Brewster Kahle ~ Pencetus Website Traffic Monitoring Alexa.com

Tak sedikit website besar yang berawal dari sebuah blog sederhana. Pengembangan blog sederhana tersebut memperoleh animo yang besar dari para pengguna internet sehingga dikembangkan menjadi website secara lebih serius lagi. Salah satu hal yang bisa mengindikasikan keberhasilan suatu blog atau website adalah tingginya trafik pengunjung di blog atau website tersebut. Nah, untuk mengukur trafik pengunjung tersebut tentu diperlukan suatu perangkat traffic monitoring, seperti Alexa.com.

Alexa.com merupakan salah satu website traffic monitoring yang sangat terkenal di kalangan pengguna internet. Sebenarnya siapa sosok yang berada dibalik kesuksesan Alexa.com? FYI Alexa.com merupakan buah pemikiran brilian dari seorang ahli komputer jaringan Brewster Kahle.

Siapa Sosok Brewster Kahle?

Brewster Kahle adalah seorang pria kelahiran 20 Oktober 1960 silam. Menghabiskan masa kecilnya di New York, Brewster kemudian berhasil menamatkan studinya di Masachusetts Institute of Technology di tahun 1982 jurusan sains komputer dan teknik. Setelah menamatkan pendidikan di bangku kuliah, Brewster sempat bergabung dengan tim Thinking Machines, yang memproduksi perangkat teknologi bernama “Connecton Machine”.

Artikel lain: Pengaruh Update Postingan Blog Pada Peringkat Google & Alexa



Setelah kurang lebih 6 tahun bekerja dengan tim Thinking Machines, Brewster kemudian memutuskan untuk mengembangkan hal lainnya bersama Bruce Gilliat, yakni sistem WAIS (Wide Area Information Server) yang merupakan cikal bakal World Wide Web (www). Teknologi ini pulalah yang akhirnya juga mengantarkan nama Brewster dalam jajaran penggagas #internet dunia.

Lahirnya Alexa.com

Tak cukup puas dengan pencapaiannya kala mengembangkan WAIS, Brewster lantas mengajak rekannya Bruce untuk mengembangkan suatu website traffic monitoring di tahun 1996. Saat itu nama Alexa.com terinspirasi dari nama perpustakaan Alexandria yang ada di California. Penamaan perusahaan tersebut bertujuan untuk menggambarkan hubungan antara sistem penyimpanan data secara konvensional yang kini bisa dihubungkan dengan potensi internet yang dianggap bisa menggantikan posisi perpustakaan dalam melakukan penyimpanan data dan informasi.

Alexa.com kala itu didirikan secara independen dengan konsep yang sangat baru di dunia internet. Perusahaan ini berusaha menyediakan perangkat toolbar yang mampu memberikan berbagai analisis dan informasi kepada para pengguna internet mengenai jumlah trafik pengunjung pada suatu website atau blog. Bahkan informasi yang bisa diperoleh tak hanya terbatas pada jumlah trafik pengunjung saja, namun Alexa.com juga bisa membantu analisis mengenai hal lainnya seperti jumlah halaman yang dimiliki oleh suatu website serta intensitas pembaharuan website tersebut.

Informasi mengenai halaman website yang ditelusuri disimpan dalam database server yang dikenal dengan istilah Internet Archive. Kehadiran Alexa.com memberikan warna tersendiri bagi perkembangan teknologi dan dunia internet. Karena perusahaan ini mampu memudahkan banyak website atau blog untuk berkembang sesuai dengan keinginan para pengunjungnya.

Perkembangan Alexa.com di Masa Kini

Pada tahun 1999, Alexa.com diakusisi oleh perusahaan Amazon dengan nilai yang cukup fantastis, mencapai US$ 250 juta. Setelah diakuisisi oleh Amazon, Alexa.com lantas mulai menjalin kerjasama dengan #Google pada pertengahan musim semi tahun 2002 dan mulai menggagas Open Directory Project pada tahun 2003.

Perjalanan kesuksesan Alexa.com tak selalu berjalan mulus. Pada period April 2007, Alexa sempat melayangkan gugatan hukum pada Hornbaker dengan tuduhan pencurian grafik lalu lintas untuk memperoleh keuntungan. Alexa.com kemudian berhasil memenangkan gugatan tersebut dan membuat Hornbaker ditutup.

Hingga saat ini kehadiran Alexa.com masih diandalkan untuk mengukur jumlah trafik pengunung pada berbagai website dan blog. Alexa.com juga mencoba berinovasi dengan melakukan desain ulang pada halaman per user, tingkat bouncing, demografi, lalu lintas pencarian statistik dan clickstream.

Baca juga: Jeff Bezos – Pendiri Amazon.com, Toko Online Terbesar Di Dunia

Mempelajari sejarah perkembangan Alexa.com tentu membuat kita terkagum-kagum dengan sosok Brewster Kahle yang sukses menyalurkan passion-nya di bidang teknologi. Inovasi Alexa.com di bidang penghitungan trafik pengunjung blog dan website membawa nuansa tersendiri bagi perkembangan teknologi internet di dunia. Menjadi sukses karena mengikuti passion tentu jadi pilihan yang tepat karena bekerja sesuai dengan passion tak akan membuat kita mudah lelah dan menyerah saat menghadapi masalah.





1 comment on this postSubmit yours
  1. Iya saya setuju sekali, keberadaan Alexa ini sangat membantu dalam mengukur sejauh mana pencapaian blog kita dalam hal traffik pengunjung dengan parameter skala global maupun negara tempat si blogger berada. Luar biasa…
    ngomong ngomong asal muasal nama Alexa punya sejarah tersendiri kah ? Seperti nama seorang perempuan. Hehe

Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2018 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud