Fast, Teleskop Radio Terbesar Di Dunia Milik China Ini Sudah Mulai Beroperasi

Fast, Teleskop Radio Terbesar Di Dunia Milik China Ini Sudah Mulai Beroperasi

fast
Image dari Gbtimes.com

Penelitian di bidang astronomi bisa dibilang semakin mengalami peningkatan dari waktu ke waktu. Hal tersebut terbukti dengan semakin banyak peralatan dan juga fasilitas yang dapat mendukung para peneliti untuk melakukan pengamatan luar angkasa. Bahkan sebagian diantaranya, masih meyakini bahwa dengan bantuan teknologi, manusia bisa menemukan kemungkinan makhluk lain yang tinggal di luar sana.

Semua tujuan penelitian asal didasarkan untuk kepentingan manusia tentu sah-sah saja untuk dilakukan. Dan nampaknya harapan umat manusia terkait pengembangan #teknologi penelitian antariksa sudah semakin terbuka. Karena belum lama ini China baru saja merilis dan membuka masa operasional proyek teleskop radio terbesar di dunia yang diberi nama Fast.

Dengan teleskop super besar ini, seakan membuka kesempatan bagi manusia untuk menguak misteri antariksa puluhan kali lebih besar dibanding dengan teknologi yang telah ada sebelumnya. Seperti apakah teknologi teleskop radio Fast ini? Berikut ulasan lengkapnya.

Situs Teknologi Kebanggaan China

Setelah dikembangkan selama beberapa tahun, akhirnya pihak pemerintah dan juga pengembang swasta dari proyek teleskop radio terbesar di dunia yang ada di China, Fast telah rampung dibuat. Tepatnya pada tanggal 25 September 2016 lalu, Fast telah mulai beroperasi secara aktif.

Menurut pihak pengembang, tujuan utama dibuatnya teleskop radio ini adalah untuk membuka kesempatan bagi penelitian antariksa yang lebih lebih luas dan juga menemukan kemungkinan baru dalam bidang sains antariksa.

Artikel lain: Di Dunia, Inilah 6 Kota yang Memiliki Teknologi Paling Mutakhir

Disampaikan oleh Presiden China Xi Jinping, pihaknya sangat mengapresiasi keberhasilan tim dalam mengembangkan proyek Fast. Dalam kesempatan yang sama, ia menyebut bahwa teleskop radio ini merupakan “mata” bagi China untuk melihat luasnya alam semesta. Xi Jinping juga menaruh harapan besar bahwa nantinya Fast bisa memberikan manfaat tidak hanya bagi China namun juga seluruh umat manusia di seluruh dunia secara umum.

Di lain pihak, salah satu profesional dan peneliti di bidang antariksa Luis C. Ho dari Universitas Peking mengatakan, jika sebelumnya kecanggihan teleskop radio yang bisa memantau luar angkasa merupakan sebuah kemewahan, namun kini kemewahan terbesar bahkan mampu dikembangkan oleh negara yang terlalu populer dengan temuan teknologi. Didukung dengan kemapanan ekonomi China yang terus menunjukkan tren positif, hal ini menjadi pendukung agar tercapai sinergi antara ekonomi dan sains di negara tirai bambu tersebut.

Berukuran Luar Biasa Besar

Sesuai titlenya yakni teleskop radio terbesar di dunia, Fast memiliki ukuran sekitar diameter 500m dengan luas total proyek 10km persegi. Untuk menyusun teleskop radio ini, tak kurang sebanyak 4500 panel berukuran 11 meter dipasang dan disusun menyerupai lingkaran lengkung.

Dengan ukuran panel penangkap sinyal yang sangat besar, nantinya peneliti bisa melakukan beberapa hal yang bahkan belum bisa dilakukan oleh teknologi teleskop radio tercanggih yang ada saat ini. Beberapa diantaranya yakni, melakukan scanning dua kali lebih luas daripada yang bisa dilakukan teleskop radio Arecibo (teleskop terbesar sebelumnya). Selain itu untuk urusan sensitifitas, Fast bahkan memiliki kekuatan 3 hingga 5 kali dibanding Arecibo.

Dengan kemampuan mendeteksi sinyal radio berjarak miliaran tahun cahaya, nantinya Fast diharapkan mampu menemukan banyak spot baru seperti galaksi baru, planet ekstrasolar, neutron stars dan banyak temuan lain yang bahkan mungkin belum bisa diprediksi sebelumnya. Lebih jauh lagi, tujuan yang ingin dicapai yakni mempelajari dan mengetahui lebih lanjut bagaimana proses evolusi dari tata surya yang kita tinggali.

Proses Panjang Pengembangan Teleskop Radio Fast

Dengan ukuran yang sangat besar, proses pembuatan teleskop radio Fast tentu tidak hanya membutuhkan waktu lama namun juga lokasi yang mumpuni. Hal ini terbukti karena untuk membangun Fast, pemerintah dan tim pengembang harus mengeluarkan biaya tak kurang dari $185 juta. Salah satu hal yang membuat mega proyek ini berhasil dijalankan adalah dukungan penuh dan juga ambisi yang sangat besar dari Presiden Xi Jinping yang ingin mengangkat citra Cina dalam ranah sains dunia.

Baca juga: Teknologi Semakin Canggih, Berikut Wujud Teknologi yang Diprediksi Akan Membentuk Dunia Baru

Selain itu yang cukup mengejutkan, untuk mengembangkan Fast dibutuhkan proses sterilisasi area seluas 1610 km persegi untuk memberikan atmosfer yang tepat dalam pengembangan teknologi super canggih tersebut. Dan sebagai imbasnya, sekitar 2.000 keluarga atau sekitar 9.000 orang yang harus dipindahkan tempat tinggalnya. Pemindahan tersebut tentu selain untuk menjaga keamanan masyarakat, serta untuk memastikan bahwa fungsi dari teleskop radio bisa berjalan maksimal.

Dari situ para pengungsi mendapatkan uang kompensasi sebesar $1800 per orang yang merupakan angka kompensasi cukup besar bagi pekerja China secara umum. Dari situ mereka dipindahkan ke area lain yang tidak terlalu jauh dari area tempat tinggal sebelumnya.

3 KOMENTAR

  1. Gan lensa teleskopny beneran sebesar itu y ?

  2. www.fathanblogger.net

    waduh itu wajan buat masak ya besar sekali 😲

  3. Pembuatan teleskop radio yang sangat menarik sekali!! :)

Tinggalkan Balasan