Google Inc Segera Dibubarkan! Kog Bisa?

Image dari Gizmodo.com

Image dari Gizmodo.com

Satu lagi kabar yang cukup mengejutkan datang dari ranah industri #teknologi. Perusahaan mesin pencarian, Google secara resmi mengumumkan akan menghentikan penggunaan identitas perusahaan “Google” dalam waktu dekat ini.

Tenang, tidak perlu bingung, karena berita yang sedang trending tersebut ternyata tidak seheboh fakta rincinya kog. Karena sebenarnya Google Inc tidak akan bubar melainkan akan memiliki nama baru, yakni Alphabet Inc. Bagaimana latar belakang serta tujuan di balik perubahan nama Google tersebut? Berikut ulasannya.

Latar Belakang Pergantian Nama

Pada rilis resminya CEO Google yang juga salah satu perintis Google, Larry Page menyatakan bahwa keputusan pengubahan nama #Google menjadi Alphabet ini memang bukan keputusan yang mudah. Namun demi mewujudkan manajemen bisnis yang lebih efisien, semua eksekutif Google merasa bahwa ini merupakan keputusan terbaik yang harus diambil.

Nah jika dirunut dari awal, kita mengenal Google mulai berkembang sebagai perusahaan mesin pencari. Dari situ ekspansi beberapa ladang bisnis teknologi lain mulai dijajaki seperti teknologi terapan, pendidikan sains hingga kesehatan. Hal inilah yang juga membuat Google menjadi salah satu perusahaan paling aggressive dalam hal perluasan bisnis.

Berbicara tentang anak perusahaan yang ada di bawah Google, saat ini setidaknya tercatat ada 12 unit berbeda. Enam di antaranya bergerak di bidang layanan internet yakni Google Search (mesin pencari), Ads, Youtube, Maps, Apps, serta Android. Sedangkan 6 lainnya merupakan anak perusahaan yang mengembangkan teknologi terapan seperti Google X (pembuatan mobile tanpa awak, drone), Calico (teknologi anti penuaan), Nest (teknologi smarthome), Fiber (jaringan #internet), Venture (badan permodalan) serta Google Capital (jasa keuangan).




Artikel lain: Keren! Google Akan Gratiskan Akses Internet Seluruh Dunia, Caranya?

Setelah bertahun-tahun dijalankan, akhirnya sang pendiri Larry Page dan Sergey Brin, merasa bahwa brand perusahaan “Google” sudah terlalu sesak dengan berbagai unit bisnisnya tersebut. Selain kurang efektif dalam hal pengelolaan, nyatanya kini identitas Google sebagai perusahaan digital khususnya internet sudah mulai tersamarkan menjadi perusahaan teknologi umum.

Oleh karena itu, setelah masa perundingan akhirnya disepakati untuk merombah struktur perusahaan dengan memisahkan layanan yang bergerak di bidang internet dengan layanan yang menghasilkan teknologi terapan.

Alphabet, Suksesor Google di Masa Depan

Setelah mengetahui latar belakang penggantian nama, sekarang saatnya mengulik nama brand baru yang akan menggeser posisi Google dari puncak hierarki perusahaan, yaitu Alphabet Inc.

Menurut saya pribadi, ketika pertama mendengarnya sepintas brand tersebut mungkin lebih cocok untuk produk yang berkaitan dengan anak-anak atau pendidikan. Namun tentunya para petinggi Google tidak main-main dalam pemilihan nama tersebut.




Kembali pada pernyataan resmi dari Larry Page yang mengatakan bahwa pada masa awal pendirian perusahaan, ia dan Sergey Brin sudah membuat kesepakatan bahwa nantinya perusahaan ini akan dikembangkan bukan sebagai perusahaan konvensional atau bergerak pada satu bidang. Keduanya telah mematenkan bahwa budaya yang diusung perusahaan bersifat dinamis dan terus berkembang.

