. Secara umum ransomware adalah salah satu bentuk malware atau program jahat yang mampu menyerang perangkat digital serta memberikan kerusakan dalam bentuk tertentu. Kerusakan yang dimaksud disini adalah, data perangkat yang sudah terjangkiti ransomware akan terkunci secara otomatis dan hanya bisa dibuka oleh si penyerang.

Disinilah letak bahaya dari ransomware. Banyak hacker yang kemudian memanfaatkan penguncian data tersebut untuk melakukan pemerasan. Bagi pemilik data yang ingin datanya bisa diakses kembali, mereka harus membayarkan sejumlah uang atau tebusan dalam bentuk lain.

Namun yang menarik, belum lama ini diketahui bahwa ada salah satu pengembang #game yang berasal dari Jepang, memanfaatkan ransomware ciptaannya untuk memperlancar proses marketing game yang mereka buat. Bagaimana caranya?

Paksa Orang Main Game

Seperti yang telah disebutkan di atas, pengembang asal Jepang Touhou Project yang membuat game berjudul Undefined Fantastic Object belum lama ini diketahui merupakan dalang di balik tersebarnya ransomware di beberapa lokasi.  Touhou Project sendiri merupakan salah satu pengembangan game yang cukup mendapat peminat tidak hanya di negeri asalnya namun juga di beberapa negara lain.

Namun yang lebih menarik adalah cara mereka memperkenalkan game ciptaannya lewat penyusupan ransomware. Modus yang mereka lakukan adalah pertama dengan menciptakan ransomware yang dapat menjangkiti komputer calon target sasaran.

Artikel lain: Inilah Alternatif Ampuh Cara Basmi Ransomware Crysis, Anda Wajib Tahu

Dari situ, korban yang komputernya sudah terjangkiti ransomware secara otomatis diminta untuk memainkan game Undefined Fantastic Object jika ingin data yang mereka miliki dapat diakses kembali.

Yang cukup membuat jengkel adalah, para korban yang diminta untuk memainkan permainan tersebut harus sukses mencapai level tertentu bahkan dengan mode permainan paling sulit. Meskipun game tersebut sebenarnya bukan game yang sangat rumit, namun tetap saja game “tembak-tembakan” UFO tersebut memerlukan waktu untuk mampu ditaklukkan.

Keisengan Pengembang

Game Undefined Fantastic Object merupakan salah satu dari 12 seri permainan yang dikeluarkan oleh Touhou Project. Mulai diperkenalkan pada tahun 2009, game tersebut memang bukan merupakan game yang sangat populer. Dari situlah developer game memilih cara yang cukup nyentrik untuk membuat orang lain mau memainkan game tersebut.

Mereka menciptakan ransomware dengan tujuan iseng agar semakin banyak orang yang mau memainkan game UFO.

Namun setelah permasalahan ransomware tersebut mencuat, pihak pengembang game lantas memberikan penjelasan. Selain meminta maaf pada para korban, Touhou Project juga memberikan solusi bagi para korban yang tidak bisa memainkan game tersebut.

Solusi ini adalah dengan menciptakan program baru yang dapat mengelabuhi ransomware agar nantinya orang tersebut terlihat sudah menyelesaikan misi yang dipersyaratkan sebagai mahar penebusan data komputer.

Dari situlah para pengguna yang menjadi korban bisa langsung mengakses kembali data yang mereka miliki. Selain itu, kedepannya program jahat tersebut juga bisa diproteksi agar tidak menyerang untuk kedua kalinya.

Jika dilihat kembali, apa yang dilakukan oleh developer game Touhou Project bukan merupakan hal yang terlalu membahayakan. Ini merupakan salah satu cara tersendiri agar sebuah bisnis bisa dijalankan dengan maksimal. Namun terkadang, tidak jarang pulang timbul masalah yang lebih serius akibat langkah “berbeda” seperti yang dilakukan Touhou Project tersebut.

Bisa menjadi pelajaran bagi para developer atau yang berkecimpung di bidang lain, upaya bisnis yang kita terapkan memang menuntut kreativitas. Namun, selalu ada batasan untuk kreativitas tersebut. Ada kalanya kita harus menyadari seperti apa cara yang tidak hanya efektif namun juga tepat.

Baca juga: Menilik Tren Kejahatan Cyber di Tahun 2016 yang Wajib Diwaspadai, Seperti Apa Ya?

Sedikit tentang ransomware, program jahat ini sudah menjadi ancaman serius sejak pertama kali ditemukan di tahun 2005. Diperkirakan kejahatan cyber yang bersenjatakan ransomware sudah mampu meraup keuntungan dari korban mencapai jutaan dollar setiap hari.

Oleh karena itu, bagi kita sebagai masyarakat awam terutama yang sering memanfaatkan perangkat digital harus lebih meningkatkan kewaspadaan serta informasi terkait dengan keamanan digital. Hal ini tidak hanya untuk melindungi data yang kita miliki namun juga membatasi jadi kita menjadi korban tindak kejahatan yang lebih besar lagi.

4 KOMENTAR

  1. Jadi ngeri ngeri sedap ya min jadinya para user :)

  2. benar-benar unik ya caranya

  3. haha developer game nya curang nih, mau tidak mau yang kena ransomware harus main gamenya

  4. Ini termasuk tindakan curang dan berbahaya, tapi lumayan juga hasilnya hingga jutaan dollar/hari. wah-wah…

    NB : Min, coba cek kata “pulang” sepertinya kelebihan ketik teks.

Tinggalkan Balasan