Nah, itupulalah yang menjadi salah satu ruh yang disematkan ke dalam nama “Alphabet”. Dengan nama tersebut harapan yang ingin dicapai adalah mampu menaungi banyak ide bisnis menjadi satu kesatuan yang solid.

Selain itu beberapa media asing juga sempat membahas alasan pemilihan nama tersebut. Dijelaskna bahwa Alphabet merupakan gabungan dari kata Alpha dan Bet. Alpha sendiri dapat diartikan sebagai kondisi dalam ranah bisnis di mana semuanya mulai dibangun dari awal. Sedangkan bet yang artinya taruhan, diartikan sebagai harapan para petinggi Google bahwa nama baru tersebut dapat diterima  dengan baik oleh publik. Mengapa menjadi pertaruhan? Karena bukan tidak mungkin identitas baru tersebu nantinya tidak kuat menerima “nama besar” yang sudah melekat pada Google. We’ll see.

Alphabet Dibangun, Apa yang Akan Berubah?

Mungkin inilah yang menjadi pertanyaan banyak orang. Setelah resmi meluncurkan induk perusahaan yang baru, apa yang akan berubah dari Google?

Yang pertama mengenai struktur perusahaan. Seperti yang telah disampaikan di atas bahwa setelah ini Google akan “dilangsingkan” dengan hanya membawahi beberapa unit perusahaan yang bergerak di bidang online yakni Google Search (mesin pencari), Ads, #Youtube, Maps, Apps, serta Android.

Nah posisi Google tersebut akan sejajar dengan unit perusahaan lain yakni Google X, Calico, Nest, Fiber, Venture dan Google Capital. Sedangkan posisi Alphabet adalah sebagai induk perusahaan yang membawahi semua unit tersebut. Lengkapnya bisa rekan-rekan lihat pada gambar di bawah ini.

Image dari theguardian.com

Image dari theguardian.com

Perubahan yang kedua adalah pada sisi managerial perusahaan. Setelah ini Larry Page yang sebelumnya menjabat sebagai CEO Google, akan pindah markas menjadi CEO Alphabet, didampingi oleh sang karib Sergey Brin sebagai President dan Erich Schmidt menduduki kursi Executive Chairman.

Nah pos kosong CEO Google yang ditinggalkan oleh Larry, nantinya akan diisi oleh Sundar Pichai. Ada yang menarik dari ritual pindah kursi tersebut yakni Sundar Pichai merupakan salah satu eksekutif di tubuh Google yang paling disorot saat ini. Bagaimana tidak, pria berdarah India tersebut mendapatkan promosi jabatan yang paling panas yakni sebagai CEO Google. Terlebih sebagai tenaga professional yang berasal dari tanah Asia, nyatanya ia membuktikan mampu bersaing dengan nama besar lain dari tanah barat untuk menduduki posisi tersebut.

Baca juga: Bocoran 8 Keputusan Penting Dari Konferensi Google I/O 2015

Perubahan yang terakhir yakni dari sisi layanan Google. Untuk yang satu ini secara umum tidak akan ada perubahan yang berarti. Karena pada dasarnya perubahan ini lebih bersifat manajerial perusahaan bukan teknikal layanan. Namun mungkin setelah ini kita harus membiasakan diri dengan logo Alphabet yang akan mulai menempel di berbagai layanan Google.

Kita tunggu saja tanggal rilis mulai berlakunya nama induk perusahaan Alphabet tersebut. Yang pasti, dengan adanya perubahan tersebut, harapan kita sebagai netizen tentu layanan Google bisa semakin berkembang dan memberikan nilai positif yang kian beragam.



2 total comments on this postSubmit yours
  1. Tentunya akan jauh lebih besar lagi mas Ade. Pertanyaannya, bagaimana kita bisa memanfaatkan perkembangan tersebut untuk hal positif bagi diri kita. :)

  2. Wah lieur ie mah. Ga sanggup memikirkan perusahaan yg sebesar ini kang Majid. 10 tahun lagi bagaimana ya perusahaan ini?

Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2018 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud